Resiko pakai masker saat berkendara di masa Corona


Sekarang pakai masker itu wajib hukumnya:

Kalau mau sesuai dengan peraturan maka rider itu nggak boleh pakai masker yang abal abal.

Repotnya kalau menuruti itu, maka pakai masker jadi ada resikonya.

Napas jadi sesak karena aliran udara jadi nggak lancar. Harus ambil waktu istirahat kalau berkendaranya cukup lama. Kalau dibiarin maka takutnya pusing dan berkendara nggak bisa konsentrasi. Apalagi kalau pakai yang N95 atau yang modelnya nutup rapat. CO2 bisa terhirup kembali sehingga resiko keracunan CO2.

Kalau pakai masker bedah juga ada resiko masker jadi mudah bergeser. Apalagi kalau pakai helm bawaan motor populer yang terkenal oversize. Karena telinga terlipat bisa bikin masker lepas. Kalau sampai menutupi mata bisa berabe.

Yang pakai kacamata, misal karena rabun jauh atau karena nggak mau silau karena sorot lampu LED juga bakal kesulitan. Kalau mengeluarkan napas maka kacamata jadi berembun. Mau merapatkan masker juga sulit. Kecuali tali dibuat erat banget yang efeknya adalah bikin telinga jadi sakit atau jadi membekas di wajah.

Kalau hujan juga jadi sulit bernapas kalau pas maskernya jadi basah. Dipaksakan bisa, tapi takutnya paru paru basah.

Belum lagi kalau pas banyak kendaraan besar. Terasa banget bahwa racun pada ngumpul depan hidung semua. Iya deh anggap saja kita nggak usah perduli PAH atau timbalnya nempel di masker dan kita hirup terus selama pakai masker. Tetap saja baunya nggak enak banget. Misal lewat daerah yang baunya nggak enak, setelah lewat tetap saja baunya nempel sampai rumah atau kantor.

Padahal pakai masker itu tidak efektif mencegah penularan virus Corona.

Kalau terkesan artikel ini mengarahkan untuk pakai masker abal abal, jawabannya adalah memang iya. Karena kalau aturannya bener, kalau masyarakat disiplin, kalau uji Coronanya berjalan, maka harusnya di jalan nggak perlu pakai masker. Mengapa? Karena harusnya NGGAK ADA penderita virus Corona yang keluar rumah.

2 respons untuk ‘Resiko pakai masker saat berkendara di masa Corona

  1. Pak, klo masker yg dipake damkar
    yg bentuknya “monyong” bagus tdk? Sy jg jrg pake masker, kecuali dirasa perlu bgt. Sesak rasanya apalagi maskernya klo basah kena keringat

    Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.