Dovi marah didomplengi Petrucci, ternyata hasil pendidikan dari Marc untuk Petrucci


Kembali terbukti bahwa langkah “strategis” mendompleng lawan saat kualifikasi merupakan cara ampuh untuk meningkatkan laptime di motor kelas MotoGP sekalipun. Dan kali ini yang jadi korban adalah Dovizioso. Dan yang parah adalah yang melakukan tindakan “stategis” tersebut adalah rekan satu timnya.
Dovizioso: Using me for tow ‘not a smart move’ by Petrucci

Intinya Dovi itu bilang ia inginnya ia dan Petrucci bisa berada di barisan depan sama sama. Tapi ia kecewa karena Petrucci ia anggap nggak punya niatan yang sama.

“I think with the relationship we have and that I’m the only Ducati rider who can maybe fight for the championship, it wasn’t a smart move. I was angry about that.”

Ia mengatakan bahwa ia sama sekali tidak ingin dibantu oleh Petrucci. Selain itu langkah Petrucci yang mengekornya selama 3 kali itu tidak membantu Dovi sama sekali. Dan dengan makin cepatnya Petrucci jelas bahwa Petrucci jadi berkompetisi dengan dirinya untuk bisa ikut kualifikasi. Dan akhirnya Petrucci yang akhirnya bisa ikutan kualifikasi. Dovi marah karena hal ini kurang bagus dalam usahanya untuk bisa memenangkan kejuaraan. Dovi tahu bahwa alasan dari Petrucci mendompleng adalah karena Petrucci nggak bisa cepat. Dan Petrucci mengakui hal itu.

Petrucci sendiri nggak perduli dengan nasib Dovi. Karena ia membalap bukan untuk Dovi tapi untuk dirinya sendiri.

“I’m racing for myself and recovering from a bad first part of the season and I have to use all the chance I have.”

Petrucci mengakui bahwa ia akan menggunakan segala cara yang bisa ia lakukan agar ia bisa cepat. Karena bila ia lambat, ia tidak akan bisa menjelaskannya kepada tim.

Perlu diingat bahwa mendompleng dipercaya merupakan kunci untuk bisa jadi juara di MotoGP. Ini Marc Marquez sendiri yang bilang. Bahkan ia bilang bahwa mendompleng merupakan hal yang wajib dilakukan pembalap pabrikan, ketika mengomentari Petrucci yang marah marah ketika Marc Marquez mendomplengnya dari belakang.
Ini alasan mengapa towing dan block pass ala Marquez itu tidak terpuji

“Inilah MotoGP. Kadang kebetulan orang lain mengikuti saya, sedangkan kali ini saya yang mengikuti pengendara, ”jelasnya. “Jadi, selamat datang di klub pebalap resmi, Danilo.

Dan rupanya pelajaran dari Marc Marquez ini benar benar diterapkan oleh Petrucci. Ini semua berkat Marc Marquez.

Dan memang, inilah MotoGP. FBH silahkan tepuk tangan. Penulis sih thumb down. Dan bukan cuma penulis saja yang mengkritik praktek tersebut:
FIM, Dorna to clamp down on ‘towing’?

The practice of ‘towing’ to improve lap times in qualifying and free practice are reportedly being reviewed by the FIM and Dorna following complaints.

The act, which sees one rider wait to follow a faster rider around a lap in an effort to pick up a slipstream down the straights and use them as a gauge through the bends, has been apparent for several years but has often drawn the ire of critics.

Itu judulnya FIM dan Dorna akan melarang praktek mendompleng di saat kualifikasi dan latihan bebas karena banyak komplin, tapi sampai sekarang (itu berita tahun 2014) nggak ada kabar lagi, jadi rupanya inilah Dorna. Dan Marc jadi yang mengajarkan bahwa mendompleng saat kualifikasi itu bagian dari MotoGP.

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.