Ganjal stopper dan suspensi non ori itu bikin stabil dan aman, suspensi NMAX nggak kayak trail


Unik unik reaksi ketika penulis posting artikel soal ganjal stoppernya engine mounting:

ENTE LEBIH GENIUS DARI GENIUS NYA INSINYUR YAMAHA…ūüĎĆūüĎĆ
Kok Gak Melamar Jadi Insinyur Yamaha Gan ??

Pabrikan itu lebih teliti untuk masalah sasis sing arm dan mesin, jadi you know lah.. !

Liat noh testimoni di atas, getar sampe ke stang. Bikin riding gk nyaman. Gk usah yg aneh2 buat keselamatan, tgl beli shok aftermarket beres,..

Padahal jelas sekarang ini penulis justru merasa lebih nyaman, stabil dan aman ketika stopper diganjal. Nggak perduli desain pabriknya seperti apa, menurut penulis desain pabrikan itu tidak cocok untuk kebutuhan penulis.

Ada yang bilang keselamatan segala. Padahal kalau dari pengalaman penulis sendiri, setelah diganjal stoppernya dan ganti pakai suspensi yang bukan Yamaha, justru penulis lebih pede karena selain nyaman, juga lebih stabil, lebih aman. Penulis nggak akan berani melakukan yang berikut ini kalau suspensi masih standar:

Itu belokan di jalan beton, yang sudah tidak mulus lagi. Kalau semua dalam kondisi masih ori, selain gonjang ganjing nggak karuan, pinggang pasti sudah sakit banget. Ini sudah penulis rasakan sendiri.

Tentu ada syaratnya juga. Suspensinya jangan yang kayak bawaan NMAX, PCX, dst. Harus minim yang double action. Nggak usah yang mahal, yang 285 ribu sepasang pun sudah lumayan.

Ada juga yang mengklaim bahwa diganjal itu bikin suspensi gerakannya makin kaku:

dijamin.. makin keras.. saya jamin itu. kalo paham cara kerja dan fungsi nya psti gk akan ngelakuin itu. itu udh jelas namanya.. STOPPER artinya membatasi ruang gerak suspensi. makanya dibuat karetnya longgar supaya suspensi belakang bisa gerak.. malah sampeyan ganjel karetnya, jadi tau kan akibatnya? bisa lah dipahami, logika sederhana itu.. dan fungsinya jelas bukan untuk mencegah getaran..

pabrikan bikin renggang bukan rapet sampe gk ada ruang gerak.. ketika gak ada ruang gerak suspensi jelas tertahan main nya.. kok bisa sentakan jdi hilang? otomatis jdi lebih kaku dong?

rangka dengan mesin kn terpisah, ada engsel (bahasa simpelnya titik tumpu lengan ayun) dan tepat segaris dengan ensel itu ada yg namanya stopper yg membatasi gerakan tersebut supaya gk berlebihan (ini titik fokus bahasan kita)
kok bisa si stopper ini diganjel jdi hentakannya hilang? kn harusnya jdi semakin kaku? mkin sperti naik gerobak dong?

terus misalnya yg dikatakan mas betul, dengan diganjal kan otomatis gerak suspensi jdi dikit, kenapa moto trail dan mobil speed offroad berlomba2 memperbesar jarak suspensi? padahal sangat terasa motor trail itu empuk? knp gk ngikut saran mas dengan ganjel stopper? kn jdi hilang sentakan nya?

Sepertinya terjadi perbedaan persepsi. Dianggap bahwa suspensi NMAX itu seperti motor trail. Bedanya di NMAX itu ada pembatasnya.

Itu salah. Suspensi NMAX nggak kayak motor trail. Di NMAX itu ada braket. Dengan adanya bracket ini, engsel untuk suspensi jadinya nggak cuma satu saja seperti di motor trail, tapi ada 2. Yang satu pakai stopper, yang satu lagi tidak.

Versi sebelum 2020:

Versi 2020 / Aerox:

Untuk motor lain, juga Honda dan Suzuki modelnya beda lagi.

Dan terbukti, penulis sudah ganjal, tapi sentakan suspensi justru jadi berkurang. Malah makin empuk. Dan kelihatan jelas banget bahwa suspensi masih bisa bergerak bebas. Berikut buktinya:

Ada yang bilang bikin getaran sampai tangan kesemutan:

Anehnya penulis tidak merasakan itu. Mungkin karena penulis tidak sampai padat banget mengganjalnya. Bisa juga karena sudah ganti pemberat setangnya:

Yang jelas penulis kalau naik NMAX sekarang ini, sering lupa kalau motornya getar. Yang lebih terasa ya jalannya. Harus penulis akui, empuknya masih kalah dibanding Nex II yang suspensi belakang sudah DBS juga.

Ada yang lebih suka lepas baut stopper tersebut. Tapi menyarankan untuk tidak ganti suspensi yang lebih empuk. Penulis sih lebih memilih diganjal karena menurut penulis suspensi ori NMAX itu nggak layak pakai.

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.