8 masalah yang tersembunyi pada NMAX atau matik Yamaha lain


Setelah punya motor Yamaha, penulis jadi belajar banyak soal kelemahan motor Yamaha. Dan banyak dari masalah ini yang tidak dibahas atau direview, oleh karena itu penulis sebut masalah yang tersembunyi.

1.Yang jelas jadi sumber masalah adalah dari engine mounting yang pakai stopper. Hal ini membuat penyebab sakit pinggang. Dan sepertinya sudah by design, alias memang sengaja dibuat seperti itu. Keunggulan desain tersebut:
Ternyata stopper engine mounting lah yang bikin skok NMAX keras + Solusi cukup diganjal

Mengoptimalkan pengaturan geometri
Seimbangkan kendaraan saat berakselerasi atau mengerem
Jaga kendaraan dalam kondisi stabil
Lebih stabil saat start
Stabil dan aman saat berbelok dengan kecepatan tinggi

Tapi butuh ada pembatasan:

“Celah itu untuk mengkomodasi (jarak main) gerakan mesin dengan rangka saat melewati jalan tidak rata,” jelasnya lagi.

Sakit pinggang terjadi karena celah tersebut hanya bisa mengakomodasi gelombang jalan yang kecil. Begitu kena yang besar, maka hentakan jadi sangat keras karena ibarat bedanya memalu dengan ruang gerak cukup, dibanding dengan tanpa ruang gerak. Kalau nggak ada ruang gerak, sentakan ke pakunya nggak ada. Sentakan terasa ekstrem karena adanya celah tersebut.

Untuk mengatasinya bisa dengan cara diganjal dan dikombinasikan dengan suspensi yang double action. Saat ganjal jangan keseluruhan.
Ganjal stopper bisa menghilangkan sakit pinggang di NMAX atau Aerox tapi jangan terlalu penuh, malah getar

2.Yang berikutnya adalah getaran di setang. Memang sumbernya adalah mesin yang bergetar. Entah karena mesin nggak balance atau karena sistem VVA yang butuh bendolan di noken as lebih banyak yang pastinya nggak bakalan dibalance sama pabrikan. Padahal solusinya sederhana, cukup dengan bandul setang yang lebih besar, macam yang ada di Satria atau PCX.

3.Yang berikutnya adalah fuel dilution dan vampir oli. Yang lebih sering dibahas adalah vampir oli. Oli jadi berkurang cukup banyak. Yang bisa terjadi secara mendadak, tiba tiba berkurang padahal sebelumnya ok ok saja. Ini membuat pemilik motor harus sering sering cek ketinggian oli mesin. Top up bisa dilakukan bila kualitas oli masih memadai. Ini bisanya uji pakai cek kasarnya suara mesin. Nggak bisa pakai acuan km.

Fuel dilution ini yang sepertinya jarang dibahas. Mungkin karena beberapa motor lain juga mengalami fuel dilution ini. Ciri dari fuel dilution yang parah adalah bila suara mesin bisa menjadi lebih kasar hanya dalam waktu seminggu atau dalam beberapa ratus km saja, padahal sudah menggunakan oli yang lebih baik dari oli rekomendasi pabrik.

Nggak ada solusi untuk keduanya. Pemilik motor harus sering cek ketinggian oli dan memperhatikan reaksi oli mesin.

4.Hal ini jadi sumber dari masalah tersembunyi berikutnya, yaitu ganti oli yang terlalu lama membuat bearing motor mudah oblak. Ganti oli di motor Yamaha tidak bisa menggunakan patokan km. Karena bisa bisa terjebak masalah vampir oli. Begitu pula bila ternyata fuel dilution terjadi parah. Bila oli sudah tidak layak pakai, maka terutama bagian bearing yang kena dulu. Bahkan bisa mempengaruhi misalnya bagian pompa coolant.

Solusinya adalah menggunakna oli lebih kental atau pakai oli yang kualitasnya lebih baik dari rekomendasi pabrikan.

5.Yang juga jadi potensi masalah juga adalah soal pengkabelan dan koneksi antara kabel. Sepertinya Yamaha itu nggak mampu bikin kabel dan koneksi antar kabel yang reliable dan sesuai kapasitas. Ini terjadi terutama untuk yang punya daya tinggi. Seperti di share bro Pugman, kabel bisa jadi underspec. Sebaiknya diperiksa apakah setelah dipakai ada kabel atau koneksi yang panasnya nggak wajar. Kasus #12 ada yang terjadi karena koneksi bikin kabel terbakar karena ngephong.

6.Masalah tersembunyi berikutnya adalah untuk yang pakai ABS. Ternyata ABS Yamaha itu mudah rusak. Rusaknya biasanya karena terbakar. Ada yang menganalisa ini karena ada cairan masuk di dalamnya sehingga disarankan untuk melubangi bagian bawah. Menurut penulis bisa jadi juga ini karena poin sebelumnya soal pengkabelan, atau karena pendinginan chip dari ECU ABSnya kurang. Di chip nggak ada pendingin. Rusaknya bisa jadi karena rider terlalu memforsir pemakaian ABS. Jadi ngerem selalu dibuat berlebihan. Padahal seharusnya mengerem itu secukupnya saja. Dan lebih baik belajar pengereman yang aman, yaitu belakang dulu, baru yang depan. Latihan.

7.Yang juga jadi masalah adalah soal ISC, pengatur idle di motor injeksi Yamaha. Kadang komponen ini bisa jadi rusak ketika diservis besar, sehingga jadi tetap tidak bekerja dengan benar walau diperbaiki ataupun diakali. Rpm motor bisa ketinggian, kerendahan, atau tidak stabil saat idle. Kadang malah lebih sip bila diganti dengan yang manual.

8.Untuk NMAX 2020, bisa ada masalah keylessnya oblak. Tidak pernah dengar ini terjadi di tipe lain. Sepertinya plastik yang dipergunakan kurang durable. Solusinya sepertinya adalah jangan sampai lupa cek apakah keyfob sudah dibawa.

Narasi:

11 respons untuk ‘8 masalah yang tersembunyi pada NMAX atau matik Yamaha lain

  1. Untung judulnya penyakitnya nmax, padahal kalo ditambah type matic/motor lain penyakitnya bakal nambah lagi hehe, mungkin penurunan kualitas material krn nambah fitur ini itu (apalagi di merk sebelah kan)
    Selama motor Y desain menarik dan kencang (dan harga, merk ini ga bisa melebihi harga sebelah) dijamin tetep laku krn itu trademarknya

    Suka

    • ha ha, iya. penyakit mesin mati mendadak dan tunggu 5 menit nyala lagi juga harus dicantumkan. Iya, jebakan jadi makin banyak justru karena ketambahan fitur.

      Iya, desain dan kencang penting. Tapi sayangnya desain yang sepertinya duluan kendor.

      Suka

  2. Wah masalahnya byk bgt ya…tapi ya..ttp aja laku keras….
    Klo sya sih orangnya nggak suka motor yg byk masalah, dan mnrt sya mtr yg nggk banyak masalah itu Sijuki 🙊

    Suka

  3. soal bandul, kebanyakana motor yamaha mengaplikasikan bobot bandul ringan, sehingga dampaknya bikin mesin mudah revving RPMnya, tetapi yg ane tau bandul ringan kurang cocok buat trek panjang misalnya touring luar kota. bandul ringan bikin susah buat jaga rpm mesin kondisi saat cruising.

    Suka

  4. pada dasarnya konsep mesin dan teknologi Yamaha itu mantap dan josss, memang bertujuan memberikan sesuatu yang advance dibanding sebelah, karena tanpa itu alias kalau sama aja, konsumen sudah ketakar akan memilih sebelah, lha ya sama aja kan? Gada kelebihannya.

    Sayangnya, dan ini sebenarnya hal yang lumrah terjadi di dalam bisnis.. untuk mendapatkan harga jual yang bersaing dan terjangkau, tentu spek material yang tadinya kelas A menjadi A minus atau B plus..

    Kalau dibuat sesuai keinginan para engineering, harga jual gakan masuk, konsumen pun kabur lagi..

    Jadi, yaaa bermunculan deh hal hal yang disebut dalam artikel ini hehehe..

    https://kobayogas.com/2020/12/25/spesifikasi-yamaha-all-new-mx-king-155-vva-2021-jadi-bebek-sport-terkuat-di-kelasnya/

    Suka

    • klo yg 600 sampai 1000cc nya emang jos mang kobay.. tapi klo yg 250cc kebawah di banding sama Suzuki dan Kawasaki yg sama2 pakai blok alumunium kayaknya Yamaha kualitasnya paling rendah deh.. blok alumunium yamaha buatan PT Chemco Cikarang, tapi klo buat kompetitor saya ga tau apakah vendornya sama atau nggak. tapi pernah baca di blog klo kualitas Suzuki dari yg 100cc sampe yg 1000cc sama. yg artinya blok Spin125 kualitas setara sama GSX1000.. CMIIW

      Suka

      • Ya kan seperti ay bilang, kalau udah mulai produksi, ada kompensasi engineering sama sales .. biar harga masuk ya material ga bisa sama dengan konsep/engineering awal.. hehe.

        Kalau Suzuki percaya gak percaya sih, yg bikin percaya itu kenapa Suzuki gak bisa kasih fitur banyak kaya kompetitor karena sudah kena mahal di material.. harga jual ga bisa di bawah atau sama dengan kompetitor kalau fitur ikut disamain

        Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.