Grip dan control juga harus jadi pertimbangan dalam memilih ban


Memang tiap orang punya pertimbangan beda beda ketika memilih ban. Barusan ada yang komen senang pakai Aspira Premio Tereno untuk ban depan, dan Premio Sportivo untuk ban belakang.

Terreno kayak begini:

Sportivo kayak begini:

Penulis tidak akan menggunakan pilihan ban seperti itu. Bukan karena nggak suka modelnya, tapi mempertimbangkan dari sisi pemanfaatannya. Dari sisi fungsi sebenarnya apa yang kita butuhkan dari sebuah ban? Masalah apa yang perlu kita atasi ketika kita ingin beli ban baru?

Tema pemilihan ban di contoh di atas menunjukkan bahwa si bro ini ingin daya pengereman yang baik untuk ban depan di segala medan dan ingin traksi bagus di jalan kering untuk ban belakang.

Yang kurang dari pemilihan ban tersebut adalah
1. control di ban depan. Dengan pemilihan ban seperti di atas, maka pada saat jalan licin tidak ada usaha ban untuk membuat ban tetap melaju ke arah sesuai arah ban. Kembangan justru membuat laju lebih tidak stabil.

2. traksi di ban belakang di jalan licin ketika lurus. Karena tidak ada gap di bagian tengah.

 

Sementara itu yang menjadi kendala di motor penulis, Yamaha NMAX versi 2018 keluaran 2020 adalah kesulitan control. Sudah beberapa kali penulis lewat jalan licin dan yang terasa adalah tidak stabil. Dengan kecepatan antara 25-50 km/jam, motor terasa geser kiri kanan, baik ban depan maupun belakang.

Perhatikan bahwa disini penulis hanya mempertimbangkan grip pada saat motor melaju lurus saja. Untuk di tikungan sudah lain lagi dan lebih njelimet.

Untuk meningkatkan control rasanya ada 2 cara. Yang pertama adalah guratan lurus di tengah. Yang kedua adalah kembangan yang simetris dengan arah terbalik, dengan kelemahan resiko air jadi diarahkan ke tengah ketika melewati genangan air.

Untuk meningkatkan grip akselerasi di jalan licin, maka perlu ada gap / guratan melintang di bagian tengah.

Biasanya yang disarankan adalah control di ban depan dan grip di bagian belakang. Di website IRC disebutkan sebagai berikut untuk ban belakang:
SS-560R Series

– Desain pattern yang sporty dan telapak ban yang lebar memberikan perfoma yang maksimum dan kenyamanan berkendara
– Berfungsi sebagai ban belakang dan direkomendasikan untuk dipasangkan dengan SS-560F (ban depan)

Tidak ada penjelasan soal control dan grip. Sementara untuk ban depan, di NMAX menggunakan ban berikut:
SS-570F Series

Desain pattern yang sporty dan telapak ban yang lebar memberikan perfoma yang maksimum dan kenyamanan berkendara

Sementara itu ban depan rekomendasi dari IRC adalah sebagai berikut:
SS-560F Series

Kombinasi desain pattern yang sporty dan garis tengah untuk memberikan pembuangan air yang maksimum dan memudahkan pengendalian dalam berkendara

Entah mengapa Yamaha memutuskan untuk tidak menggunakan pola yang memudahkan pengendalian.

Pengalaman penulis sendiri, ban belakang NMAX tidak memberikan grip (karena bagian tengah tidak ada gap) atau control (karena kembangan tidak ada guratan tengah dan tidak simetris ) di jalan licin.

Contoh untuk ban sport sepertinya lebih sesuai dengan teori depan control dan belakang grip. Berikut ban OEM untuk R15, R25, CBR150R, CBR250R:
IRC OEM partner

Terlihat bahwa ban depan ada guratan tengah dan ban belakang ada gap.

Berikut contoh lain:

Untuk penulis sendiri bagaimana?

Grip dan control di jalan kering tidak begitu menjadi perhatian penulis karena toh pakai ban gundul pun grip dan control lebih banyak tergantung pada kemampuan pengendara dan bahan ban (tipe soft atau hard), bukan soal kembangan.

Untuk jalan licin, penulis lebih membutuhkan control, baik untuk depan dan belakang. Ban belakang yang di NMAX itu terasa mengerikan karena motor bisa geser kiri dan kanan sendiri. Susah dikendalikan. Padahal itu jalan pelan di sekitar 25 km/jam. Karena kondisi jalan gelap, jadi terasa makin mengerikan.

Namun memang sulit untuk cari pola ban belakang yang bisa memberikan control yang lebih baik di jalan licin. Kebanyakan ban belakang menawarkan pola kembangan yang membuat motor tidak stabil, dibuat colek kiri colek kanan. Pirelli Angel Scooter pun masih terasa kurang:

Kalau carinya grip mungkin Battlax SC ML-50 mantap:

Atau Heidenau K58:

Tambah control ada K66:

atau K66SLT:

Mungkin juga Michelin Power Pure SC

Sulit sih cari yang sesuai kebutuhan, karena memang kebutuhannya beda beda. Ada yang memang nggak perduli ban belakang megal megol yang penting bisa akselerasi. Ada yang carinya biar ban depan pakem, nggak perduli ban depan jadi lari kemana mana (setang maksa belok kiri kanan) karena tangan kuat.

Bisa jadi juga karena yang merancang ban tidak mempertimbangkan kebutuhan penulis, yang kadang melewati jalan yang ada sedikit lumpur meluberi permukaan aspal. Karena kalau jalannya cuma sekedar basah kuyup saja, motor masih mudah dikendalikan, walau pakai ban gundul sekalipun. Bisa saja pertimbangannya kenyamanan, biar ban empuk dan nggak berisik.

Penulis sudah cukup seting merasakan ketika motor bisa geser ke kiri atau ke kanan sendiri, atau ketika ban depan dan belakang nggak sinkron sehingga depan dan belakang itu geser kiri dan kanan ngacak. Bukan pengalaman yang menyenangkan.

Masih belum kepikiran beli ban tapi.

14 respons untuk ‘Grip dan control juga harus jadi pertimbangan dalam memilih ban

  1. Kalau pengalaman saya pakai Battlax S22 depan+belakang masih mantap om dijalan basah, bahkan waktu itu sempet nekat dipakai muter2 sirkuit basah yang bahkan masih ada genangan2 airnya, masih berasa lengket dan nurut bahkan sampai lumayan rebah, walau gk semiring kalau kering, takut soalnya kalau jatuh walau sama sekali gak kerasa ciri2 hilang grip kaya pakai ban bawaan (padahal di ban bawaan ada garis tengahnya di ban depan, tapi mnrt saya itu ban lumayan “sabun”).

    Dipakai turing waktu hujan deras pun motor rasanya anteng banget, walau pakai ban bawaan sebenarnya rasanya fine2 aja, gak kerasa geol2 gimana, tapi ban ini rasanya jauh lebih anteng dan nurut, padahal kalo dilihat kembangannya cukup ngeri buat basah2

    Suka

    • Kalau jalan basahnya nggak ada tanahnya, ban bakal tetap ngegrip walau pakai ban gundul sekalipun. Baru licin ketika di jalan basahnya ada tanah atau pasir. Ketidak stabilan baru terasa kalau lumpurnya agak banyak. Aspal basah kalau bersih dari lumpur, ban bisa tetap ngegrip. Kalau kecepatan agak tinggi, baru kemampuan pembuangan air berpengaruh. Pola kembangan bisa membuat motor terasa floating, geser kiri atau kanan sendiri. Malah lebih stabil ban gundul.

      Karet juga mempengaruhi sih.

      Suka

  2. Garis lurus di tengah itu gunanya untuk pengereman, membuat efek ban mudah “kempes” ketika kena beban, menambah area kontak dngan aspal, dan stabilitas ketika melewati genangan air

    Kembangan terbalik itu berguna untuk pengereman, dan kontrol ketika menikung. Dimana ketika menikung ban seperti tertarik ke dalam tikungan

    Garis melintang di tengah berguna di jalan gravel/lumpur, tapi di aspal ban justru mudah selip (baik di basah maupun kering) karena ada semacam tahanan dari aspal (efeknya mirip seperti ban kempes). Boros bbm dan kompon ban

    Intinya, pola sejajar akan memberikan efek ban kempes ke samping (grip depan belakang bagus, cocok untuk mengerem/akselerasi, tidak cocok untuk menikung rolling speed), pola melintang memberikan efek ban kempes ke depan/belakang (cocol untuk menikung rolling speed panjang, kurang cocok untuk braking dan alselerasi)
    Pola diagonal memberikan keseimbangan ke samping dan depan/belakang (balance, tapi kelemahan ada ketika menikung sambil akselerasi/mengerem)

    Ban IRC dari dulu kelemahannya ada di kompon ban yang jelek, walau bentuk kembangan bagus. Ditambah sidewall yang lembek ban jadi mudah terdeformasi

    RX01 itu grip nya bagus ketika motor tegak, tapi miring dikilt aja ban lari kemana2

    Selain itu, bentuk profil juga pengaruh. Hubungannya dengan tingkat kemiringan ban untuk mendapatkan grip maksimum. Ban FDR misalnya, dirancang agar grip maksimum tercapai ketika ban miring di jalan aspal kering. Akibatnya di jalan basah grip maksimun tidak tercapai, karena ban sudah kehilangan grip dulu sebelum mencapai kemiringan grip maksimum

    Suka

    • Nggak setuju dengan garis tengah menambah tapak, karena bagaimana pun permukaan ban jadi berkurang. Lebih stabilnya setuju, karena namanya juga untuk control. Untuk menikung memang air jadi kebuang ke luar dengan kembangan terbalik.

      Iya, garis melintang bisa bikin boros dan menghambat. Untuk soal selip, tergantung arahnya juga atau selang selingnya. Untuk soal grip, tergantung jarak gapnya juga.

      Yang saya maksud di sini lebih ke jalan licin. Bila ada gap maka jadi seperti beda antara screamer dan big bang. Bila jalan licin jadi ada jeda sehingga tarikan atau rem lebih mantap.

      Selang seling ban akan mengurangi keseimbangan.

      Menurut saya kembangan ban IRC sekarang kurang baik. Lari ke mana mana bisa jadi karena kembangan yang nggak konsisten

      Sidewall irc di NMAX menurut saya termasuk kaku.

      Setuju profil itu pengaruh pada kemampuan menikung.

      Suka

      • Permukaan ban sekilas memang berkurang
        Tapi dengan adanya garis sejajar di tengah, akan mengurangi kekakuan ban
        Nah ketika kena beban berat, misal mengerem, maka bagian ban yang kontak ke aspal akan lebih lebar kesamping

        Contoh nya gini, menekuk plat besi yang ada coakannya akan lebih mudah daripada plat besi yang mulus

        Suka

  3. Yang depan 70/80-14 aspira sportivo tapi dipasang bengkel berlawanan arah dan belakang 80/90-14 kingland lion. Ini tanggapannya gimana ya untukkarakter pattern pada ban depan dan belakang motor saya ?

    Suka

    • Ini ya, berarti ban depan arahnya disamakan ban belakang?

      Ok. untk jalan kering, rasanya tidak banyak beda. Mungkin cuma ban belakang lion yang kurang stabil gripnya, terutama saat menikung, bila sudah aus.

      Untuk jalan licin (lebih dari sekedar basah), ban depan bisa sedikit tidak stabil. apalagi kalau ban sudah mulai aus. Di tikungan ban lebih mengarah ke grip, berkurang controlnya. Kalau air agak banyak bisa resiko floating karena air jadi diarahkan ke dalam tikungan. Kalau di lintasan lurus resiko floating sedikit, tapi buangan tidak simetris bikin tidak stabil.

      Ban belakang ada control dan grip. Garis berliku tapi cuma dikit mestinya tidak mengurangi control dan mungkin menambah grip (tergantung bahan juga). Tapi mungkin bikin ban jadi lebih bergetar ketika jalan agak kencang ketika sudah mulai aus, juga menikung jadi lebih nggak stabil.

      Barangkali yang belakang suaranya berisik?

      Suka

      • Benar kalau hujan atau jalanan basah kayak licin ga berani pecicilan. Tapi kalau jalan kering ngegrip banget dan sangat presisi nah kalau situasi seperti ini baru berani pecicilan. Pernah tes nyusul bis di tikungan tajam nyusulnya dari arah kiri, spacenya benar benar sedikit untuk motor nex. Untung kesusul kalau ga masuk got kali. Tapi saya curiga apa karakter bannya saja itu tapi suspensi depan benar benar keras, mio karbu lebih empuk shock depannya.

        Suka

        • terima kasih infonya. Iya kalau bisa presisi maka bisa menyelamatkan. Suspensi keras biasanya bisa membantu grip asal tidak berlebihan dan hambatan skok tidak kurang

          Suka

  4. kalo ane ban depan intinya kompon harus “lebih soft” dibanding ban belakang supaya lebih ngegrip. dan katanya yg diaarankan emang yg musti ada garis pattern dibagian tengah ban.

    Suka

    • agak sulit menjawab. Kalau gravelnya lepasan seperti di pantai, bakal lebih baik dari ban gundul, tapi lebih jelek dari yang garisnya lebih horisontal. Nggak begitu stabil karena kembangan tidak begitu simetris di tengahnya. Tapi kalau gravelnya nempel kuat ke tanah, kondisi licin, mungkin goyang kiri kanan. Misal ujung batu masuk guratan yang kiri, motor didoring ke kanan.

      Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.