Ground strap / kabel setan bikin bunga api gede? Nggak ada apa apanya dibanding plama ignition.


Biasanya untuk memperbesar bunga api itu rider mengandalkan pakai ground strap. Kalau ada dana beli koil racing. Ada juga yang beli kabel setan, beli kabel busi hambatan 0, busi hambatan 0, dst. Contoh:
FULL BIKIN KOIL RACING SENDIRI , API BESAR POWER MANTAP

Padahal kalau mau yang apinya gedenya amit amit, yang paling top itu adalah pengapian plasma:

Api dari ground strap, kabel setan, coil racing, dst nggak ada apa apanya. Padahal modalnya cuma kapasitor atau dioda. Nggak salah baca, butuhnya memang beneran cuma kapasitor dan dioda.

Walau memang beberapa menggunakan rangkaian elektronika, sebenarnya intinya cuma kapasitor dan dioda. Pasangnya juga sederhana. Dipasang antara ground dengan ujung busi yang diluar:

Kabel setan mungkin kayak dioda. Sementara ground strap itu ibarat kapasitor. Lebih mantep bila pakai sekalian kapasitor dan dioda sehingga bisa pilih pilih nilai kapasitansi dan ukuran diodanya.

Tentu butuh kapasitor atau dioda dengan rating voltase tinggi.

Kalau ingin bunga apinya besar banget sampai terdengar keras meletupnya, perlu kombinasi dioda dan kapasitor. Bila ingin lihat perbedaan bunga api atau diagramnya, silahkan skip skip video berikut:

Contoh diagram (variasinya banyak banget):

Bila ingin cari lebih detil, bisa dicari dengan kata kunci water spark plug. Sesuai dengan namanya, sebenarnya pengapian plasma ini tujuannya adalah bikin air bisa meledak. Dan secara prototype sudah dibuktikan. Kabut campuran udara dan air bisa dibuat meledak keras sekali. Cuma untuk mesin yang dipakai di jalan masih belum.

Contoh dokumen:
How to make plasma spark plug

Sudah ada yang dulu sukses menjalankan mio pakai plasma. Katanya lebih irit 11%. Cuma sekarang channelnya sudah nggak ada.

Maaf untuk yang ini, penulis cuma bisa ngomong do it at your own risk, resiko ditanggung sendiri. Karena penulis sendiri belum sempat eksperimen. Mau coba di Spin tapi motor sudah keburu dijual. Motor penulis sekarang pakai ECU semua. Jadi ragu untuk coba.

Kendalanya adalah bisa jadi api makin gede ini terjadi karena pasokan listriknya nambah. Padahal kalau listriknya nambah, ECU bisa jadi terbebani. Ada resiko ECU rusak. Jadi kalau eksperimen sebaiknya satu satu dulu. Jangan langsung yang paling besar. Lebih aman lagi bila sinyal dari ECU dibuat untuk menjalankan transistor yang jadi korban.

Mestinya sih bunga api nggak sampai merusak semua komponen selama bagian voltase tinggi bisa terisolasi dari yang voltase rendah. Jangan sampai bagian yang voltase rendah nyampur, karena komponen kelistrikan di dekatnya juga bisa rusak. EMP blast istilahnya.

Perhatikan juga apa yang terjadi ketika kapasitor diseri atau diparalel. Kalau di seri kapasitasnya jadi terbagi, voltasenya jadi nambah. Kalau diparalel voltasenya tetap, kapasitasnya nambah:
Capacitor Circuits: Capacitor in Series, Parallel & AC Circuits

Yang harus diperhatikan juga adalah pengapian ini bikin elektroda cepat leleh. Jadi sebaiknya pakai busi yang elektrodanya lebih awet. Dan sebaiknya yang elektrodanya banyak karena saking gedenya bunga api, bisa busung kalau bunga apinya nggak diberi jalan lewat yang lain.
Alasan mengapa busi kaki banyak bisa membantu mengurangi ndut ndutan motor manual

Yang disarankan sih busi seperti berikut ini (paten firestorm spark plug), yang cara buatnya dijelaskan di dokumen di link di atas.:

Karena apinya gede, sebagian energi langsung dikonversi jadi tenaga ledak. Panas jadi berkurang. Dan sampai disebut rasio pembakaran yang normalnya 14,7:1 bisa pakai 30:1. Bisa dibayangkan pengiritannya bagaimana.

Ini beda banget dengan konsep kalau sudah pakai coil racing campuran bensin justru harus ditambah.

10 respons untuk ‘Ground strap / kabel setan bikin bunga api gede? Nggak ada apa apanya dibanding plama ignition.

  1. Gede2 jg buat apa klo motor std. Wong yg pengapian racing std aja pada 30dk, masa msh kurang? Ya pake turbo aja sekalian biar 50dk x.

    Wkwkwkwk

    Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.