RPM di uji dyno PCX 160 vs NMAX kemungkinan cuma kalkulasi, bukan rpm beneran


Maaf jadi bahas PCX 160 dan NMAX new lagi. Komentar bro kobayogas membuat penulis jadi merasa harus membahas khusus soal hasil dyno yang menunjukkan rpm di sumbu X nya. Seperti contohnya yang ditunjukkan pada dyno PCX 160 vs NMAX new yang dishare otomotif tv:
HONDA PCX 160 vs NMAX 155, KOMPARASI TOP SPEED, AKSELERASI dan DYNO l Otomotif TV

Dyno tersebut jadi sering dikutip sebagai alasan bahwa rpm NMAX lebih tinggi. Padahal sebenarnya dyno tersebut aneh karena tidak sesuai dengan realita. Karena jelas di realita bahwa tenaga NMAX di atas 110 kpj itu lebih besar daripada PCX 160. Tenaga PCX 160 di awal juga harusnya lebih besar. Tapi ya sudahlah, sebelumnya sudah dibahas:
Maaf, dyno sportisi juga masih tidak mencerminkan kemampuan sesungguhnya dari motor

Anggap saja lah angka tenaganya valid. Tapi apakah rpmnya juga valid?

Soalnya manual dari dynojet menyatakan bahwa kalau mau mengukur rpm, harus pakai rpm pickup sensor:
Dynojet 250iP Dynamometer

Ketika dilakukan dyno PCX 160, tidak terlihat kabel tersebut.
TOP SPEED dan DYNO TEST HONDA PCX 160 Seberapa Cepat Otomotif TV

Angka rpm di dyno tersebut juga aneh. Motor melaju kencang, tapi ketika gas dilepas angka rpm langsung jadi nol, padahal itu jelas mesin masih menyala:

Silahkan lihat videonya bila penasaran.

Penulis sebelumnya juga bahas soal dyno NMAX old di sportisi. Di dyno tersebut, NMAX standar rpm nya 7800 sementara yang di bore up bisa mendekati 10 ribu rpm:
Yamaha NMAX Bore Up Jadi 180 Cc, Porting & Polish, Tenaga Jadi Segini

Dan bila ditelusuri di artikel tersebut, tidak disebut sama sekali soal ECU! Yang disebut adalah paket bore up moto 1 racing. porting & polish. noken as custom. injector aftermarket. cvt custom. Nggak ada modifikasi yang bikin limiternya berubah! Tapi angka rpm bisa berubah drastis.

Mau tidak mau penulis terpaksa menyimpulkan bahwa rpm di grafik dynonya sportisi itu adalah hasil kalkulasi, yang walau motornya beda, rumusnya nggak dirubah. Dan ini disebut di petunjuk penggunaan dynojet:

Dynojet menyediakan ez rpm, tapi rasanya nggak pakai juga (karena rpm bisa nol walau motor kencang):

Tapi penulis sendiri juga pernah dikecewakan dengan hal yang sama pada waktu melakukan uji dyno pakai Suzuki Spin (menuruti yang nyuruh dyno untuk buktikan efek pro capacitor, dan terbukti kelihatan efeknya di dyno 🙂 ). Nggak ada alat apa apa yang ditempel di motor:

Tapi secara ajaib muncul rpm di hasil dynonya:

Kesimpulannya sih penuli nggak yakin yang ditunjukkan oleh sportisi itu adalah limit rpm yang sesungguhnya. Bakal lebih realistis bila rpm diganti kecepatan.

btw, dyno Axis (yang dijual / dipakai TDR) bisa juga pakai rpm yang dihitung dari kecepatan:

Tapi saat dyno PCX 160 terlihat ada kabel menuju mesin:

Di dyno TDR,PCX 160 limiternya kehitung 9300 rpm:

Limiter NMAX 2020 rpm kehitung 9100 rpm:

Yang aneh aerox, karena terlihat limiternya di 8200 rpm:

Kok bisa ya? Pasnya sih harus tanya TDR. Entah ada tidak data rpm maksimalnya. Kalau lihat angka yang kelihatan di layar sepertinya kurang pas karena angkanya telat.

Kalau menurut penulis sih, kalau yang diukur kecepatan, mbok yao kecepatan saja yang ditampilkan. Jangan ditunjukin rpm kalau rpmnya nggak beneran diukur. Karena jadinya bikin banyak orang tertipu. Dan sudah kejadian. Dan dibesar besarkan juga.

23 respons untuk ‘RPM di uji dyno PCX 160 vs NMAX kemungkinan cuma kalkulasi, bukan rpm beneran’

  1. Maaf pak, nampilin kecepatan di dyno motor matic ya sama saja boong,,

    Tolong dipahami lagi tentang transmisi CVT

    Suka

  2. Inti dari semua ini adalah marketing ahm sudah blunder. Mereka jelas jelas sudah bilang ingin aman di brosur bukan dilapangan dengan sengaja gembar gembor spek brosur plus fitur pengecrotan oli kebelakang seher saking pedenya banyak yg bilang aman petalite, di dukung pula data dyno test yg menujukan perkibulan superioritasnya pcx. Tapi apalah daya, mungkin miss komunikasi? Para ternak malah melakukan drag test nmax vs pcx yg menunjukan pcx cuma menang di awal start doang sisanya mencret dikepretin nmax.
    Nah akhirnya para ternak bingung sendiri, merka bikin artikel pembelaan berjilid jilid kekeh pengen pcx yg menang.
    Gampang aja kalo pcx pengen menang drag test lawan nmax. Drag testnya di bandara aja, tuh pcx di iket ke badan pesawat biar ditarik sama pesawat jet. Udah pasti menang tuh pcx

    Suka

    • Iya sih, kesannya performa tidak sesuai ekspentasi. Mungkin itu juga sih, kata iklan “mengejar ambisi, melebihi ekspektasi”. Dan ternyata tidak sesuai ekspektasi. Bore up tapi bukan tenaga atas. Walau memang untuk konsumen itu lebih suka yang model NMAX old.

      Tetap penasaran kalau PCX 160 diadu dengan nmax old.

      Suka

  3. Grafik PCX koq beda jauh sama yang kemarin??? Kalau sampai iya berarti semua blog yang posting artikel PCX vs Nmax gak bisa sebagai patokan kebenaran 😂😂😂

    Suka

  4. liat peak powernya, asumsi gw sih iyain aja tp realitanya power NMax tetep flat sampe redline. artinya dia mengejar top end. di GPS selisih antara PCX vs NMax bisa 5kph. kliatan kecil tp dijalanan ya jauh juga.

    Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.