Rossi positif Covid19, tapi yang dikhawatirkan cuma soal gagal ikut balapan?


Jadi berita besar hari ini adalah Valentino Rossi positif kena Covid19:
Rossi to miss Aragon GP after positive COVID-19 test

“Sayangnya pagi ini saya bangun dan saya merasa tidak enak badan,” posting Rossi di media sosial. “Tulang saya sakit dan saya sedikit demam, maka saya segera menelepon dokter yang memeriksa saya dua kali. “Hasil ‘tes PCR cepat’ negatif, seperti tes yang saya jalani pada hari Selasa. “Tapi yang kedua, yang hasilnya dikirimkan kepada saya jam 4 sore tadi, sayangnya positif. “Saya sangat kecewa karena harus melewatkan balapan di Aragon.

“Saya ingin optimis dan percaya diri, tapi saya berharap putaran kedua di Aragon juga tidak bisa saya lakukan. “Saya sedih dan marah karena saya melakukan yang terbaik untuk menghormati protokol, dan meskipun tes yang saya lakukan pada hari Selasa negatif, saya mengisolasi diri sejak kedatangan saya dari Le Mans. “Bagaimanapun, begitulah adanya dan saya tidak dapat melakukan apapun untuk mengubah situasi. Sekarang saya akan mengikuti nasihat medis dan saya hanya berharap saya akan segera sembuh. “

Tapi pertanyaan besarnya adalah, mengapa kok para media lokal maupun internasional kok cuma membahas soal Rossi nggak bisa ikut balapan?

Sama sekali nggak ada yang khawatir Rossi akan mengalami yang lebih parah dari sekarang. Yakin sekali Rossi akan segera sembuh dari penyakitnya.

Ini jadi membuat kita bertanya tanya, kalau sekarang itu sudah diketahui covid itu sifatnya seperti ini, sudah hati hati banget tapi masih ketularan, terus begitu ketularan juga santai santai saja tidak khawatir. Ngapain ada PSBB ya? Ngapain heboh harus pakai masker, pakai cuci tangan, pakai semprot jalan, semprot tangan, semprot badan, ukur suhu, dst? Toh hati hati pun bakal kena. Toh bila kena pun nggak khawatir parah?

Sama mereka orang yang kontak langsung dengan Rossi langsung diisolasi juga. Nggak sekalian yang pernah satu ruangan dengan Rossi nih? Sekalian diundur lagi MotoGP nya?

Mungkin kalau belakangan muncul lagi yang kena, bakal ramai lagi.

6 respons untuk ‘Rossi positif Covid19, tapi yang dikhawatirkan cuma soal gagal ikut balapan?

  1. covid is a business desease, contohnya: setelah melakukan profiling terhadap +62, yang ‘ditembak’ langsung adalah kasus pertama di wilayah DKI dskt, dhi. penyangga ibukota (waktu itu yang ‘ditembak’ adalah kawasan Studio Alam, Depok supaya ga keliatan banget ‘nembak’ Jakarta).. kenapa DKI? padahal banyak bandara internasional selain DKI yang jauh lebih rawan terhadap masuknya carrier covid.. karena berdasarkan hasil profiling, karakter masyarakatnya yang paling mudah dipengaruhi, paling mudah heboh, dan paling mudah dibikin parno adalah masyarakat daerah situ, selain itu kalau yang diserang adalah ibukota, otomatis targretnya adalah menumbangkan suatu negara dengan krisis ekonomi.

    ketika pak menteri Terawan pernah menyatakan statement bahwa semua orang harus dianggap positif covid, memang pernyataan itu kesannya ga logis dan seolah2 pak menteri malah bikin heboh.. tapi kalau menilik pola penyebaran virusnya yang diakui WHO bahwa virus covid bisa bertahan di udara, otomatis memang semua orang sangat mudah ketularan, karena modal masker dan face shield itu gak menutup peluang virus menempel di anggota badan yang lain seperti lengan (padahal yang sering dicuci cuma telapak tangan), leher (padahal yang sering dicuci cuma wajah), paha (padahal yang sering dicuci cuma telapak kaki), dll.

    intinya, mau covid atau tidak, sebenarnya pembalap yang dinyatakan positif sekalipun kemungkinan besar masih lebih sehat daripada orang umum yang dinyatakan bebas covid.. artinya, percuma juga rossi mau isolasi diri, karena orang lain (manajer balap, tim balap, tim lain, pers yang meliput, dll) juga pasti sebenarnya punya bibit covid yang menempel di tubuh masing-masing.. jadi kalau mau balap, yo balap aja.. ga ngaruh.. so, media pers luar negeri itu sebenarnya ga perlu menghawatirkan rossi, yakinlah dia akan baik2 saja, kecuali punya penyakit bawaan, karena TIDAK ADA SATUPUN KASUS KEMATIAN KARENA COVID MURNI DI MUKA BUMI INI, ga percaya, cek aja riwayat seluruh pasien meninggal terduga covid di ASEAN, ga perlu seluruh dunia lah, bisa abis umur kita cuma buat ngecek riwayat medis orang, entar kecapekan, fisik ngedrop, terus dibilang kena covid pula..

    toh, ilmuwan asal China yang berpengalaman terhadap covid sendiri bilang, itu virus basisnya sama dengan virus influenza lainnya seperti flu burung dan flu babi, jadi sebenarnya kembali kepada imunitas masing-masing individu.

    Suka

    • Iya, covid memang penyakit yang aneh. Dibilang mirip flu tapi kok diklaim tidak menular lewat udara. Seakan menular lewat permukaan itu lebih mudah dari lewat udara. Katanya karena tangan habis pegang permukaan lalu pegang hidung. Lha dari permukaan hidung masuk ke paru itu bagaimana caranya?

      Suka

    • Intinya masyarakat di bikin heboh,di takut takuti,di giring sana sini,ekonomi goyang,ujung ujungnya harus nurut sama pemerintah

      Nah pemerintah di takut takuti juga sama penguasa dunia entah namanya apa yg berkuasa dalam hal keuangan/bank jadi kembali lagi seluruh masyarakat dunia sedang mengalami pemusnahan pelan pelan

      Suka

      • Yang menakutkan juga pemerintah sekarang ini bagi bagi uang ke masyarakat. Jumlahnya juga tidak sedikit. Pasti jadi beban masyarakat juga belakangan. Pajak apalagi yang bakal dinaikkan?

        Suka

  2. Kalo kejadiannya di china itu orang2 sekitar Rossi bakal dicari sampe ke lubang semut, kalo yg kena banyak pejabat daerah itu bakal dipecat

    Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.