Bila stopper di engine mounting di motor matik diganjal suspensi jadi nggak bisa gerak? Salah besar


Ternyata ada salah paham soal stoppernya engine mounting di motor Yamaha, Honda dan Suzuki. Dipikir dengan diganjal maka gerak suspensi menjadi terhambat. Faktanya tidak. Ketika belum diganjal, pivot gerak suspensi motor matik Jepang itu ada 4:
– mesin vs braket (stopper NMAX disini)
– braket vs rangka (stopper matik Honda/Suzuki di sini)
– rangka vs suspensi
– suspensi vs mesin.

Dengan diganjal, maka yang mesin vs braket dibuat mati. Sehingga gerakan suspensi hanya akan menggerakkan pivot braket vs rangka. Jadi kayak suspensinya motor bebek. Karena nggak ada stopper lagi, sentakan jadi hilang.

Sebenarnya mengapa kok dipakai braket braketan segala begitu? Kalau kata SYM, yang seperti itu bisa bikin:
Ternyata stopper engine mounting lah yang bikin skok NMAX keras + Solusi cukup diganjal

Mengoptimalkan pengaturan geometri
Seimbangkan kendaraan saat berakselerasi atau mengerem
Jaga kendaraan dalam kondisi stabil
Lebih stabil saat start
Stabil dan aman saat berbelok dengan kecepatan tinggi

Tapi efek sampingnya:
– kalau kena lubang atau tambalan jalan, nyentaknya amit amit kerasnya

Implementasi berbeda tergantung motor dan merek. Contoh bedanya bisa dilihat di video berikut:

Satu respons untuk “Bila stopper di engine mounting di motor matik diganjal suspensi jadi nggak bisa gerak? Salah besar

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.