Lepas throttle jadi smooth dan akselerasi mantap di NMAX 2020 hanya gara gara ring pully + bearing seater?


Salah satu yang jadi tantangan (nggak bisa disebut masalah) di motor penulis, NMAX versi 2018, adalah di kecepatan sangat rendah (<20 kpj) itu adalah motor jadi nyendal nyendal kalau memainkan throttlenya kasar. Jadinya sejak mengendarai NMAX penulis jadi belajar feathering, membuka gas dengan hati hati. Sehingga penulis pun jadi sering mengendarai di limit antara throttle 0% dengan saat throttle bikin mesin bereaksi. Sesuatu yang tidak pernah penulis rasakan saat naik motor motor sebelumnya.

Rupanya, hal ini dibenahi di NMAX 2020. Selain dengan torsi yang lebih fokus di rpm tinggi, menurut Jhony Hermansyah hal ini berkat ring pully juga:

Berikut penjelasannya:

saya ga tahu beneran lebih kenceng apa ga, tapi kalau soal dipakai buat tarikan dan stop & go, terutama saat lepas gas, sepertinya namek facelift lebih nyaman karena terdapat ring pully super tipis, dan keunggulan ring pully ini bisa dipasang ke semua pully motor matic karena ukurannya yg tipis banget, selain itu, namek facelift juga dibekali baut ass pully yg besar (pakai baut as roda depan) sehingga meminimalisir kerusakan drat ulir kruk as

Mio125 dan all new soul gt ringnya tebel banget bahkan 2x lipat lebih tebal dari ring pully mioJ. Nah kalau nmax facelift, ketebalan ring pully seperti selembar kertas, tipis dan lemir, tapi kuat kok. Semakin tipis semakin bagus kalau buat gejil, karena gejil suka speeding tapi pengen mesin alus di tarikan bawah khususnya saat lepas gas mesin ga enginebrake

ring pully fungsinya tarikan bawah lebih ringan. Karena jepitan pully jadi lebih longgar setelah ring dipasang. Akibat longgar ini fanbelt jadi bisa lebih ke poros tengah pully, berputar di putaran kecil pully, ibaratnya naik sepeda dengan gear depan ukuran lebih kecil.
Selain itu ring pully juga memberikan batasan antara boss/collar pully dengan kipas pully jadi ada jarak pemisah antara kipas dengan bossnya, sehingga hentakan engine brake agak berkurang.

Lebih cocok kalau ring pully juga dikombinasikan dengan pemasangan bearing seater di cvt belakang. Jadi kedua putaran bisa lebih loss saat engine brake… Kalau abis ngegas ga ngeden, kaya berasa motor lagi dikopling. Berasa netral dan ngegeloyor…. Lebih nyaman deh pokoknya rasanya.

Bearing seater contohnya berikut ini, disarankan juga ring pully ditempatkan di bagian lebih dalam (menit 5:30):

Engine brake berkutang bisa meningkatkan kenyamanan memang. Namun mungkin jadi kendala juga untuk yang sering turun gunung, karena jadi mengandalkan rem. Dan bakal resiko ngeblong kalau remnya tipe cakram.

Lihat demo videonya memang terllihat spontan tarikannya. Mungkin karena per CVT jadi makin keras dan karena kombinasi ukuran roller juga, yang terbukti bisa meningkatkan akselerasi di penelitian yang menyelidiki khusus efek itu.
Roller CVT lebih ringan akselerasi makin bagus atau sebaliknya? nggak mesti bro!

Penulis nggak paham mengapa disebut stabil akselerasinya. Dikatakan tarikan bawah, tengah dan atas pada naik semua berkat bearing seater. Disebut lebih irit juga.

Menarik juga. Tapi rasanya penulis tidak akan melakukan.

Kalau di analisa, pemasangan bearing seater itu efeknya seperti bila per diganjal atau diberi preload. Efek akan seperti pakai per CVT lebih keras. Per CVT lebih keras akan membuat rasio gigi lebih sulit mengecil. Sehingga saat rpm sama, kecepatan akan lebih rendah atau tepatnya di kecepatan yang sama, rpmnya lebih tinggi. Tentu ini akan membuat akselerasi makin baik. Namun akan mengorbankan top speed. Untuk motor yang top speednya ketinggian, ini bisa meninggikan top speed real life juga (misal kalau dikendarai tidak merunduk atau melawan angin).

Sementara itu pemasangan ring pulley itu sifatnya seperti mengecilkan gigi depan, membuat rasio gigi lebih besar juga. Sehingga akselerasi sedikit nambah dan rasio gigi terbesar jadi lebih besar. Tarikan bawah tentunya akan lebih ringan. Namun mestinya nggak semua motor akan bisa mendapatkan ini.

Keuntungan modif tersebut adalah kebanyakan tidak dibarengkan dengan modif roller. Sehingga perubahan tidak akan terlalu ekstrem.

3 respons untuk ‘Lepas throttle jadi smooth dan akselerasi mantap di NMAX 2020 hanya gara gara ring pully + bearing seater?

  1. Kalau saya malah inginnya aerox 155 diganti per cvt nya dengan punya mio karbu dan per sentrifugal diganti pake punya beat fi starter kasar biar irit bbm.

    Suka

    • Bro, koreksi, per sentrinya aerox itu kurang lebih sama lenturnya dengan milik beat, jadi mau diganti ya gak banyak berpengaruh. Dan juga diameter per cvtnya beda dengan milik mio series lawas, kalau mau ganti ya pake yg diameternya sama, yakni per cvt keluarga mio m3 dan vario 125/150

      Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.