Ternyata stopper engine mounting lah yang bikin skok NMAX keras + Solusi cukup diganjal


Pengguna NMAX tentunya paham bahwa NMAX itu keras betul. Dan sepertinya biang keroknya bukan dari suspensi (yang memang keras) tapi pada pilihan sistem engine hangernya yang pakai 2 pivot.

Seperti penulis jelaskan sebelumnya, penulis puas banget karena hanya dengan ganjal karetnya mounting, kenyamanan NMAX menjadi jauh meningkat. Cuma modal begini saja lho, di bawahnya stopper diganjal karet ban dalam:

Untuk yang belum tahu, posisinya di sini:
Intip Jerohan Mesin Yamaha NMAX 2019

Ini untuk semua Yamaha NMAX sebelum 2020. Kalau yang versi 2020 atau Aerox, posisinya di depan. Ada 2, ini yang kanan:

Ini yang kiri:

Saat disandar tengah, karet engine mounting ini bakal mepet di bagian depan untuk NMAX 2020 dan Aerox. Kedua gambar di atas itu motornya sedang di sandar tengah. Di NMAX <2020 karet mounting akan mepet bagian atas:

Ketika motor sedang sandar samping atau sedang dikendarai di jalan, posisi karet engine mounting ini akan ngambang di tengah:

 

Nah pada saat jalan, si engine mounting ini bakal bergerak gerak naik dan turun (atau maju dan mundur bila di NMAX 2020). Karena dibatasi, maka yang terjadi adalah njeduk ke atas atau njeduk ke bawah. Ini penulis lihat sendiri di NMAX yang kebetulan satu perjalanan ketika penulis merekam video berikut:

Mungkin yang punya bracket dan action cam bisa merekam saat bagian stopper itu beraksi?

Terlihat cepat juga gerakannya. Njeduk ke atas dan ke bawah itu yang sepertinya jadi penyebab motor Yamaha NMAX bikin rider sakit pinggang. Karena dengan adanya rongga di karet stopper membuat gerakan “swing arm” jadi cepat dan akhirnya ketika membentur dinding pembatasnya akan jadi hentakan sangat keras yang akan disalurkan langsung ke bodi tanpa adanya peredaman dari suspensi. Pastinya sakit. Dan bisa jadi desain seperti ini yang membuat bearing engine mounting jadi cepat oblak.

Sebenarnya untuk apa desain seperti ini? Mengapa kok sampai Yamaha memilih menerapkan sistem 2 pivot ini?

Keterangan bisa kita dapatkan dari motor SYM. Sistem yang sama terlihat diterapkan di motor SYM FNX dan dinamakan dengan Anti Lift Engine Hanger system:
SYM FNX 125 通勤&長途 油耗大考驗!

SYM FNX 125 matik sporty digital keren dilaunching di Taiwan

Coba bandingkan dengan punya Aerox/NMAX2020 berikut:

by gridoto

 

Dijelaskan fungsi dari ALEH tersebut sebagai berikut:
[採訪] [2017米蘭車展] 新引擎現身! SYM 新世代FNX 125

Dan kali ini, ALEH (Anti-Lift Engine Hanger System) desain baru dari FNX 125. Metode keseimbangan tiga sumbu diadopsi untuk menyeimbangkan momen tiga arah dari garpu depan, shock belakang, dan gantungan mesin. Saat berkendara dengan kencang, Anda tidak akan merasakan guncangan pada bagian belakang mobil, sehingga kenyamanan dan handling bisa seimbang

Kalau keterangan resmi dari SYM:
FNX 125

Mengoptimalkan pengaturan geometri
Seimbangkan kendaraan saat berakselerasi atau mengerem
Jaga kendaraan dalam kondisi stabil
Lebih stabil saat start
Stabil dan aman saat berbelok dengan kecepatan tinggi

Kalau Yamaha sendiri bilangnya untuk mengurangi getar:
Pengguna Yamaha Aerox 155 Keluhkan Ada Rongga di Engine Mounting Aerox 155, Ini Penjelasan Yamaha

“Karet fungsinya untuk mengurangi getaran. Secara konstruksi, engine mounting itu harus ada celah,” lanjutnya. “Celah itu untuk mengkomodasi (jarak main) gerakan mesin dengan rangka saat melewati jalan tidak rata,” jelasnya lagi.

Jadi intinya sistem ini membuat motor bisa tetap level, bisa tetap datar walau lewat jalan bergelombang. Motor nggak terlalu ndongak saat dipakai akselerasi. Motor nggak terlalu nunduk saat dipakai ngerem.

Cuma masalahnya karena dibatasi maka kalau gerakan suspensi sudah melebihi stopper, jadi nyentak. Dan nyentak ini yang bikin motor nggak nyaman. Di jalan yang gelombangnya kecil kecil mungkin cara ini bikin motor anteng. Di jalan yang gelombangnya besar, cara ini bakal menyiksa pengendaranya. Oleh karena itu banyak yang coba cari solusi. Solusi yang sudah umum adalah ganti shockbreaker atau modif per.

Tapi bisa juga dengan langsung memodifikasi bagian stopper ini.

Yang pertama pendekatannya mas Nasih dari Bondowoso yaitu dengan melepas baut karet stopper engine mounting tersebut. Nggak bisa diambil karetnya sekalian karena bakal butuh bongkar mesin. Ini membuat mesin tetap punya dua pivot, tapi gerakan pivot jadi lebih bebas:
Cara Bikin empuk NMAX tanpa ganti Shockbreaker. ‘Ide Pribadi’

Uniknya metode yang sama juga dilakukan oleh orang Taiwan yang punya motor SYM FNX, yang ternyata ada stoppernya juga. Caranya lebih ekstrem, digerinda:
賴進才

Motor Sanyang FNX dikenal sebagai salah satu sistem suspensi zero back berteknologi 3Z. Bahkan, menggunakan dua bantalan karet selongsong logam untuk menjepit ke atas dan ke bawah untuk membatasi jarak ayunan bodi depan dan belakang, sehingga start dan akselerasi berkurang.

Orang yang jenius bisa dikatakan jenius, namun sebenarnya mereka idiot, karena juga membatasi pergerakan normal peredam kejut depan dan belakang, menyebabkan peredam kejut tidak dapat bergerak sepenuhnya saat melaju melalui jalan dan gua yang bergelombang.

Getaran tersebut akan langsung ditimbulkan oleh tubuh. Diserap oleh tubuh manusia, dan terasa sangat shock saat mengendarainya, bahkan terasa seperti tidak bisa memegang grip. Situasi ini sangat berbahaya. Awalnya saya kira ada masalah dengan shock belakang. Saya menggantinya dengan yang lebih baik. Sudah diperbaiki, tapi masih banyak memantul saat menjumpai gua yang lebih besar.

Energi getaran akan langsung masuk ke anus, dan rasanya sangat tak terkalahkan. Setelah dipelajari dengan cermat, saya menemukan bahwa kedua benda ini adalah hantu peredam kejut. Mereka berfungsi penuh. Saya memutuskan untuk melepasnya. Sebenarnya, tidak sulit untuk melepas braket ini. Saya melepasnya dan memotongnya dengan gerinda:

Kebetulan ada sisa cat kue merah dingin di tangan. Akan terlihat lebih baik jika disemprot dengan warna merah. Saya menunggu 20 menit hingga cat mengering. , Kembalikan dan coba untuk uji berkendara.

Benar-benar seperti yang saya harapkan. Peredam kejut akan bekerja dengan normal, dan tidak akan terpental saat menghadapi jalan yang buruk. Orang tua saya yakin akan balapan. Ini adalah desain yang belum matang. Ia hanya mempertimbangkan berkendara di jalan datar tanpa mengkhawatirkan masalah jalan bergelombang. Saya memposting artikel di klub bikers FNX. Saya dengan cepat dihapus dan dikeluarkan dari klub karena sangat terkait dengan keselamatan berkendara. , Pastikan untuk memberi tahu pengendara lain tentang keseriusan masalah ini, posting pertama di Facebook saya dan kemudian bagikan, agar tidak dihapus dan dikeluarkan dari klub.

Bro tersebut kena bully di sosmed:
[Chatting] Someone cut off the support point of the fnx engine hanger

 

Ternyata penulis senasib dengan mas Nasih dan bro di Taiwan tersebut. Penulis juga merasakan hal yang sama. Penulis merasakan sentakan yang sangat kuat bila melewati jalan yang tidak rata. Bikin sakit pinggang. Cuma nggak berani pakai metode lepas baut. Apalagi disebut bisa bikin rusak bagian mesinnya:

Ariyartanto EP
Boss…. Ternyata klo dipakai boncengan body mesin natap rangka / sasis dan mengakibatkan cacat pada anting² mesin…. Jd benar klo body nya hrs di gerinda atau shock breakernya ditinggikan biar body mesin tdk natap rangka/ sasis

Disarankan jangan pakai skok lebih empuk dari aslinya. Wah padahal penulis beneran ingin ganti yang lebih empuk.

Kalau dari manfaat sih katanya lebih empuk dari yang sudah modif per Supra X:

Bener mas jadi empuk…saya per shock belakang sudah ganti honda supra x 125…tapi masih keras..dibuka baut nya jadi maknyus…mantap ide nya mas.ditunggu experimen yg lainnya

 

Oleh karena itu penulis coba pendekatan sendiri. Nggak tahu apa ada yang lain yang pernah menerapkan juga. Karet stopper di ganjal pada saat motor sedang di sandar tengah. Penulis mempergunakan 4 lapis karet ban dalam:

Ganjal pada stopper membuat mesin menjadi bergerak dengan satu pivot saja. Mesin menjadi terikat pada brakcet. Gerakan mesin akan selalu menggerakkan bracket. Tidak seperti sebelumnya yang bracket baru bergerak ketika stopper membentur dinding.

Efeknya bagaimana?

Yamaha bilang bagian itu bisa mengurangi getaran. Tapi nyatanya, getaran motor penulis jelas berkurang. Terutama dari getaran bodinya.

Sebelum:

Sesudah:

Untuk di jalan, maaf nggak bisa bedakan getaran. Karena sudah terlanjur pakai bandul setang / jalu setang logam yang lebih berat dari aslinya. Getaran nggak mengganggu lagi.

Kestabilan bagaimana? Jelas bahwa motor sekarang jadi lebih mengangguk atau mendongak mengikuti permukaan jalan. Kalau gelombang parah, maka goyangan ini parah juga. Diperparah oleh suspensi belakang yang masih keras. Kalau sudah ganti suspensi yang teknologinya lebih tinggi (dan anehnya nggak lebih mahal) pasti akan lebih stabil.

Katanya kalau dirombak dari aslinya, motor jadi ngayun di tikungan. Enggak juga sih. Kalau jalannya mulus nggak ada perubahan. Kalau jalannya nggak rata justru terasa lebih nempel karena nggak ada sentakan kaget dari suspensi lagi. Nggak nyentak = ban lebih nempel jalan = lebih aman = lebih stabil

Kenyamanan bagaimana? Wah sangat jauh meningkat. Walau suspensi masih terasa kerasnya, tapi hilangnya sentakan membuat mengendarai motor NMAX menjadi jauh lebih nyaman. Mau duduk selonjor sekarang juga nggak masalah. Ganti suspensi denga per lebih empuk dan hambatan shockbreaker yang masuk akal pastinya bakal bisa membuat NMAX jadi senyaman mobil. Ibarat merasakan Honda Beat ganti YSS DTG dulu. Anteng dan nyuaman.

Kalau misalkan kekuatan nyentak pinggang itu 10. Maka saat stopper dalam kondisi aslinya, bila perubahan permukaan jalan itu kecil, masih dalam jangkauan limitnya stopper, maka motor jadi terasa datar, tidak mengikuti permukaan jalan, tidak berguncang guncang. Tapi ketika sudah lebih, langsung meledak. Langsung level 10.

Sementara itu bila sudah diganjal, maka di perubahan permukaan jalan kecil yang terasa di tubuh adalah 1 atau 2. Begitu perubahannya besar, maka hentakan nggak sampai 10, mungkin cuma 3 atau 4. Nggak bikin sakit pinggang.

 

Hasil yang konsisten dan suspensi jadi nggak nyentak setelah modif membuktikan desain engine mounting dengan karet berongga itu nggak bagus untuk kenyamanan. Untuk yang ingin kenyamanan perlu mempertimbangkan modifikasi semacam. Dengan modifikasi seperti ini, penulis jadi lebih pede saat melewati jalan yang tidak rata. Nggak takut selonjor. Bisa duduk lebih santai walau lewat jalan tidak rata. Nggak harus tegang nunggu pinggang dihentak oleh motor.

Penulis rekomendasikan modifikasi ini. Pastinya bisa diterapkan di Aerox dan NMAX 2020 juga. di matik Yamaha lain sepertinya nggak bisa karena mereka sudah nggak pakai stopper lagi.

Versi audio artikel ini, sekalian melihatkan dari dekat ganjal karetnya:

Cuma modif ini bikin ketahuan betapa jeleknya suspensi ori Yamaha. Jelek karena kerasnya berlebihan. Jelek karena hambatan suspensi jelas kurang.Padahal penulis lihat harga di online bisa 1,5 juta rupiah sepasang. Edan. Padahal suspensi tabung yang teknologinya lebih maju, dan jelas lebih empuk itu harganya 500 ribuan.

6 respons untuk ‘Ternyata stopper engine mounting lah yang bikin skok NMAX keras + Solusi cukup diganjal

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.