Penjelasan soal oli sintetik yang serba ngaco dan menyesatkan dari salesnya oli mesin X-Ten


Cukup banyak yang menganggap oli X-Ten itu bagus.
Rame Pemilik Yamaha NMAX Pakai Oli dari Planet, Begini Komen Mereka

Dibilang bisa 2 kali lebih awet dan teknologi tertinggi

Tapi penulis tidak termasuk. Yang jelek di X-Ten itu adalah kualitas bahan dasarnya. Bagusnya di shear stability karena ada bahan esternya. Setelah dikombinasikan, jadi oli yang jelek. Jelek karena kekentalan oli cepat sekali anjlok walau dipakai di motor yang nggak punya penyakit fuel dilution. Kekentalan oli turun secara drastis dalam beberapa hari.

Penulis kebetulan dapat yang kentalnya melebihi keterangan di bungkus. Tertulis 10W40 tapi rasanya seperti pakai SAE 60 atau lebih. Pagi setelah kemarinnya ganti oli, motor seakan mau mati mesinnya, saking beratnya hambatan oli. Baru agak normal setelah mesin agak panas. Tapi pagi hari ketiga sudah enggak. Setelah seminggu, terasa sudah encer banget. Ini ciri oli jelek.

Bro Dimas lebih apes. Dapat oli yang sepertinya encernya melebihi keterangan di bungkus. Karena oli jadi nggak layak pakai hanya dalam waktu 30 menit:
Impresi pertama pakai oli X-Ten sport kok terasa lebih berat dari Mesran Super + MG?

Om saya tadi pake oli ini juga yg buat matic, saya pake motor enak dan halus kemudian 30 menit setelah jalan, saya berenti di toko HP untuk isi pulsa setelah itu saya nyalakan mesin dan jalan biasa pas saya gas motor ga mau jalan terasa berat banget, mesin saya matikan sebentar dan coba nyalakan ternyata hal yg sama terjadi lagi bahkan lebih berat dan serasa ga pake Oli (panas dan mulai bau mesin kebakar)

Setelah beli dia buka batlut oli bawah ternyata keluarnya deres (seperti pertama keran dibuka) dan sangat hitam serta cair.

Poinnya adalah, ester itu memang bisa meningkatkan shear stability. Tapi kalau bahan dasar yang dipakai kemampuannya payah, hasil akhirnya juga payah.

Mengapa penulis menyinggung hal ini? Karena ada keterangan ngawur dari salesnya X-Ten soal Ester ini:
Rame Pemilik Yamaha NMAX Pakai Oli dari Planet, Begini Komen Mereka

5. “Inilah yang dipanggil ester. Bahan kimia satu ini, memiliki 0% shear loss atau memiliki tingkat keausan 0%,” bilang M. Firmansyah, Product Manager PT Surganya Motor Indonesia (Planet Ban) selaku retailer oli X-Ten yang sudah berbahan fully synthetic Ester.

Keuntungan oli yang mengandung ester ini, akan memiliki tingkat keausan yang minim pada komponen mesin. Life time yang jauh lebih lama dan peningkatan performa yang bagus dibanding menggunakan fully synthetic biasa.

Sebagus bagusnya ester, ya nggak mungkin sampai 0% shear loss atau ausnya 0%. Yang dari industri oli saja tidak berani mengklaim seperti itu. Berikut ada data yang maaf penulis lupa sumbernya. Diperlihatkan bahwa scar diameter alias diameter goresan untuk POE adalah 0.5 mm. Di uji yang sama PAO dan mineral angkanya 0.6 mm.

Jadi yang 100% ester sekalipun, keausannya tidak 0%. apalagi kalau dicampur oli yang bahannya nggak jelas?

Perhatikan juga bahwa tingkat keausan PAO tidak lebih baik dari mineral.

Masih ada lagi penjelasan ngawur;

“Group 2 tadi, diproses lagi, jadi group 3! Group 3 ini, yang kita kenal dengan istilah sintetik atau fully synthetic,” terang Chriswandy Widjaja, Marketing Manager PT Pasific Lubritama Indonesia, selaku produsen United Oil.

Enggak sampai situ. Masih dilanjut prosesnya. Setelah diolah lagi, jadilah group 4 atau PAO (Poly Alpha Olefins).

PAO ini sudah termasuk murni bahan kimia. Pase PAO digabungkan dengan group 3 (fully synthetic), menghasilkan oli dengan performa dan perlindungan lebih baik dibanding saat masih fully synthetic.

Disebut oli grup 2 ketika diproses lebih lanjut bisa jadi grup 3. Grup 3 disebut fully synthetic. Kalau diproses lagi jadi PAO.

Itu jelas penjelasan ngawur. Dari bahan saja sudah beda. Grup 2 itu dibuat dari minyak bumi.

Grup 3 yang fully syntethic itu dibuat dari gas alam.

Dan PAO tidak dibuat dari oli Grup 3!

Lebih lengkap bisa dilihat di:
Apa sih sebenarnya beda oli mineral, semi sintetik dan sintetik? Sintetik seringnya bukan PAO

Gimana mau percaya produknya bila dari salesnya ngaco begitu?

15 respons untuk ‘Penjelasan soal oli sintetik yang serba ngaco dan menyesatkan dari salesnya oli mesin X-Ten

  1. Apakah benar oli diesel kalau dipakai dimotor akan membuat piston cepat berkerak..
    Disebabkan karena banyak detergennya
    Suwun

    Suka

    • Kl mnurut sy oli diesel yg mngandung sulfated ash trlalu tinggi yang bikin cpet kerak. Tp kl ring piston msh prima gak tau jg ya..

      Suka

    • Sebenarnya nggak cuma oli diesel saja. Oli untuk motor juga, terutama oli matik. Kerak sulit di cek. Tapi bisa dirasakan dari perubahan performa. Jadi misal oli sama sama licinnya, yang lebih bikin kerak akan terasa napas mesin kurang lega, suara knalpot makin senyap dan kebutuhan oktan bensin meningkat.

      Suka

  2. Ya harga ga bohong kali, masa oli 45rb bisa lebih bagus dari esternya motul yang harga retail termurahnya 140rb. Saya malah pernah baca diforum, ester memang pelicin yang bagus tapi penggunaannya lebih untuk jangka pendek seperti dipakai balap yang jarak tempuh hanya 500-1500km

    Suka

    • Mungkin ester beneran, tapi bahan dasar pakai yang hancur hancuran biar bisa murah. Kalau soal masa pemakaian, buktinya yang red line full ester nggak disuruh pakai lebih pendek.

      Suka

      • Kelihatannya pemahaman bapak mengenai oli ini sangat dangkal. Bahkan pemahaman oli group 2 dan group 3 pun salah. Saya sarankan sebelum membuat postingan seperti ini, anda cek dulu data dan fakta di lapangan, apalagi menyebut merek. Merek oli yang anda sebut itu bukan merek oli sembarangan yg sudah di JASO kan, API kan, dan SNI kan. Saya sarankan anda menyertai data dan fakta yang lebih benar, karena ini sudha menyangkut nama baik merek yang bisa berimplikasi hukum.

        Suka

  3. Pendapat dari penulis terasa sangat tendensius, dan dpt dipastikan level pemahaman nya sangat dangkal. Penulis menyampaikan kejadian tanpa didukung data yg valid. Penulis bilang base oil X ten, kualitas nya jelek, apakah dia punya bukti? Ingat lho X ten itu standard JASO – Jepang lho. Semua juga sdh pasti tahu, Jepang tdk pernah bermain main dgn standard kualitas. Kalo penulis mau belajar soal lube oil, bisa tanya sama saya, jangan sampe pendapat nya sesat, dan berimplikasi hukum, karena telah menyebut brand. Bahaya mas, apalagi anda tdk paham lube oil chemistry.

    Suka

  4. Kelihatannya pemahaman bapak mengenai oli ini sangat dangkal. Bahkan pemahaman oli group 2 dan group 3 pun salah. Saya sarankan sebelum membuat postingan seperti ini, anda cek dulu data dan fakta di lapangan, apalagi menyebut merek. Merek oli yang anda sebut itu bukan merek oli sembarangan yg sudah di JASO kan, API kan, dan SNI kan. Saya sarankan anda menyertai data dan fakta yang lebih benar, karena ini sudha menyangkut nama baik merek yang bisa berimplikasi hukum.

    Suka

  5. […] Seperti contohnya barusan, artikel penulis soal oli mesin X-Ten menimbulkan protes dari pembaca yang menganggap pengetahuan penulis salah. Disebut olinya bukan merek sembarangan karena sudah tersertifikasi JASO, API dan SNI. Ada dua bantahan: Penjelasan soal oli sintetik yang serba ngaco dan menyesatkan dari salesnya oli mesin X-Ten […]

    Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.