117 kpj PCX 160, limiter atau memang kemampuannya segitu? sebenarnya bisa dibuat jelas


Jadi salah satu alasan populer (nggak cuma satu dua tiga saja) yang dipergunakan untuk menjelaskan top speed PCX 160 yang “cuma” 117 km/jam adalah karena Honda tidak mau mengeluarkan semua potensi PCX sehingga akhirnya dibuat limiter.

Otomotif TV bisa lebih kencang di 119 kpj, tapi mungkin karena selain lebih ringan badannya, juga ridingnya kelihatan sambil semi tiarap dan dilakukan malam hari. Tapi tetap mention limiter juga.

Entah apa alasannya mengeluarkan alasan itu. Karena jelas itu cuma untuk pride saja, hanya karena nggak mau kalah saja. Bukan sesuatu yang menguntungkan bagi calon pemilik PCX 160. Kebayang bila mereka ini percaya saja dengan omongan itu dan akhirnya ketika punya pikiran untuk menaikkan performa motor, solusi yang diambil adalah buka limiter atau ganti ECU.

Terus terang penulis nggak yakin bahwa ganti ECU bisa menyelesaikan masalah. Sebelumnya penulis juga mengungkapkan teori bahwa itu karena dibatasi rasio gigi. Tapi itu salah. Dibuktikan dari uji top speed saat stand by, baik di channelnya Kobayogas ataupun di otomotif tv, motor bisa melaju di kecepatan 124 km/jam. Walau memang sih, menggeser rasio gigi ada kemungkinan membuat top speed meningkat, karena memang dilakukan dengan mengorbankan akselerasi di rpm rendahnya.

Satu hal yang sepertinya terlupakan pada waktu pembahasan ke(tidak)beradaan limiter ini adalah soal tenaga. Apa benar tenaga di rpm puncak itu sama mantapnya? Apa memang PCX 160 punya tenaga untuk bisa menembus kecepatan yang lebih tinggi?

Untuk menyelidiki hal ini penulis mencoba membuat gabungan video antara PCX 160 dan NMAX. Cuma cukup disayangkan karena pada waktu IWB mengendarai NMAX, uji topspeed tidak dilakukan rolling tapi pakai berhenti dulu. Jadi tidak bisa maksimal. Sangat wajar bila top speed IWB di NMAX tidak tinggi. IWB sendiri menyebut perbedaan top speed sangat tipis.

Berikut videonya:

Bisa terlihat bahwa setelah 110, naiknya kecepatan di PCX 160 itu lebih lambat daripada di NMAX. Sudah seperti kehabisan napas.

Jadi menurut penulis, walau limiter dibuka, PCX 160 nggak akan lebih kencang.

Pakai knalpot racing bakal lebih kencang? Pertanyaannya adalah apakah kalau NMAX pakai knalpot racing nggak akan lebih kencang juga?

btw (kebetulan kok nemunya ini waktu lagi google), waktu dulu NMAX keluar, juga ada berita berikut ini, nggak ada kecurigaan terhadap keberadaan limiter:
Test ride Yamaha NMax150………top speed tembus 117 km/jam !!

bobot pribadi yang mencapai 84kg ditambah kencangnya angin sirkuit Sentul ternyata gagal mengebiri performanya. Mesin seperti tidak pernah kehilangan tenaga. 95 km……100……105….110….115…..dan speed 117 km/jam menjadi kecepatan terbaik yang sukses IWB lakukan. Mencengangkan dan diluar dugaan brosis.

Pada saat itu, 155 cc dengan VVA bisa mencapai 117 km/jam sudah dianggap mencengangkan dan diluar dugaan. Sementara itu sekarang ada motor 157 cc tanpa VVA bisa mencapai 117 km/jam mengapa kecewa?

Jelas bahwa sama seperti NMAX old, PCX 160 juga kehabisan tenaga di kecepatan itu juga. Kecepatan 117 km/jam sudah merupakan hal yang bagus. Jadi nggak usahlah pakai alasan “wah ini pasti diberi limiter oleh Honda”.

Saat itu yang dianggap mengecewakan di NMAX adalah ketebalan plastiknya:

entah kenapa IWB masih kurang puas untuk sektor material khususnya cover stang yang terkesan tipis. Saat ditekan feel “thin” ini membuat kesempurnaan NMax sedikit tercederai. Casing body okelah….tapi bagian tutup stang perlu diperbaiki

btw juga, di artikel itu ada mention berikut ini juga.

Vibrasi juga alus kangbro. Awalnya IWB mengira motor ini akan lelet. Kenapa??…..

Jadi ingat di video drag di channel roadride disebut bahwa halusnya PCX itu menipu, “alusnya dia itu ternyata kenceng”.

Selain itu, motor penulis kebetulan mesinnya mestinya nggak beda dari yang dicoba itu. Dan menurut penulis mesin NMAX penulis tidak bisa dikategorikan halus. Lha wong bodi depan saja getarnya sampai berbunyi kalau di rpm tertentu. Alasan yang sama penulis sekarang memasang jalu setang yang jauh lebih berat dari bawaan.

Jadi nggak yakin apa PCX 160 itu alus beneran. Dari video Kobayogas sih cuma terdengar suara kasarnya mesin. Asli tega banget, oli masih orisinil (yang kualitasnya di bawah standar), tapi kok digeber. Apalagi itu sesudah dipakai geber geber di sentul juga.

25 respons untuk ‘117 kpj PCX 160, limiter atau memang kemampuannya segitu? sebenarnya bisa dibuat jelas

  1. Cara mudah untuk lihat performanya beneran disimpan atau ga, lihat aja konsumsi BBM kalau di geber.
    Jadi sebelum drag, BBM Full dulu bareng, Average BBM di reset semua, terus drag sampai habis bensin kira-kira 1 liter.
    Iihat angka konsumsi BBM nya di Dashboard lalu bandingkan dengan isi full nya.
    Kalau PCX bisa lebih irit dari Nmax lebih dari 3km/liter waktu digeber (contohnya kalau Nmax 40km/liter maka PCX harusnya minimal 43km/liter), nah itu tanda powernya memang disimpan.
    Dulu motor saya perlu setting jadi lebih boros 10km/liter untuk naikkan topspeed dari 110kpj jadi 120kpj di speedometer.

    Suka

    • iya, memang sepertinya kebanyakan kalau sudah top speed pada disetel kering, nggak perduli itu nmax atau pcx 160. Kalau lihat data berikut, punya nmax sepertinya lebih kering:

      Gila juga di dyno TDR kebaca AFR sekitar 16,5:1 semua.

      Suka

    • Itulah hebatnya AHM, merekrut reviewer (termasuk blogger) menjadi karyawannya (baca: agen propaganda)… Agen propaganda akan melontarkan opini, komentator buzzer akan memperkuat opininya.. kalo kupasmotor ini trafficknya tinggi, potensi direkrut juga.. hehe

      Suka

    • PCX VTEC kali… VVA itu nama punya Yamaha… Honda salah mesti nya Vario yang mesin 160…. Buat PCX nya 160VTEC …. Karena udah telanjur keluarin PCX 160, mudah-mudahan strategi Honda bikin ADV 160VTEC… Kasihan ADV sekarang tampang keren dan harga mahal tapi mesin lemot(mesin vario 150)…..

      Suka

        • Tapi Vario pakai mesin 150 aja. Honda bikin motor baru dengan mesin 160 untuk mengisi celah antara Vario dengan PCX… Mungkin sekelas Honda Airblade sekalian biar head to head dengan Yamaha Aerox

          Suka

  2. Old spek vario/pcx150 bisa banget dapet 117kmh.

    Pcx 160 topspeed bisa naik lebih dari 117kmh cuma agak lama.
    desain silincernya bikin tekanan gas buang ngisi dari rpm awal tapi ketahan di rpm atas.

    Desain silincer seperti ini kelebihannya bikin putaran mesin linear halus, tenaganya tidak meledak2. Minusnya gas musti diurut perlahan supaya akselerasi lebih kencang. Mungkin bro kobayoga lebih faham hasil drag kemarin.

    Suka

  3. Pada saat itu, 155 cc dengan VVA bisa mencapai 117 km/jam sudah dianggap mencengangkan dan diluar dugaan. Sementara itu sekarang ada motor 157 cc tanpa VVA bisa mencapai 117 km/jam mengapa kecewa?

    Pernyataan yang sangat saya suka…haha

    Suka

  4. berarti emg kemampuan top speednya alias kuatnya dijalan sekitar kecepatan segitu.. kl di standar tengah 124kmh itu kepentok limiter rpm & cvt mentok ga bisa mekar lagi

    Suka

  5. Tapi Vario pakai mesin 150 aja. Honda bikin motor baru dengan mesin 160 untuk mengisi celah antara Vario dengan PCX… Mungkin sekelas Honda Airblade sekalian biar head to head dengan Yamaha Aerox

    Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.