Protokol kesehatan di Korea Selatan lebih tinggi, sekolah tetap saja ditutup lagi


Lagi lagi ada contoh kasus bahwa protokol kesehatan gagal. Kali ini terjadi di Korea Selatan. Saking parahnya, sampai ditutup lagi. Memang tutupnya karena muncul klaster baru di pergudangan:
Baru Beberapa Hari Dibuka, Kini Ratusan Sekolah di Korea Selatan Kembali Tutup, Ini Penyebabnya

Bahkan, para pejabat kesehatan menemukan jejak Covid-19 pada sepatu dan pakaian pekerja.

Tapi perlu diketahui juga bahwa sebelumnya terjadi penularan dari guru ke murid:
13 Virus Cases In Incheon Linked To Instructor Who Visited Itaewon

Two more people in the port city of Incheon have tested positive for COVID-19 after being infected by a private academy instructor who visited a club in Seoul’s Itaewon nightlife district. The Incheon city government reported on Thursday that an 18-year-old student and the student’s mother were the latest to be infected. The total number of related cases now stands at 13, including eight middle and high school students and five adults.

Gurunya kebetulan jadi salah satu orang yang jadi klaster penularan di klub malam.

Padahal protokol Korea itu termasuk tinggi. Lebih tinggi dari Indonesia malah.
Ada ukur suhu tubuh:

Pakai disinfektan:

Jaga jarak. Di luar ruangan:

Dan dalam ruangan. Bahkan pakai sekat:

Termasuk waktu makan:

Juga ada yang lebih ketat, sesuatu yang impossible bila di Indonesia. Seperti misalnya harus buka jendela walau di ruangan dilengkapi AC:

Juga ada uji swab:

5 respons untuk ‘Protokol kesehatan di Korea Selatan lebih tinggi, sekolah tetap saja ditutup lagi

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.