Banyak yang gagal kencang di Qatar #1 karena problem di ban


Jadi memang ternyata banyak yang gagal di Qatar karena ban.

Ada misalnya Pol Espargaro: Baca lebih lanjut

Iklan

Beli suspensi itu simple banget? Suspensi impor empuk pasti ngayun terus? Pembuktian!!!


Komenan di postingan bro Yogas Erlangga menunjukkan bagaimana pendapat umum soal suspensi. Penulis tertarik menjawab karena ada Ronald Sinaga (sepertinya pemilik Dunia Motor dot com).

Bro Ronald komen bahwa produk impor itu kalau empuk bakal ngayun terun. Penulis tentu penasaran apa alasan bro Ronald bilang begitu. Karena penasaran, penulis pun langsung praktek, karena penulis kebetulan juga pakai produk suspensi impor (Cina) juga, DBS. Penulis langsung setel preloadnya sehingga jadi empuk, seempuk pernya suspensi depan.

Bagaimana hasilnya?

Sebelumnya, simak dulu komentarnya, kebetulan ada bro Ben yang ikut nimbrung, mengesankan bahwa beli suspensi itu simple banget: Baca lebih lanjut

Kesalahan teknis dan finish paling belakang bikin Morbidelli sakit hati dianaktirikan Yamaha


Franco Morbidelli di balapan Qatar #1 barusan tidak beruntung. Motornya mengalami mengalami kesalahan teknis:
Morbidelli questions Yamaha’s priorities post Qatar disaster

Terlihat ia berada di paling belakang semenjak lap 4:

Kejadian ini membuat Morbidelli meluap emosinya dan Baca lebih lanjut

Sudah pakai holeshot device semua, tapi kok Ducati lebih kencang? Karena bukan butuh itu thok


Yang nonton MotoGP bisa melihat bagaimana Ducati bisa berada paling depan:

Menurut tmcblog, ini dicapai berkat kehebatan holeshot device milik Ducati.
Analisis Data Penggunaan Holeshot Devices . . Ducati Luar Biasa !

Salah satu yang jadi pembicaraan utama pada gelaran MotoGP pembuka di Qatar adalah bagaimana kencangnya Ducati dalam melakukan drag racing ketika start sampai di tikungan pertama berkat holeshot devices mereka. bisa membuat perbedaan sampai setengah detik itu jelas adalah sebuah prestasi dan pencapaian sendiri buat Ducati

tmcblog juga menunjukkan bagaimana Jorge Martin bisa melesat dari belakang hingga ke barisan depan: Baca lebih lanjut

Qatar #1 dimenangkan Vinales, kejutan dari pembalap lama


Vinales kali ini menunjukkan kemampuan prima. Tidak hanya ia bisa start dengan baik (nggak melakukan kesalahan), namun ia juga menunjukkan penguasaan lintasan yang baik. Bagusnya di balapan ini aksi menyalip dilakukan dengan mulus dan tanpa memaksa.

Di balapan kali ini terlihat jelas bahwa untuk start, Ducati yang nomor 1. Ducati berhasil meraih posisi 1, 2, 3 dan 4 pada saat start. Namun setelah itu tidak bisa meninggalkan yang lain dan harus berusaha mempertahankan posisi.

Entah mengapa, di balapan kali ini Jack Miller tidak kencang. Justru Bagnaia dan Zarco yang kencang. Zarco juga bisa lebih konsisten daripada Bagnaia sehingga akhirnya ia justru yang finish urutan kedua.

Penyakit motor Ducati sepertinya masih terjadi. Ducati terlihat lambat terutama di bagian akhir tikungan dan juga sedikit di saat adu pengereman. Namun terlihat unggul di awal menikung sehingga membuat Ducati cukup sulit untuk disalip. Motor Ducati jelas unggul di akselerasi setelah keluar dari tikungan.

Kedua pembalap utama Yamaha di balapan kali ini menunjukkan kemampuan yang hebat, terutama Vinales. Di balapan kali ini Quartararo tidak bisa terusan kencang tapi tetap bisa menempel di depan.

Seperti bisa diduga, Suzuki bisa merangsek ke depan dengan mengandalkan kemampuan menikung. Alex Rins dan Joan Mir lagi lagi bisa maju ke depan setelah menyalip banyak pembalap. Walau kemudian Alex Rins sepertinya lebih berhati hati dan Joan Mir yang lebig mengambil resiko sehingga bisa berada di urutan kedua. Hanya saja tenaga yang jelas kalah dari Ducati membuatnya harus tersalip hanya beberapa saat sebelum finish.

Di balapan kali ini, KTM bisa dibilang gagal. Karena banyak pembalap menempati posisi di belakang.

Honda juga tidak begitu beruntung. Takaaki Nakagami dan Alex Marquez crash. Walau bila tidak crash pun sepertinya sebenarnya sulit mereka masuk 10 terdepan. Pol Espargaro cukup lumayan. Walau sepertinya sulit untuk mengejar kakaknya, Aleix Espargaro, minim ia bisa di urutan kesembilan.

Kencangnya Ducati sekarang di tikungan, keberhasilan aero ground effect baru?


Penulis barusan menonton 5 menit terakhir kualifikasi MotoGP. Yang paling berkesan bagi penulis adalah ketika Francesco Bagnaia ternyata tidak terkejar oli Rossi di tikungan dan betapa bagian berikut bisa ngepas sesuai kemiringan motor:
Last 5 minutes of MotoGP Q2 | 2021 #QatarGP

Selama ini salah satu kelemahan dari motor Ducati adalah Baca lebih lanjut

Suspensi DBS 611 mudah bocor? Dilema YSS untuk NMAX old, realita pemakai di Indonesia (keras)


Ada pemirsa yang tanya ke penulis suspensi alternatif untuk Yamaha NMAX old. Penulis biasa rekomendasi merek DBS, namun disebut ada video testimoni suspensi DBS 611 bocor dalam seminggu. Masih belum dijawab video nya yang mana, namun penulis menemukan contoh berikut ini, bocor dalam dua bulan:

Suspensi DBS sendiri termasuk suspensi dengan per yang empuk: Baca lebih lanjut