Top speed PCX 160 beda tipis dari NMAX new? Penjelasan versi kupasmotor


Bikin artikel ini karena diingatkan oleh pemirsa yang penasaran dengan mengapa kok IWB bisa dapat beda tipis saat menguji top speed. Salah satu yang jadi senjata fans berat Honda soal adu antara PCX 160 dan NMAX adalah soal top speed yang disebut beda tipis oleh IWB, dengan top speed PCX 117 kpj, top speed NMAX 119 kpj, bisa didengarkan di menit 16:19:
ADU DRAG RACE NEW PCX-160 VS NEW NMAX 155 ūüĒ• | TERJAWAB SUDAH JAWARANYA‚ÄľÔłŹ

Satu lagi yang dijadikan bukti top speed beda tipis oleh fans adalah videonya otomotif tv, tapi akan dijelaskan belakangan.

Sebenarnya cukup mengherankan ketika hasil uji top speed IWB itu cukup berbeda dari misalnya kobayogas, di tempat dan waktu yang sama bisa mencapai 124 kpj di NMAX. Berikut penjelasan di deskripsi videonya “Kobayogas Sena Learn To Vlog”:
HOT ADU DRAG DAN KEBUT ALL NEW PCX 160 VS ALL NEW NMAX! SIAPA JUARA?

Top speed All New PCX 160 juga serasa dibatasi atau dikunci, tidak bisa lebih dari 117 dan tenaga seakan stagnan. Sedangkan NMax lebih kencang hingga 124km/jam cek video biar gak hoax..

Soal limiter sudah penulis bahas sebelumnya, intinya penulis yakin itu karena kemampuannya segitu dan bukan karena dibatasi limiter:
117 kpj PCX 160, limiter atau memang kemampuannya segitu? sebenarnya bisa dibuat jelas

Mengapa IWB hanya bisa mendapatkan 119 km/jam di NMAX?

Menurut penulis karena IWB (berdasar videonya IWB) melakukan uji top speed selalu dengan mulai dari 0 di awal straight yang menurut IWB jaraknya sekitar 800 meter. Kecepatan 119 kpj diperlihatkan di drag pertama saat IWB naik NMAXnya.

(drag kedua top speednya 120 kpj tapi mungkin nggak lihat).

Jelas bahwa top speed NMAX new 119 kpj yang dimaksud IWB adalah top speed ketika ia melakukan drag. Sementara itu kecepatan tertinggi yang diraih IWB ketika drag menggunakan pCX adalah 113 kpj:

Ringkasannya:
Top speed ketika IWB ngedrag:
– NMAX new = 120 kpj (yang dilihat IWB 119)
– PCX 160 = 113 kpj (tidak dimention)

Top speed ketika IWB race:
– NMAX new = (tidak dilakukan)
– PCX 160 = 117 kpj

IWB menyebut tipis itu dengan membandingkan 119 kpj dengan 117 kpj. Penulis tidak tahu mengapa IWB melakukan itu.

Lalu mengapa yang di adu drag otomotif tv terlihat PCX 160 bisa nempel NMAX 2020?

Menurut penulis itu karena PCX 160 melakukan drafting, nebeng angin, memanfaatkan NMAX sebagai tameng angin di 3 kali run nya:

Mungkin ada yang menganggap yang begitu bukan nebeng angin. Dari pengalaman penulis sih, kalau mau bebas dari nebeng angin, harus ada jarak lebar satu motor kesamping. Sementara di video tersebut terlihat bahwa nggak ada gap.

Entah mengapa otomotif tv melakukan itu karena terlihat yang sebelah kiri jalannya masih lowong. Mungkin maksudnya mau mensimulasikan adu drag di jalan? Tahu motor depannya kencang, maka wajib nebeng depannya?

Tapi yang begitu itu jadinya bukan adu kemampuan motor yang murni. Seperti kita lihat contohnya di MotoGP, motor lambat pun bisa pole position kalau nebeng motor depannya.

Silahkan kalau ada yang salah dikoreksi. Menurut penulis sih beda top speednya besar. Penulis nggak membela NMAX karena motor penulis sendiri waktu dicoba IWB toh sama saja, 117 kpj:
Test ride Yamaha NMax150………top speed tembus 117 km/jam !!

24 respons untuk ‚ÄėTop speed PCX 160 beda tipis dari NMAX new? Penjelasan versi kupasmotor‚Äô

  1. Maaf om, saya tau kenapa si anu begitu, karena pas adu drag, eh ada amplop melayang yang mengganggu pandangan mata “hati” nya,
    Ngah ngah ngah ngah

    Disukai oleh 1 orang

    • mungkin harus disertakan jawaban IWB soal hal ini:
      Jelas sekali Honda ingin menghancurkan NMax 155, Yamaha baca ini !

      Contohlah strategi marketing Honda yang merangkul semua pihak‚Ķ. tanpa pernah sekalipun terpasung dalam kebaperan. Mereka memberikan full akses tanpa perduli dan kuatir produknya akan direview seperti apa. Mereka santuy dan profesional. Karena mereka sadar‚Ķ.review apa adanya adalah kunci bagaimana sebuah produk tersampaikan secara Netral serta dipercaya oleh para biker. Bukan review yang hanya mengagungkan tanpa membeberkan kelemahan sebuah produk. Bukan sebaliknya‚Ķmeradang dan memusuhi ketika kita mengungkap minus produknya. Para pembaca sekarang sudah sangat cerdas cak. Tetap kekeuh ingin produk diulas perfect ? Yahhh‚Ķ.jalan satu-satunya memang hanya bisa merangkul Blogger kelas gurem yang sudi disetir namun tidak dibaca orang. Tulisan wis kayak diary yang hanya dibaca diri sendiri‚Ķopo ngefekkkk. Pedes? Horaa cak‚Ķlawong emang faktaūüėĄ. Celakanya semua tidak gratissss, kan amsyong tenan. Lek boso londone‚Ķpay for nothing, kan kasihan pabrikannya‚Ķ.

      Entah blogger siapa yang dimaksud. Sempat ada perasaan tersinggung juga sih. Ha ha, merasa blogger gurem juga.

      Disukai oleh 1 orang

      • karena blogger dianggap kelas gajah jika sudah sering diundang pabrikan buat launched produknya, buat test ride produknya, dipinjami produknya, dan iklan pabrikan yg dibela bertebaran di beranda halaman blog nya.

        Suka

  2. Kalimatnya memang akan bikin rancu sih prof, dibilang gak dibatasi atau dilimit, nyatanya memang kemampuannya cuma segitu karena rpm-nya yang cuma sampe 9600 saja, artinya kan dibatasi di angka segitu wkwkkw.. Sementara NMax juga dibatasi/limit tapi lebih tinggi di 9900..

    Jadi bicara limit dan kemampuan maksimal, keduanya ya sama-sama dibatasi.. beda di garuisbatasnya aja..

    Suka

    • Ok. Mungkin pertanyaan yang lebih tepat adalah: Kalau limiternya dilepas, apakah bisa lebih kencang?

      Soal limiter rpm di dyno juga bikin kurang yakin. Yang di sumbu X itu beneran rpm atau speed? Karena waktu dyno PCX 160 nggak kelihatan ada kabel yang lari ke dalam mesin. Padahal dari manualnya dyno jet, kalau mau mengukur rpm itu harus nempel ke coil.

      Dyno sportisi sebelumnya pun aneh banget lho. Limiter NMAX old dikesankan 7800 rpm.

      Padahal VVA aktif di 6500 rpm, kecepatannya sekitar 65 kpj. Tapi buktinya motor bisa lari 117 dalam kondisi standar.

      Kesannya kok kalau di sportisi itu, rpm adalah hasil kalkulasi dari speed. Bukan rpm beneran yang pakai kabel dicolokkan ke coil. Dan walau motornya ganti, rumus rpm nggak diganti.

      Karena aneh juga, mesin masih menyala, tapi rpm bisa nol ketika dilepas gas:

      Jadi ingat dulu dyno di ratmotorsport, sama sekali nggak ada kabel yang lari ke motor, tapi hasil dyno bisa muncul rpmnya:

      Suka

      • Kalau setau ay untuk Axis justru yang dirumusin/kalkulasi itu power, tar liat lagi videonya ah.. ada yang terakhir di Alfa Jaya Motor tapi belum kelar editing nya..

        Kalau soal limit dilepas apa bisa lebih kencang, antara ya dan tidak sih..

        Kalau peaknya udah lewat (dalam kondisi standar) ya percuma…yekan..

        Cuma intinya kata kata dibatasi itu ga salah juga, karena faktanya memang dibatasi kedua motor tersebut.. namun lebih tepatnya seperti yang prof bilang, ya itu emang sudah maksimalnya alias limitnya wkwkwk..

        Suka

    • secara std PCX bukan lawan NMax. Klo masalah batas membatasi ya MX King aja dibatasi dibawah Sonic/GTR kok.

      Klo korekan ya kembali ke mekanik dan kocek nya.

      Suka

      • Kalau korekan sudah beda lagi wkwkwk…

        Setuju, jadi secara standar itu dua skutik udah peaknya (rider ay sendiri).. 9600 rpm 117km, 9900 124km.. kondisi di Sentul..

        Jalan lain yang lebih panjang mungkin bisa nambah top speed masing masing, tapi tetep nmax di depan sih wkwkwk..

        Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.