ZX-25R kena piston macet, garansi hangus karena knalpot racing? Wajar!


Jadi ada kasus piston macet yang terjadi di ZX-25R:
Ninja ZX-25R Ini Alami Stang Piston Patah, Pakai Knalpot Racing Garansi Gugur

Apakah pemakaian knalpot racing mengakibatkan kerusakan mesin?, iya… dalam jangka panjang, tapi apakah secepat ini?, inilah yang masih menjadi misteri dan kita harus menunggu informasi resmi dari pihak Kawasaki yang lebih tahu tentunya. Apakah ini kesalahan konsumen atau ada kesalahan teknis lainnya.

Garansi ternyata hangus karena knalpot motor pakai yang model racing. Dalam hal ini penulis tidak sependapat dengan aripitstop karena modifikasi knalpot racing jelas akan punya pengaruh besar pada kejadian piston macet dan patah.

Piston itu memang bisa macet karena pelumasan tidak sempurna ataupun hal lainnya. Tapi piston macet dan setangnya patah juga bisa terjadi karena preignition.
Piston Bisa Bolong Karena Hal Sepele

“Saat piston naik ke atas melakukan kompresi, bensin ‘terbakar’ mendahului busi memercikkan api. Akibatnya, piston seperti dipukul keras oleh ledakan ruang bakar tersebut yang menghasilkan apa yang disebut ngelitik/knocking,” ujar Saftari. Perlahan, jika ini terjadi terus menerus, maka piston akan rusak, dan bahkan bisa bolong.

Mengapa penulis singgung soal pre ignition? Karena menurut penulis pakai knalpot racing ataupun meningkatkan kelancaran udara masuk atau keluar dapat meningkatkan pasokan udara ke mesin. Bila ini tidak diimbangi dengan peningkatan pasokan bensin maka akan bisa membuat rasio udara dengan bensin jadi makin kering. Rasio udara bensin makin kering akan membuat kebutuhan oktan bensin meningkat.

Jadi kalau motor tetap pakai oktan bensin yang sama, maka ada kemungkinan bisa terjadi pre ignition dan knocking. Dan ini bisa bikin piston macet atau setang piston patah.
Detonation melted my piston….

10 respons untuk ‘ZX-25R kena piston macet, garansi hangus karena knalpot racing? Wajar!

    • mau pake bahan alumunium atau molybdenum klo piston speednya masih aman insya Allah ga ambrol. kecuali misal klo owner saking senengnya denger suara screaming Inline4 lalu sering up 20ribu rpm tingkat gesekan piston ke liner melebihi ambang batas dan lama kelamaan perklep nya lelah juga ( tingkat kepegasan menurun ) ya bisa jadi floating lalu jebol…CMIIW

      Suka

  1. langsung ganti aja kali tanpa remapping ulang ECU, atau cuma pasang piggiback doang, apalagi kebanyakan knalpot yg dijual full system yg mengharuskan modifikasi di sektor ECU, entah ganti ECU apa ECU std bisa diremap alias programmable. kalo mau aman ya pasang slip on knalpot aja

    Suka

  2. penasaran dengan desain knalpot racingnya
    soalnya ada knalpot racing zx25r yang sambungan intake manifold dan down pipenya kekecilan akibatnya gas buang ketahan, tekanan bacpressure gas buang yang tinggi bisa membuat valve telat nutup/floating.

    Suka

  3. Metalurgi pabrikan sekarang beda sama jaman dulu.. dulu masih psy war.. masing2 pingin menonjolkan kualitas.. lah sekarang dah mahfum pabrikan pada price war jadinya lebih mengedepankan aspek efisiensi produksi.. contohnya blok silinder ninja karbu 250r jauh lebih tebal n berat daripada ninja jeksi 250..
    Aspek ketahanan jangka panjang si 250r lebih terjamin.. tapi lagi2 ini ga prosrektif ke arah profit.. motor yg.terlalu awet bahaya buat pabrikan..

    Suka

  4. bner om.. contoh saya udah liat langsung rangka Aprilia RS125 sama RGR150 Gamma.. CC cuma 125 dan 150 tapi rangka nya udah kayak moge 600cc.. jaman dulu metalurgi emang top

    Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.