Sudah fix, Yamalube Super Matic termasuk nggak murah tapi nggak layak dipakai


Jadi sudah fix bahwa Yamalube super matic itu termasuk oli kelas rendah walau harganya nggak murah
PARTS AND ACCESSORIES YAMALUBE MATIC OIL Super Matic Oil

Sebelumnya penulis menjelaskan bahwa penulis curiga oli bawaan NMAX itu nggak bagus karena baru dipakai 700 km sudah muncul tanda tanda bahwa oli waktunya diganti. Suara mesin menjadi lebih kasar walau itu baru pertama kali dinyalakan. Tanda ini sudah awal oli rusak. Apalagi setelah oli di drain beneran warnanya keruh. Ini sudah selevel dengan oli transmisinya yang juga jadi keruh hanya dengan pemakaian 200 km.

Dan kali ini penulis konfirm lagi bahwa Yamalube Super Matic itu tidak bagus. Pada waktu servis pertama penulis lihat bahwa oli yang dituangkan adalah Yamalube SUper Matic. Oli lama juga di drain. Jadi penulis yakin betul bahwa oli di mesin sudah diganti.

Tapi hasilnya apa?

Payah. Waktu tadi keluar sebentar, ke tempat yang jaraknya sekitar 4 km, motor dinyalakan pertama suaranya halus. Lalu penulis pakai motor di jalan yang nggak mungkin kencang. Rata rata adalah 25 km/jam. Agak cepatnya 40 km/jam, maksimalnya 50 km/jam. Intinya jalannya pelan dengan macet cuma sebentar.

Sampai tujuan turun sebentar, lalu balik lagi.

Dan disinilah penulis jadi kecewa banget dengan kualitas oli mesin Yamaha. Suara mesin kok kasar? Waktu sampai nggak begitu perhatian. Tapi pas berangkat dari mulai keadaan sekitar sunyi, jadi terdengar bahwa suara mesin jadi lebih kasar. Padahal saat berangkat dari rumah, suara masih halus.

Payah nih. Motor dipakai malam hari, dipakai jalan nggak kencang. Eco riding banget karena AVG kebaca 44 km/liter padahal tidak di rentang kecepatan ideal untuk eco riding (kurang kencang). Motor juga baru terpakai sekitar 120 km setelah ganti oli. Tapi kok suara mesin jadi kasar setelah sampai tujuan? Di standar penulis, ini ciri oli jelek, atau lebih rendah lagi. Nggak kebayang kalau itu pakainya siang hari dan gas pol beberapa menit? Hancur dong?

Kesannya adalah shear stabilitynya jelek, banget. Harusnya dengan keadaan jalan pelan nyantai eco riding malam hari , kekentalan oli masih tetap stabil, nggak makin encer. Tapi suara yang lebih kasar saat sampai tujuan menunjukkan penurunan kekentalan. Kalau bahan olinya bagus, maka VI improvernya yang jelek.

Dari penjelasannya memang sepertinya ini oli memang kategori jelek

Kelebihan Yamalube Super Matic Oil :
1. Material full sintetis diformulasikan khusus untuk melumasi mesin hingga ke celah-celah tersempit.
2. Material full sintetis melumasi setiap part mesin dengan bersih tanpa meninggalkan kerak.
3. Memaksimalkan power di setiap putaran mesin.
4. Mengandung Molybdenum yang memberikan tingkat gesekan yang sangat rendah sehingga mesin motor bekerja dengan maksimal.

Seperti penulis jelaskan beberapa kali bahwa oli yang diklaim full sintetis itu biasanya kalau nggak oli Grup III+ dari proses gas to liquid, maka oli PAO. Keduanya punya film strength rendah. Daya pelicin jelek, kemampuan melapisi permukaan logam jelek. Baru bagus bila ditambahi ester (atau minyak goreng). Tapi bisa dilihat bahwa pabriknya mengandalkan aditif moly. Padahal aditif moly kerjanya baru kalau ada tekanan dan suhu ekstrem. Kalau pakainya pelan atau komponennya nggak saling bergesekan, aditifnya nggak aktif. Jadi halusnya nggak benar benar halus. Beda dengan oli yang film strengthnya bagus.

Oli yang mengandalkan aditif moly untuk bikin mesin suaranya halus itu adalah oli jelek yang umurnya pendek. Dan Yamalube Super Matic jadi salah satu contohnya.

Jadi penulis ingin menghindari Yamalube Super Matic.

Tapi jadi dilema. Karena berarti tiap ganti oli bakal dipaksa pakai oli jelek tersebut, dan akhirnya jadi terpaksa harus langsung ganti oli sesudah ganti oli di bengkel. Mungkin bisa beli yang sport motor oil kali ya, karena sama sama 1 liter. Kalau bahannya grup II, minim daya pelicin lebih besar dari grup III+.
YAMALUBE SPORT OIL Sport Motor Oil

Atau cari bengkel yang bisa reset odometer untuk oli.

Oli penggantinya kemungkinan Fastron Techno ungu + minyak goreng.

9 respons untuk ‘Sudah fix, Yamalube Super Matic termasuk nggak murah tapi nggak layak dipakai

  1. AHM Oil malah klaimnya di iklan TV dahulu dikatakan , “tahan sampai 4.000 km” Om, bahkan sewaktu CBR250R Jomblo Silinder dibilang sangat hemat oli karena memakai teknologi low friction dan metal journal, dikatakan ganti oli bisa sampai 12 ribu Km klo gak salah dengar🤭🤭🤭

    Disukai oleh 1 orang

  2. Selamat pagi pak, sehat selalu ya. Saya punya lexi baru sekitar 3 bulan. Untuk olinya pake yamaha super matic. Kalo menurut bapak kualitas olinya ndak bagus, Gantinya apa ? yang mudah untuk dibeli dan bagus. Selain itu oli gardannya apa pak ?

    Kalo menurut buku petunjuk yamaha, oli mesin yang direkomendasikan 10W-40, tapi kalo membaca di blog RAT540 untuk motor yang berpendingin radiator bisa menggunakan 5W-30.

    Suka

    • Selamat pagi, semoga sehat selalu juga. Saya rencana mau coba Fastron Tecno 15W50 (sekarang untuk sementara saya perbanyak minyak gorengnya). Oli gardan bakal pakai itu juga.

      Mungkin perlu dilacak motor mana yang dimaksud RAT540. Rasanya kualitas motor sana beda dengan lokal. Dan mesin aluminium itu butuhnya yang lebih kental karena aditif ZDDP itu nggak efektif untuk mesin aluminium. Dan rasanya yang rekomendasi Yamaha pun terlalu kecil angkanya. Terbukti karena di negara dingin rekomendasinya sama (10W40). Padahal harusnya beda suhu beda rekomendasi oli. Juga banyak kasus gear oblak atau VVA oblak karena aus. Harusnya komponen yang selalu kena oli itu nggak pernah oblak. Kalau sampai oblak berarti olinya kurang bagus.

      Suka

  3. Jadi pilihan bapak mencoba fastron techno 15W 50 dikarenakan kondisi di negara 4 musim acuannya 10W 40, sehingga untuk di indonesia harus SAEnya harus lebih di atas itu pak ? kalo dari sisi materialnya antara FT 15W 50 dan FT10W 40 yang membedakan apa? masih recommended untuk matic maxi yamaha?

    Suka

    • Iya. seharusnya Indonesia dapat perlakuan beda untuk oli dan coolantnya (sudah ditambahi air juga). Dari sisi material mestinya sama, dari aditifnya juga. Iya, masih rekomendasi maxi Yamaha. Tapi mau coba dulu apa beneran lebih berat atau tidak.

      Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.