Di Honda PCX 160 ada sensor yang bisa deteksi oktan bensin? Masa sih?


Penulis kaget juga waktu diberi tahu bahwa motor PCX 160 itu sudah ada sensor yang bisa bikin motor bisa menyesuaikan sendiri dengan bahan bakar yang dipakai, bensin pertalite maksudnya. Ini dijelaskan di videonya otomotifnet, mulai menit 4:30:

Perwakilan Honda sendiri juga menyebutkan hal senada di video IWB berikut:

Disebut berkat PGM-FInya, PCX 160 masih bisa pakai RON 90 ke atas walau kompresinya tinggi 12:1.

Sensor mana yang dimaksud? Oleh otomotifnet disebutkan sensornya adalah sensor oksigen.

Jadi katanya berkat sensor oksigen ini, maka ECU akan bisa menyesuaikan timing pengapian pembakaran sehingga bisa sesuai dengan bensinnya. Dimisalkan sedang pakai pertalite, lalu pakai pertamax. Si sensor oksigen ini akan mendeteksi pembakaran tidak sempurna, terlalu basah, lalu kasih sinyal ECU pengapian terlalu basah. ECU disuruh merubah timing mendekati TMA.

Koreksi bila penulis salah:
1. Pengapian mendekati TMA itu artinya memundurkan timing pengapian, retard ignition timing.
2. Bukannya kalau oktan bensin kurang, pengapian harusnya dimundurkan, dan sesudah pakai bensin normal lagi, pengapian dimajukan menjauhi TMA?

Lalu untuk keberadaan sensor oksigen, koreksi bila penulis salah:
1. Honda Beat eSP itu sudah ada PGM FInya
2. Honda Beat eSP sudah ada sensor oksigennya
3. Honda Beat eSP itu tidak bisa adaptasi bensin secara otomatis

Contoh lain yang lebih relevan:
1. Honda CBR150R sudah PGM-FI, yang konon katanya bisa membuat ECU menyesuaikan dengan bahan bakarnya
2. Honda CBR150R sudah sensor oksigennya, yang konon katanya bisa membuat ECU menyesuaikan dengan bahan bakarnya
3. Honda CBR150R kompresi mesinnya (11,3:1) lebih rendah dari Honda PCX 160 (12:1)
4. Honda CBR150R nggak cocok pakai pertalite.

Pengalaman Menggunakan Pertalite Pada CB150R

Dengan menggunakan Pertalite RON 90 pada CB150R ini ada beberapa kesimpulan yang ACB rasakan yakni:
– Mesin CB150R jadi sedikit lebih kasar terutama pada 6.000 rpm ke atas makin terasa kasar.
– Tenaga berkurang…motor terasa agak berat tarikannya.
– Konsumsi BBM kurang lebih hampir sama dengan Pertamax. Tapi uang belanja lebih hemat karena harga lebih murah 😀

Tapi ada yang ngomong begini sih:
Amankah Honda CBR250RR Pakai BBM Premium? Yuk Kita Cari Tahu..

Kalau diisi dengan angka oktan 92 misalnya, mungkin CBR250RR akan terkebiri performanya menjadi hanya 80-85% saja..

Jadi Amankah Honda CBR250RR pakai BBM Premium kang? Jawabannya AMAN! Honda merekomendasikan sang motor sport ini aman menenggak jenis bbm premium atau Ron 88.. Sayangnya AHM tidak menyebutkan efek samping penggunaan dalam jangka waktu lama

Yang penulis tahu, kalau ECU mendeteksi pengapian makin kering, maka yang dilakukan ECU adalah memperbanyak bensinnya.

Buktinya apa? Buktinya dari pengakuan yang pasang iquteche dan nggak pasang openlooper dan tidak merasakan perubahan performa:
Banyak yang salah dalam melakukan pemasangan fuel adjuster Iquteche? Tidak memperhitungkan respon ECU aslinya

Harusnya, kalau ECU bener merubah timing pengapian, maka pakai Iquteche tanpa open looper akan bisa merubah performa. Tapi nyatanya tidak.

Yang penulis tahu bisa merubah timing pengapian itu adalah sensor suhu. Kalau suhu mesin terlalu tinggi maka ECU akan memundurkan timing pengapian (retard) dan memperbanyak pasokan bensin biar lebih dingin sehingga mengurangi resiko terjadinya knocking.

Sementara itu yang untuk menyesuaikan dengan bensin itu adalah knock sensor, yang fungsinya mendeteksi terjadinya knocking / pre ignition di mesin. Begitu terdeteksi, maka ECU akan memundurkan timing pengapian. Nggak balik asal sampai ECU direset.

Bayangkan juga apa yang akan dilakukan ECU bila pakai open filter atau knalpot racing. Begitu juga sebaliknya, filternya kotor.

Juga soal kandungan energi.

Penulis berkesimpulan bahwa kandungan energi dari pertalite itu lebih kecil dari pertamax. Pertamax turbo juga kandungan energinya lebih kecil dari pertamax. Apa yang terjadi ketika kandungan energi lebih rendah? Maka yang terjadi adalah pembakaran lebih kering.

Jadi artinya mau pakai pertalite atau pakai pertamax turbo bakal membuat pembakaran lebih kering daripada pakai pertamax. ECU bisa ketipu dikira pakai pertamax turbo padahal diisinya pertalite.

Mesin cuma bisa deteksi knocking ya pakai knock sensor.

Sama catatan lagi.

Kalau bener timing pengapian bisa maju atau mundur maka hati hati kalau sensor oksigen sudah rusak. Karena bisa terjadi kekacauan.

Sensor oksigen bisa rusak karena pemakaian. Motor Honda Beat penulis jadi boros setelah sekitar 10 ribu km. Kemungkinan sensor oksigennya sudah soak.

16 respons untuk ‘Di Honda PCX 160 ada sensor yang bisa deteksi oktan bensin? Masa sih?

  1. nah bener kan di manual book semua mtor honda min ron 88.. gatau di pcx 160 apakah jadi ron 90…
    saya curiga kl misal pke oktan rendah, ecu “cuma” banyakin debit bensin berdasarkan input o2 sensor biar ga ngelitik…

    Suka

  2. Sistem PGM-FI yang ada di CB150R old macam punya si pemilik blog anangcozz itu sebenarnya tipe downgrade pak, yang mana dia gak punya (CMIIW) sensor MAP dan ISC, jadi semacam milik beat&vario yang setelan idlenya pake screw.

    Beda dgn tipe sekarang yg sudah gak main downgrade di bagian situ.

    Suka

  3. lho, kalo melihat manual book beat esp fi nyokab dirumah, klo gak salah ada tulisan yg menyatakan bahwa “injector honda mampu menghasilkan semburan partikel bensin terkecil di dunia”, apakah klaim ini benar dan apakah dg kelebihan ini bisa mengurangi (mengurangi tidak berarti menghilangkan) knocking saat pake bbm oktan low akibat high kompresi?

    Suka

  4. Saia kaga minta teknologi aneh2 .. yg penting dari motor itu durabilitas.. buat apa juga irit kalo rewel oli dan cerewet bengsin..

    Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.