Modif stopper engine mounting bisa bikin skok NMAX jadi manusiawi?


Seperti yang penulis jelaskan sebelumnya, salah satu dari 4 cara untuk bikin suspensi NMAX nyaman adalah dengan melepas baut.

Baut yang dimaksud adalah baut stopper:

Bagaimana ceritanya lepas baut stopper bisa bikin motor makin nyaman?

Nah ini yang ingin penulis bahas. Karena bisa jadi teknik ini bisa diterapkan di motor NMAX 2020 atau Aerox juga. Karena ternyata bagian tersebut juga ada di motor NMAX 2020 dan Aerox.

Bagian tersebut sering disebut sebagai bagian dari engine mounting. Di motor Yamaha itu engine mounting terdiri dari bearing yang pakai karet dan karet stopper. Kalau di skema ditunjukkan dengan kode angka 3 (bearing) di crankcase:

Dan kode angka 9 (stopper) di frame:

Bentuk bracketnya seperti ini:

Bentuk detil bisa dilihat di video berikut:
Intip Jerohan Mesin Yamaha NMAX 2019

Di NMAX 2020 juga ada. Hanya saja di NMAX 2020 ada dua buah:

Begitu pula Aerox:

Anehnya di matik 125 cc kok penulis nggak nemu ya? Ada dari Fino, Mio 125, dst kok nggak ada stopper?

 

Stopper ini pernah jadi bahasan rame di motor Aerox, yang ternyata menurut Yamaha itu untuk mengurangi getaran:
Engine Mounting Yamaha Aerox 155 Terlihat Berongga Dianggap Rusak, Bener Gak Sih?

“Engine mounting itu berfungsi untuk mengikat antara engine (mesin) dengan frame (rangka),” ujar Slamet.

Karet engine mounting Yamaha Aerox 155 yang dibuat berongga ternyata bukan rusak dan ada fungsinya.

“Karet fungsinya untuk mengurangi getaran. Secara konstruksi, engine mounting itu harus ada celah,” lanjutnya.

Yang NMAX nggak ditanyakan karena mungkin tersembunyi di dalam mesin. Nggak kelihatan berongganya. Terbukti di versi NMAX 2020 jadi pertanyaan juga:

Kalau menurut pertamax7, bagian itu gunanya untuk mengurangi suara keras saat menurunkan sandar tengah. Menurut penulis masih kurang pas penjelasannya.

Yang berikut sepakat dengan Yamaha, yaitu untuk mengurangi getaran mesin:
ENGINE MOUNTING PADA MOTOR MATIC MIO SPORTY

5.Ganti karet stopper
Gambar di samping adalah contoh karet mounting yang sudah getas bahkan aus oleh karena itu perlu di ganti karena jika tidak di ganti daya redam getarannya jadi berkurang karena karet sudah aus & tidak elastis lagi sehingga menyebabkan getaran mesin menjadi merambat ke body casis & mengganggu kenyamanan berkendara.

Apa benar begitu? entahlah. Katanya untuk meredam getaran tapi kok motor NMAX itu getarannya masih terasa. Tapi memang sih, saat sandar tengah motornya getar luar biasa:

Dan di saat sandar tengah itu, bagian karet stopper itu menempel dengan keras ke tepian:

Dengan menempel keras begitu, maka mungkin getaran mesin jadi lebih mudah tersalurkan ke rangka dan bikin seluruh bodi getar.

Di NMAX 2020 juga sama, seperti bisa dilihat di video pertamax7 di atas. Di Aerox juga:

Pada saat motor di sandar samping atau diberdirikan (tanpa dinaiki), posisi stopper bisa pas di tengah:

Ketika stopper tidak menempel ke atas atau ke bawah, getaran mesin jadi tidak tersalurkan. Permasalahannya mengapa tidak sekalian dihilangkan saja bagian itu, seperti pada motor 125 cc Yamaha yang baru? Karena di motor Mio lama jelas ada:
Ini 2 Cara Deteksi Engine Mounting Skutik Aus, Bisa Sambil Panasin Motor

Penulis juga curiga keberadaan stopper ini membuat bearing engine mounting jadi cepat oblak. Karena harus diadu dengan stopper. Engine mounting mau gerak ke atas, eh distop. Mau gerak ke bawah, eh di stop.

Dari sisi kenyamanan sepertinya juga bikin makin tidak nyaman. Terbukti dari banyaknya komentar positif ketika baut tersebut dilepas (entah mengapa cuma dilepas bautnya saja, dan karetnya dibiarin?)

nanang andhiyan: Sudah praktekkan. Alhamdulilah langsung terasa nyaman meski harus membuka body terlebih saat melepas mur baut sangat sulit. Semoga ilmunya bermanfaat dan berkah. Amin

haris mendong: Bener mas jadi empuk…saya per shock belakang sudah ganti honda supra x 125…tapi masih keras..dibuka baut nya jadi maknyus…mantap ide nya mas.ditunggu experimen yg lainnya

kuya kuya: Saya dah lepas dan hasilnya mantap banget

Wawan Hariyanto: Saya sudah lepas bautnya,, bemar empuk gan..

hery gunaya: Mantap sekali bang, saya sudah coba sok jadi empuk
Sudah 3 bulan saya pakai buat ngehajar jalan berbatu gak ada masalah sangat aman bang

Cuma efek negatifnya kalau di NMAX 2015/2018 adalah sisa bracket yang dilepas bautnya itu bakal menabrak mesin kalau suspensi mentok. Kalau saat di sandar tengah naik ke atas, saat suspensi mentok akan membentur bodi:

Ariyartanto EP: Boss…. Ternyata klo dipakai boncengan body mesin natap rangka / sasis dan mengakibatkan cacat pada anting² mesin…. Jd benar klo body nya hrs di gerinda atau shock breakernya ditinggikan biar body mesin tdk natap rangka/ sasis

Nggak dilihatkan memang ketika bagian bracket membentur mesin atau anting anting. Tapi bisa dilihat bahwa saat sandar tengah bagian bracket menjauh dari mesin. Mestinya kalau suspensi mentok, bracket bakal beradu dengan mesin:

Ada juga yang bilang jadi nggak stabil:

arief pmijakarta: Pabrikan sudah mendesain shock breaker belakang nmax begitu. Tujuannya utk boncengan lebih stabil dgn shock standart. Kalian boleh adu kencang dgn pcx di kecepatan tinggi/diatas 100kpj. Nmax lebih stabil krn kaki2/shockbreakernya masih stabil menopang dibanding dgn rivalnya yg shockbreakernya kelewat empuk.
Jadi sesuaikan dgn kebutuhan & track yang biasa anda lalui. Kl di Jakarta dgn aspal halus & track lurus shock karakter keras nmax lebih mendukung utk topspeed & manuver2 spontan sesuai filosopi Yamaha.
Kl di Depok pinggiran yg tracknya semen cor emang nih nmax kurang nyaman. Butuh penyesuaian di shockbreaker belakang & depan.
Konsekwensinya diempukin topspeed bakalan gak stabil. Ngerem mendadak gak stabil. Nikung sudutnya berubah dsb problem lain yg gak bisa dibilang “aman” karena tdk standart riset R&D pabrikan & filosopi mesin motor Yamaha.
Keputusan diambil berdasarkan riset, kebutuhan & informasi yang tepat

Penulis tentu penasaran. Tapi khawatir juga karena kok ada rekomendasi skoknya nggak boleh lebih empuk dari ori Yamaha. Padahal penulis ingin pakai skok yang lebih empuk. Selain itu juga mau coba buka gagal . . .

Dan akhirnya penulis ambil langkah berbeda. Bila cara buka baut stopper itu membuat mesin jadi punya dua pivot, maka penulis coba cara sebaliknya. Penulis ganjal saja bagian yang ada selanya. Mungkin ibarat pakai karet stopper dari polyurethane:

Anehnya ada yang bilang ganti pakai polyurethane bisa mengurangi getaran?
Ganti Karet Engine Mounting Yamaha Aerox 155 Bisa Mengurangi Getaran Mesin Lo, Cuma Perlu Biaya Segini

penggunaan monosok custom pada Aerox 155 karena sok standarnya lembut dan kalau yang naik bobotnya di atas rata-rata sering bottoming. getaran mesin jadi lebih terasa. “Tapi, cuma kerasa di putaran rendah aja, di kisaran 1.000-3.000 rpm. Kalau udah ngebut sih gak ada getar,” sebut Wiryawan owner Fat Motorsport.

Mengatasinya dengan mengganti engine mounting bawaan pakai versi custom buatan Fat Motor. “Custom dari bahan polyurethane. Tapi, ini sifatnya mengurangi getaran yang ada, bukan menghilangkan getaran,” ujar Ahmad salah satu mekanik Fat Motorsport. “Engine mounting ini lebih lebar dari standarnya dan lebih ngepres, kalau standarnya kan punya celah yang banyak,” tunjuk Ahmad.

Mungkin getaran itu terjadi sama seperti ketika di sandar tengah, yaitu ketika stopper nempel erat ke mesin.

Yang jelas getaran di bodi motor penulis nggak separah sebelumnya:

Suspensi pun terasa lebih empuk. Dari sebelumnya suspensi sama sekali nggak bisa ditekan tangan saat sandar samping:

Sekarang jadi bisa ditekan tangan.

Dipakai lewat sambungan jalan beton juga terasa lebih empuk. Dipakai lewat polisi tidur juga terasa empuk. Sebelumnya bila boncengan itu terasa sekali ayunan suspensi belakang lebih kencang dari yang depan. Setelah modif ini, ayunan belakang dan depan jadi terkesan seimbang. Namun jadi perhatikan kelemahan khas skok buatan Jepang, motor dipakai masih belum 700 km, tapi kok ayunan suspensi agak lama berhentinya? Padahal suspensi pakai tabung tambahan?

Masih belum penulis buat kerja. Nanti direview lagi.

Ganjalnya pakai 4 rangkap karet ban dalam.

Walau sudah pakai ganjal begini, inginnya tetap beli skok aftermarket. Rencananya DBS yang murah. Kalau yang murah ok, baru beli yang pakai setelan rebound. Lihat reaksi saat boncengan, jadi agak ragu mau beli skok yang lebih empuk. Cuma masalahnya skok bawaan hambatan skoknya sudah mau kolaps. Apa harus cari skok sekeras ori ya?

Tapi unik juga ya. Aslinya mesin punya dua pivot, tapi yang satu bebas, satunya lagi dibentur benturkan mesin dengan bantuan stopper. Baut stopper dilepas, rangka jadi punya dua pivot bebas, jadi lebih empuk. Stopper diganjal, rangka jadi punya satu pivot bebas, jadi lebih empuk. Dan menurut penulis, resiko bearing engine mounting oblak jadi berkurang. Getaran mesin juga penulis rasakan berkurang.

Terus apa gunanya stopper?

btw, kedua metode bisa diterapkan di NMAX 2020 dan Aerox juga pastinya.

Apa kelemahan bila sistem suspensi belakang matik cuma punya satu pivot? Rasanya motor bakal makin nungging saat ngerem, maka mendongak pada saat akselerasi. Pakai 2 pivot mencegah ini. Sehingga nungging dan mendongak bisa dikurangi (dan tidak dihilangkan sama sekali).

Cuma kalau ada penghalang tersebut, bila pas kena polisi tidur atau sambungan jalan misalnya, maka gerakan mendadak dari suspensi akan membuat stopper jadi membentur anting mesin dulu sehingga efeknya jadi terasa seperti menyentak langsung ke badan rider. Dan mungkin ini penyebab sakit pinggang. Jadi begitu stoppernya dihilangkan atau dimatikan, maka sentakan berkurang.

2 respons untuk ‘Modif stopper engine mounting bisa bikin skok NMAX jadi manusiawi?

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.