Menurut penelitian lampu belok kedip itu lebih efektif, review ESS Honda CBR150R dan mobil Honda


Honda membuat gebrakan dengan memperkenalkan lampu berkedip ketika melakukan pengereman mendadak, yang dinamakan dengan ESS:

Diingatkan bro Kobayogas bahwa sistem ini hanya ada di versi ABS saja. Tidak masalah sih, jadi fitur ini ditawarkan karena kebetulan bisa nebeng responnya ABS. Kalau dipasang di yang tanpa ABS, bisa jadi untuk pasang sistem ini bisa jadi mahal banget.

Yang penulis pertanyakan adalah mengapa kok yang dibuat kedip adalah bagian lampu beloknya? Mengapa bukan lampu remnya yang dibuat kedip? Bisa dilihat di video iklan CBR150R, menit 0:42:

Diingatkan bahwa sistem ini sudah ada pada mobil. Tapi aneh juga kalau lihat iklan Honda City 2021, lampu darurat cuma dinyalakan ketika mobilnya berheti, menit 1:33:

Honda HRV, menit 10:23:

Jadi jelas di sini bahwa fungsinya beda. Yang di motor CBR150R memperingatkan bahwa rider sedang ngerem mendadak, sementara yang di mobil untuk mengingatkan bahwa mobil sedang berhenti di tengah jalan, dengan kata lain lampu darurat otomatis.

Pabrikan mobil lain menggunakan pendekatan berbeda. Di BMW misalnya, SEMUA lampu rem dibuat kedip ketika sedang ngerem. Ketika mobil DAN motor sudah berhenti, maka lampu darurat akan OTOMATIS menyala:

VW menggunakan pendekatan yang sama:

Memang ada yang menggunakan lampu belok atau lampu darurat ketika mobil sedang ngerem mendadak, seperti misalnya FORD, tapi lampu rem juga dikedipkan:

Kebanyakan pabrikan sepertinya lebih memilih untuk membuat lampu rem yang berkedip. Karyawan Mercedes Benz menjelaskan bahwa bila menyalakan lampu rem orang akan bereaksi lebih cepat daripada ketika lampu belok dinyalakan:

Demonya sebagai berikut:

Berikut contoh bila dilihat dari pengendara lain:

Mengapa kebanyakan pabrikan memilih untuk membuat rem belakang berkedip dan bukan lampu daruratnya?

Sepertinya ini karena pabrikan sudah melakukan penelitian. Jadi memilih lampu rem yang berkedip itu berdasarkan penelitian dan tidak asal asalan. Berikut contoh penelitiannya:
Effectiveness of Flashing Brake and Hazard Systems in Avoiding Rear-End Crashes

Secara keseluruhan, kedua sistem berkedip dapat mengurangi waktu respons rem secara efektif diperkuat oleh evaluasi subjektif dan penurunan jumlah tabrakan saat sistem berkedip digunakan. Respon subyek terhadap lampu darurat berkedip tidak sebaik lampu rem berkedip pada skenario yang diteliti dalam studi ini,

Penelitian menyimpulkan bahwa lampu rem yang dikedipkan membuat respon pengendara lain lebih cepat daripada ketika lampu belok / lampu darurat yang dikedipkan.

Sayangnya penulis tidak menemukan penelitian yang dilakukan oleh Honda untuk sistem ESS ini. Penulis juga tidak menemukan alasan mengapa lampu rem tidak dkedipkan di implementasi ESS di mobil Honda atau di CBR150R. Penjelasan dari ESS juga kadang membingungkan, dan tidak menyebutkan secara jelas bahwa lampu rem tidak berkedip dan lampu hazard hanya akan menyala ketika mobil sudah berhenti:

New Honda CR-V receives 5-star Euro NCAP Overall Safety Rating

Emergency Stop System (ESS)
ESS secara otomatis mengaktifkan rem dan lampu peringatan bahaya (indikator) ketika mendeteksi situasi berhenti darurat. Lampu berkedip cepat untuk memperingatkan kendaraan yang mengikuti bahwa mobil berhenti tiba-tiba, mengurangi risiko tabrakan.

Technology (Vehicle Technologies)

Melihat deskripsi seperti itu, rasanya banyak orang yang bakal tertipu. Mungkin sudah ada yang tertipu.

Bila penulis hanya mengandalkan deskripsi tersebut, dan tidak melihat demo videonya secara langsung, penulis pasti akan tertipu dan berpikir bahwa lampu darurat dan rem akan berkedip ketika sedang mengerem. Padahal pada kenyataannya, lampu rem tidak berkedip dan lampu darurat hanya menyala ketika mobil sudah berhenti.

Update:
Berdasarkan masukan bro ebul, penulis sertakan juga yang dari
Dari Mitsubishi:
FITUR KESELAMATAN MITSUBISHI XPANDER TERBAIK DI KELASNYA

6. Emergency Stop Signal (ESS) System.
Fitur ini memberikan informasi kepada kendaraan lain yang berada di belakang melalui lampu hazard yang akan menyala berkedip-kedip jika pengemudi mengerem secara mendadak. Sehingga pengemudi kendaraan lain bisa lebih waspada. Fitur ini hanya aktif saat terjadi pengereman mendadak dan tidak akan berfungsi jika pengemudi hanya melakukan aktivitas pengereman biasa.

Lampunya berkedip hanya setelah mobil berhenti, menit 2:01:

Yang Toyota agak beda:
Fortuner SRZ safety feature

Lampu darurat berkedip ketika ngerem, tapi setelah mobil berhenti tidak menyala lagi, menit 0:07:

ESS di Honda dan Mitsubishi jelas adalah auto hazard light, lampu darurat menyala otomatis setelah mengerem mendadak. Entah apa yang terjadi kalau mengerem mendadaknya nggak sampai berhenti. Sementara yang di Toyota itu yang di Corolla luar negeri lampu daruratnya kedip saat di rem, tapi setelah berhenti tidak emnyala lagi.

Penulis sendiri cenderung lebih setuju dengan implementasi yang dilakukan VW, BMW dan Mercedes Benz, lampu rem kedip saat ngerem mendadak, setelah kendaraan berhenti lampu daruratnya menyala. Daripada implementasi yang dilakukan oleh Honda, Toyota ataupun Mitsubishi baik di motor maupun mobil. Apalagi karena sudah sesuai dengan hasil penelitian.

Jadi antara ahli pabrikan Honda, Mitsubishi dan Toyota dengan ahli pabrikan VW, BMW dan Mercedes Benz, penulis lebih percaya dengan keputusan dari pabrikan ketiga pabrik otomotif Eropa.

Oh iya, APA LAMPU DARURAT ITU BOLEH DIPAKAI KETIKA KENDARAAN MASIH JALAN YA? soalnya kok diperaturan disebutkan lampu darurat dipakai saat kendaraan berhenti.

Tapi misal oleh polisi kemudian dibolehkan gara gara CBR150R dan Corolla Hatchback, maka polisi bakal nggak bisa juga menilang yang pakai lampu darurat karena kan: Waduh, harus mengerem “darurat” nih, nyalakan lampu darurat dulu ah. Kan sama sama darurat.

Ngeremnya darurat, maka harus pakai lampu darurat. Diajari Honda seperti itu .

7 respons untuk ‘Menurut penelitian lampu belok kedip itu lebih efektif, review ESS Honda CBR150R dan mobil Honda

  1. ESS dengan kedipan lampu sein itu keknya gak cuma di mobil honda pak. Di toyota juga demikian, mitsubishi juga gitu, dan masih banyak lagi.

    No offense pak, tapi bukannya kemarin2 sudah diingatkan untuk jangan beropini yang berat sebelah oleh salah seorang komentator?

    Suka

  2. Honda emang maunya bikin gaya sendiri termasuk juga pindahnya tombol klakson dan sein di motor.. disinyalir ingin menerapkan paham hondaisme.. jadi nanti orang ga akan nyaman pakai kendaraan selain honda karena terbiasa dengan user interference nya honda..

    Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.