Marc yang diherokan dan disebut hebat bisa finish dalam kondisi sakit, padahal tidak


Memang sumber berita yang sama terjemahan bisa beda beda. Seperti contohnya pemberitaan terhadap Marc Marquez. Semua tahu bahwa Marc kembali ke pit dalam kondisi emosional.

Ada dua pendapat. Media lokal menganggap bahwa Marc kesakitan:
Marc Marquez Kesakitan Saat Balap MotoGP Portimao 2021, Tapi Ini Langkah Penting Untuk Pemulihan !

Pebalap Honda Repsol Team ini kesakitan selama balapan berlangsung dan berhasil menyelesaikan balapan setelah 267 hari tidak ikut balapan pasca cedera yang mendera tulang humerus lengan kanannya..

Saya tidak menikmati balapan hari ini, saya sangat kesakitan , tetapi itu adalah langkah terpenting dalam pemulihan saya sejauh ini. Kami mampu menyelesaikan balapan, itu adalah tujuan utama kami – posisinya tidak masalah tetapi untuk finis 13 detik di belakang pertama adalah mimpi yang mustahil.

Pasca race Portimao, Marc Marquez tidak dianjurkan latihan pakai Motor

Dari Mimik Wajah pasca menyelesaikan 25 Lap Full, membuka helm Shoeinya di Kursi Box, terlihat Kombinasi antara rasa menahan Sakit, Emosional dan Keletihan yang melanda Pembalap dari Cervera ini. Yap ia tidak bisa menyembunyikan rasa emosionalnya kali ini . . . ”

Padahal kalau kita melihat sumber berita langsung, sepertinya tidak begitu. Tidak ada kesan kesakitan. Link pertama mungkin yang lebih ekstrem. Tapi rasanya itu salah terjemah. Karena di website Honda, yang judulnya bombastis, kesannya beda:
Honda heroes show real class at Portuguese GP

I didn’t enjoy today’s race, I suffered a lot, but it was the most important step in my recovery so far. We were able to finish the race, that was our main goal – the position didn’t matter but to finish 13 seconds behind first was an impossible dream

Terjemahan googlenya:

Saya tidak menikmati balapan hari ini, saya sangat menderita, tetapi itu adalah langkah terpenting dalam pemulihan saya sejauh ini. Kami mampu menyelesaikan balapan, itu adalah tujuan utama kami – posisinya tidak masalah tetapi untuk finis 13 detik terlebih dahulu adalah mimpi yang mustahil

Suffer sepertinya diterjemahkan sakit, persamaan kata dari menderita. Padahal suffer belum tentu soal sakit. Sepertinya contohnya berikut ini, nggak bisa diterjemahkan dengan Ducati kesakitan:
MotoGP qualifying Portugal, Miller: “Ducati is suffering in the last sector

Juga contohnya ketika Mir mengalami kesulitan ban:
Joan Mir cuddles herself on the first podium

I don’t know why, but I started to suffer with the front of the bike “.

Yang menjadi kendala dari Marc sendiri sepertinya adalah stamina. Dijelaskan bahwa penderitaan terjadi karena kekuatan otot tangan kanannya yang kurang:
Honda heroes show real class at Portuguese GP

Meskipun cedera tulang humerus kanan (lengan atas) Marquez telah terbukti untuk tantangan akhir pekan ini, otot lengan kanannya tidak kembali ke kekuatan penuh, yang menyebabkan dia kesulitan di sini, terutama di sudut kanan. Dan sembilan dari 15 tendangan sudut Portimao adalah tangan kanan.

Hal ini juga sebelumnya sudah pernah dijelaskan oleh Marc:
Portimao MotoGP: Marc Marquez ready to ‘suffer’ in the race, defends tow tactics

“Itu kekurangan otot, tenaga,” jelasnya. “Misalnya, di gym saya berlatih dengan beban yang berbeda di kiri dan kanan. Saya tidak bisa memiliki beban yang sama di lengan kanan. Yang paling penting adalah tulangnya bagus, saya tidak merasakan sakit di sana.

Jadi jelas bahwa Marc tidak berkendara dalam kesakitan. Karena kalau ia berkendara dalam kesakitan, pemulihan bakal lama. Seperti yang sebelumnya terjadi pada Cal Crtuchlow ataupun Jorge Lorenzo.

Suffer yang dimaksud adalah karena kurangnya kekuatan otot tangan kanan Marc.

15 respons untuk ‘Marc yang diherokan dan disebut hebat bisa finish dalam kondisi sakit, padahal tidak

  1. Mungkin kecewa gak bisa podium, secara psikis bisa terlihat seperti foto, kalau kesakitan pasti tangan yang sakit selalu dipegang.

    Suka

  2. Lorenzo belum ada Lawan masih pegang tittle Man Of Steel, kamis jatuh patah tulang, Sabtu ikut Balapan (Pas Assen masih balapan Sabtu) Finish Posisi 5. Memang itu hanya patah tulang selangka, lebih ringan dari Humerus.

    Suka

  3. Sebanarnya saya agak tergelitik denngan selisih 13 detik yg digaung2kan (ada yg menyebut 13dt dibagi 25 lap, jadinya kecil banget) …. F¼ tdk memimpin lomba dari awal, sempat mundur juga dan dia sempat di belakang MM. F¼ utk mencapai posisi 1 juga butuh perjuangan (harus melewati bbrp pembalap).
    Kalau sedari awal F¼ sudah di awal, dgn M1 nya yg ok, saya yakin akan lebih dari 13dt jaraknya dgn MM.
    Tapi kalau mau hitung 13 detik, dimulai dari F¼ di depan MM, bukan dari lap awal kalau membuat rata2nya.

    Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.