Lho, setelah pakai Mesran Super 20W50, kok NMAX jadi irit lagi? + deretan oli yang mau dicoba


Jadi kan sebelumnya penulis itu mengeluh bahwa semenjak pakai bensin shell super. Jelas dari MID bahwa angkanya jadi rendah terus. Maksimal 40 km/liter. Seringnya 38 km/liter. Pakai V-Power malah makin parah, jadi 35 km/liter. Oleh karena itu penulis jadi heran ketika kemarin mendapatkan angka 41 km/liter. Padahal sebelumnya di kisaran 38 km/liter.

Karena penasaran, pagi ini penulis pun reset angkanya. Dan ketika sampai kantor, dapat 44 km/liter. Jadi 43,3 km/liter karena sempat idle:

Satu satu nya hal yang berbeda adalah oli mesin yang sekarang pakai mesran super 20W50. Yang untuk mobil. Seharga 33 ribu rupiah untuk 800 ml. Kalau curah pasti lebih murah lagi.

Memang efeknya tidak pas ketika sudah pakai mesran super. Butuh beberapa hari. Tapi menurut penulis ini bisa jadi karena butuh waktu juga sebelum mesran super bereaksi.

Sebagai catatan, penulis sebelumnya, saat transisi dari premium, pertamax ke shell super, penulis menggunakan prima xp. Kemudian Repsol botol oranye. KGO (Shell) selama 3 hari, baru kemudian Mesran Super 20W50.

Apakah sebenarnya konsumsi bahan bakar yang lebih boros itu terjadi karena pemakaian olinya ya? Karena kemungkinan besar memang aditifnya Prima XP, Repsol dan KGO (Shell) itu lebih banyak daripada Mesran Super. Sehingga karena aditif yang lebih banyak itu membuat lebih banyak kerak dan membuat konsumsi bahan bakar boros?

Sehingga setelah pakai mesran super ruang bakar jadi lebih bersih dan jadi lebih irit? Entahlah. Yang jelas sebelum pakai mesran super, dapat 40 km/liter susah. Pagi ini pun pakainya nggak eco riding tapi seenaknya.

Untuk selanjutnya penulis mau rencana di kategkan, satu kali lagi pakai mesran super. Rencana untuk dasar perbandingan review oli selanjutnya.

Penulis dapat request coba banyak oli. Namun sulitnya, banyak dari olinya hanya bisa dibeli secara online. Merek rekomendasi comenter yang belum penulis coba:
Seiken, unioil, total, gulf pride, amsoil (khusus untuk motor), mobil super, ptt challenger, aisin, pikoli, adnoc, revanol

Maaf ada banyak rekomendasi, sepertinya ada beberapa yang ketinggalan. Maaf lupa.

Merek yang akan direview ulang:
shell ultra: pengalaman terakhir AX-5 shear stability jelek, sedang coba advance ultra scooter
x-ten: pengalaman terakhir yang 10W40 kentalnya tidak wajar, dari hari ke hari terlalu cepat makin encer
motul 3100/5100: pengalaman terakhir pakai motul scooter LE terasa lebih jelek dari mesran super, walau cukup bagus juga
idemitsu 10W40: pengalaman terakhir pakai AHM MPX2 cuma bagus hingga 300 km di Beat
Yamalube RS4GP: pengalaman terakhir Yamalube Supermatic cuma bagus hingga 400 km di NMAX
castrol magnatec: pengalaman terakhir coba dari power 1, activ dan go merasa suara mesin kasar. Tapi saat itu belum menggunakan mesran super sebagai pembanding. Ragu karena opsinya kelihatannya nggak ada yang belakangnya 50. Pinginnya padahal GTX 20W50.

Pending karena ada yang coba tapi terasa kalah sama mesran super.
Halvoline, Liquimoly

Sudah kecewa:
Kixx: Coba yang scooter dan 20W50 halus di rpm atas, kasar di rpm bawah, kalah awet dari mesran super
evalube runner: terasa seperti oli tanpa aditif

Repsol terasa naik peringkat, jadi terasa layak. Entah bila dibanding dengan Mesran Super. Apa perlu dicoba lagi?

Prima XP jadi terasa jelek ketika dipakai di NMAX. Shear stability kurang bagus. Setelah dipakai kencang suara mesin jadi kasar. Tapi setelah idle halus lagi. Aditif anti ausnya mungkin banyak, tapi VI improvernya jelek.

22 respons untuk ‘Lho, setelah pakai Mesran Super 20W50, kok NMAX jadi irit lagi? + deretan oli yang mau dicoba

  1. Wah waiting list-nya puanjaang. Apa ngga takut bini marah kok jajan oli terus 😀
    Tapi saya salut sama Pak Penulis ini tak lelah dalam pencarian oli yang cocok bagi motor dan mobilnya.
    Metodenya nanti sama ya pak? Oli dipakai sampai terdengar mesin kasar, lalu ganti ke oli berikutnya. Tanpa target sekian km.

    Suka

    • Sayangnya jajan oli itu jadi keharusan kalau nmax. Karena memang cuma tahan maksimal 1000 km atau 1 bulan di nmax saya. Iya, eksplorasi jadi biar bisa tahu bedanya banyak oli.

      Iya, penilaian tetap pakai acuan suara halus dan kasar. Karena pakai acuan lain sulit.

      Disukai oleh 1 orang

      • Pak penulis…
        Seperti nya Ketinggalan fastron techno ungu 15w50…
        Lalu Enak mana sama fastron ungu di n max pak penulis?

        Beneran cuman 1000 km pak?
        Itu udah pake migor kan ya
        Berarti termasuk mahal perawatan nya ya nmax…hehe

        Suka

        • Iya, itu sebelumnya lagi. Sebelum prima XP ada fastron tehcno 15W50 dan Mesran B40. Masih belum tahu bedanya dengan fastron techno karena masih sebentar dipakainya.

          Potensi sepertinya bisa lebih dari 1000 km bila terusan pakai bensin shell super. Yang terakhir itu karena sempat tergiur V-Power yang ternyata malah mengecewakan.

          Iya, di NMAX itu sepertinya wajib ganti silinder. Sempat tergiur paket bore up, tapi sama istri nggak boleh.

          Suka

  2. mantap.. ditunggu review oli berikutnya.. tp mesran super memang bukan abal2.. kemampuan olinya termasuk balance, worth it sesuai hrganya..

    Suka

  3. Wah, artikel uji oli nya menarik nih kedapannya. Olinya pun banyak yg premium kyk Shell Ultra, Motul 5100 sama Yamalube RS4GP. Ditunggu om. Oh iya mumpung basic nya sama2 yamaha 155, bisa kasih dikit impresi buat RS4GP, diharga 160-180 ni oli performance oriented. Dia gk kasih feel halus atau gimana2, tpi lebih ke tarik tiba2 udh open vva. Kalo kasar mnrt w sih enggak juga sih, standar2 aja. Tpi kalo mau yg mantap sih Fastron Ijo. Murah+performa nya bikin nagih open vva mulu. Engine brake nya juga bikin makin ngloyor pdhl dh slipper clutch jg. Parah emng sih kalo liat harganya. Kalo mau turing paling enak Fastron Ungu, alusnya ngangenin cuma ya rada susah open vva soalnya kudu tarik gas lebih dalem n nunggu rpm naik. Yg unik ni oli bikin waktu mesin idle yg dari duk duk duk duk jadi lebih sshh sshh sshh gitu wkwk apalagi waktu pake knalpot standart

    Suka

    • Sip iya. Untuk Motul 5100 kurang antusias karena itu cuma oli mineral + ester, yang saya asumsikan nggak bakal jauh beda dari mesran super. Perkiraan bakal lebih nggak awet dari mesran super, cuma sayang NMAX nya fuel dilution, yang memaksa ganti oli harus lebih cepat.

      Terima kasih infonya. Nanti bisa jadi perbandingan.

      Sepertinya piston mesin NMAX saya itu lebih oblak dari punya mas, walau km masih 4 ribu (bisa jadi cacat pabrik), pakai fastron ungu juga masih terasa enteng. Pakai oli 10W40 terasa jelas keenceran. Malah jadi berisik suaranya dan terasa kurang memadai, apalagi kalau sudah dipakai lebih kencang.

      Tidak terasa makin ngeloyor ketika pakai oli Yamalube Supermatic. Justru terasa lebih ngeloyor ketika pakai fastron ungu. di motor NMAX saya sepertinya cocoknya yang 20W50.

      Suka

    • Saya paling halus di Xeon pakai oli “mobil super moto” 10w40 pernah pakai yang 10w30 tidak sehalus yang 40, ini susah ngomongnya ke orang bengkel kalau mau minta oli ini, harus jelasin panjang lebar, jadi beli selalu ke TODA. Kalau di R25 paling Enak Fastron Hijau, halus mesinnya, tapi sekarang lagi coba Total Quartz 7000 10w40, kalau halus, lebih halus Fastron tapi pindah gigi enak pakai Total sama ga sepanas Fastron mesinnya. Tapi ya belum tahu, baru pakai sebentar. Beberapa hari ini hujan dan ga enak badan, jadi kekantor naik mobil terus.

      Suka

      • Terima kasih infonya, saya juga tertarik coba mobil. mungkin sepertinya motor itu nggak bisa pakai yang seencer mobil ya? Iya, meyakinkan bengkel itu susah. Serba asumsi.

        Mungkin memang fastron sekarang sudah tidak lagi akomodatif untuk motor. Entah soal panas, mungkin itu karena walau sama sama 10W40, yang fastron lebih kental.

        Suka

      • saya tertarik dengar kalo olsam 2tak racing itu klo pas lagi suhu tinggi mampu membuat lapisan yg mirip jala buat melindungi liner.. tapi klo suhu masih rendah malah bisa timbul kerak tebal di head dan porting blok. saking alotnya kerak tiap abis race bongkar blok mesin buat bersih.. makanya saya mikir pak apakah bisa oli mesin campur dikit olsam castor 2tak buat melapisi liner pada saat mesin kerja berat.. 😆😆

        Suka

  4. Overlap lebar pasti durasi camshaftnya retard, bikin mesin gampang overheat dan setting bbm harus agak basah, mengapa demikian?

    Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.