Fitur PCX 125 yang terlewatkan dibahas, Honda akhirnya sadar ISS bisa memboroskan listrik


Honda barusan memperkenalkan motor PCX 125 dengan model yang beda sekali dengan yang sekarang ini dijual di Indonesia. Motor ini dilengkapi dengan teknologi yang bahkan “kakaknya” PCX 150 tidak dilengkapi, yaitu HSTC, sistem anti ban selip di jalan licinnya Honda.

Pegangan untuk penumpang yang makin ramping bisa dibilang kemajuan juga

Namun selain itu, Honda PCX 125 juga dilengkapi fitur yang menurut penulis sangat layak dan sip sekali bila diterapkan di PCX 150. Yaitu berkaitan dengan teknologi ISS.

Sebelumnya penulis sudah membuat artikel tentang bagaimana sistem ISS bisa membuat aki lebih mudah tekor:
Bug program fitur Honda idling stop system dan standar samping otomatis beresiko bikin aki tekor

Masalahnya adalah ketika ISS nyala, lampu depan tetap menyala:

Begitu pula saat sandar samping:

btw, Yamaha NMAX penulis nggak ada ISSnya, tapi kalau disandar samping, lampu depan akan mati.

Hal tersebut membuat penulis berpikir bahwa yang begitu itu beresiko membuat aki lebih mudah tekor. Dan walau banyak yang menganggap penulis mengada ada, ternyata Honda sendiri memberi perlakuan khusus untuk motor yang dilengkapi dengan ISS:
Memahami Ketentuan Service Gratis Sepeda Motor Honda

Sistem ISS sendiri ternyata lebih dari sekedar memutar mesin. Pada saat motor mati sendiri, ACGnya akan memposisikan piston ke posisi yang membuat lebih mudah untuk menyalakan kembali. Proses ini tentu akan menyedot arus aki juga:
Save Fuel just by driving normally, with Honda’s Idling Stop System

Berikut proses secara keseluruhan:

Untuk memperingan start, Honda juga membuka katup gas buang ketika pertama dinyalakan. Disebut teknik dekompresi. Ini mestinya menyedot arus aki juga:

Dengan pemakaian arus seperti itu, Honda rupanya merasa cek baterai saat servis saja tidak cukup. Honda kemudian melakukan pengembangan lebih lanjut di sistem ISS PCX 125, yaitu dengan membuat sistem ISS tidak aktif ketika isi baterai kurang:
2021 Honda PCX125

Idling Stop automatically stops the engine running after three seconds at idle when the scooter is stationary and the brakes applied, and re-starts it instantly the throttle grip is twisted. It’s seamless in use thanks to ACG and the swing-back system that returns the crank to its position before air intake, and a decompression mechanism that negates cranking resistance from compression. It has the functionality to ‘read’ the battery charge and turns itself off to avoid excessive drain.

NEW HONDA PCX125: MESIN EURO 5 DAN KENYAMANAN LEBIH

Untuk menghindari kemungkinan baterai habis, unit kontrol dapat mendeteksi status pengisian dan, jika perlu, menonaktifkan Start & Stop untuk sementara.

Entah sistem ini sudah diterapkan di motor lokal atau tidak. Rasanya sudah ya? penulis lupa.

17 respons untuk ‘Fitur PCX 125 yang terlewatkan dibahas, Honda akhirnya sadar ISS bisa memboroskan listrik

    • iritnya nggak seberapa sih menurut saya. Cocoknya cuma yang sering lewat tengah kota dan banyak lampu merah. Katanya kan 3% kalau di uji ERE40. Misal 45 km/liter bisa jadi 46,3 km/liter. Itu angka bisa diperkecil sendiri dengan eco riding. Eco riding bisa 50 km/liter. Dengan beda sekecil itu, nggak nyesel beli motor yang nggak ada ISSnya. Lebih baik memperhatikan ausnya sensor oksigen yang pastinya lebih berpengaruh. Sekarang saja konsumsi bahan bakar NMAX lebih irit dari Honda Beat yang ada ISSNya.

      Suka

  1. ISS emang bikin boros Aki secara logika, namanya aki kalo digunakan buat nyetrum dobel starter terus2an ya cepet tekor, kalo menurut ane sih, adanya fitur/teknologi tersebut tujuan utamanya ya buat marketing, intinya biar motor yg dijual makin laris dipasaran, tentu konsumen yg kritis dan sedikit banyak paham hal ini akan mempertimbangkan lagi makek motor yg ada ISSnya, tapi kan yg dapat dibohongi jumlahnya jauh lebih banyak, muehehehe🤣🤣🤣🤣

    Suka

  2. Ga punya motor ISS… Tapi bersikap iss, kalo kira² traffic akan berenti lebih semenit pasti matiin motor, bahkan di motor laki pun mau repot off kunci, bukan saklar on-off doang, keingat headlamp maaih nyala soalnya hehe
    Aki tekor? Biasa aja tuh, bahkan bisa 3-4 tahun umur aki

    Suka

    • Saya suka sikap seperti ini, karena kebiasaan pake skutik ISS, motor apapun yang lagi dipake diperlakukan sama, lampu merah, antri parkir matiin..

      Semua komen di atas berkutat pada IRIT IRIT, padahal esensinya bukan ke situ kok, GREEN EARTH..minim polusi..

      Juga jangan diliat cuma 1,2,3 motor aja yang mati, bayangin kalau di lamer 50% yang mati mesin, polusinya lumayan berkurang yekaaan??

      Suka

    • Ane juga gtu, matiin mesin kalau lampu merah dan macet parah, tarik cuk untuk matiin mesin dan matikan lampu depan. Kebetulan motor ane teknologi purba karburator, simpel dan murah meriah. Nyalakan mesin pake stater kaki… greng greng…

      Suka

  3. makin repot kalo tiba2 aki ngedrop dan kejebak di kemacetan, dah gitu pengendara lain pasti pada klaksonin jadi auto panik🤣.
    Kalo ane lebih pilih manual idle stop sistem yg hemat listrik aki, tapi hanya bisa untuk motor yg pake kick starter, tentu paham apa korelasinya😅

    Suka

  4. Saya juga matiin mesin, mau motornya apapun. Apalagi pakai motor 250cc keatas, ada kesempatan matiin mesin Pas Lamer itu berharga banget, karena lumayan mengurangi panas mesin dan panas diarea sekitar, karena kalau idle cukup lama, ekstra fan pasti nyala dan panas mesin akan dibuang ke area sekitar. Biar lebih aman ya pasang Volt meter buat aki, orang harganya murah, dibengkel aja cuma 45rb sama pasang. Check lewat volt meter Ini bisa mencegah aki soak dini dan tahan lebih lama, karena bisa monitor.

    Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.