Saat saling berkompetisi di jalan umum mohon ingat juga kasih tempat lewat untuk yang lain


Di sini penulis nggak bicara soal ideal tapi soal adu motor di jalan umum. Penulis jadi pingin bahas ini karena video ini:
Di Bulan puasa yang indah ga cuma Jakarta yang keras BSD juga bos ! Gabisa nyalip diajak Baku hantam

Si pemilik channel rupanya nggak paham mengapa rider lainnya marah sehingga pakai caption seperti itu. Kalau menurut penulis sih wajar rider lain marah. Yang pertama sih karena si pemilik channel menyalip terlalu dekat jaraknya:

Itu bikin panas, tapi mestinya tidak bikin emosi. Yang membuat emosi rider lain sepertinya yang berikut ini:

Si pemilik channel terlihat nggak jelas mau jalan kencang atau lambat. Sehingga rider lain menyalipnya dari kiri. Namun rupanya si pemilik channel nggak mau disalip beat, sehingga mempercepat laju motor padahal di depan cuma bisa dilewati 1 motor. Dan bisa dilihat di depan ada mobil, sehingga untuk bisa menyalip, maka si pemilik channel harus memotong jalurnya rider lain.

Kemudian si pemilik channel menyalip. Tapi dilakukan dengan lambat:

Ia kemudian ambil jalan tanpa mempertimbangkan bagaimana nasih yang lain, tidak memperhitungkan bahwa ia pada saat itu memotong jalur rider lain:

Dan ia juga tidak meluangkan tempat lewat bagi yang lain:

Jadi kelakuan si pemilik channel itu membahayakan rider lain.

Penulis asli ingin mengumpat umpat Marc Marquez mendengar jawaban dari pemilik channel di menit 4:37. Rider lain mengeluh mengapa di serempet (tidak dikasih jalan), si pemilik channel bilang kalau mau lewat maka lewatin aja. Ia sama sekali tidak sadar bahwa ia telah memaksa memotong jalan dari rider lain dengan menyalip lambat lambat (tidak sesuai kemampuan motor). Bila ia menyalip dengan sangat cepat, sehingga beatnya motor lain sempat untuk manuver secara aman, maka mestinya rider lain tidak akan marah.

Sementara itu yang dilakukan oleh si pemilik channel, kesannya dari rider lain adalah seperti sengaja mempermainkan. Sengaja pilih ketika jalan mau menyempit, dan ketika jalan sudah menyempit, si pemilik channel menjejeri, dan kemudian menyalip dengan lambat sehingga memaksa si pengendara beat untuk berusaha menyelamatkan diri kalau nggak mau nabrak pembatas dan besi tegak tersebut.

Si pemilik channel sebenarnya bisa memilih tempat lain untuk menyalip. Nggak harus di tempat seperti itu. Merelakan si beat sempat di depan juga sebenarnya no problem. Nggak harus menjejeri, memepet dan memaksanya menghindari menabrak besi cor.

Si pemilik channel rupanya tidak sadar bahwa ia tidak memberi jalan untuk yang lain. Ia jalan hanya memikirkan kselamatan diri sendiri tanpa memikirkan efek kelakuannya terhadap rider lain.

Sayangnya penulis beberapa kali menjumpai seperti itu secara pribadi di jalan. Kadang bisa sangat mengerikan, penulis disuruh adu dengan becak atau truk berhenti atau halangan di jalan yang lain. Padahal sama sekali nggak ada hal yang membuat mereka perlu melakukan itu, nggak ada taruhan uang macam balap liar, nggak ada tekanan untuk jadi juara dunia. Menang pakai cara seperti itu sama sekali nggak ada untungnya bagi mereka.

Sama sekali nggak perlu adu kencang tapi pakai cara sabotase yang lain. Apalagi kalau spek motor yang sedang dipakai jauh lebih tinggi dari yang coba balapan.

Mungkin ada yang sampai sekarang masih kebut kebutan atau kompetisi di jalan. Please give other a way to live. Kasih kesempatan yang lain untuk hidup. Mohon kasih jalan.

Nggak semua yang melakukan itu mengendarai motor sport. Ada juga yang rider lambat dan sama sama tidak memberi peluang yang lain untuk selamat. Tapi kalau yang ini sih biasanya orangnya dari asalnya nggak perduli orang lain dan merasa jalan itu miliknya sendiri. Jalan lambat ambil tengah tengah. Belok kasih tandanya mendadak atau bahkan tanpa tanda. Nggak pakai lihat spion atau pencegahan lain.

Sayangnya di jalan ada saja orang seperti itu bermunculan. Penulis sebut bermunculan karena biasanya mereka cepat punah dari jalan namun sayangnya sering dengan membawa korban orang lain juga.

Hati hati dengan keberadaan mereka termasuk juga yang semacam pemilik channel tersebut. Mereka eksis. Oleh karena itu klakson penting. Oleh karena itu jari stand by di tuas rem penting. Oleh karena itu bisa mengerem mendadak dari kecepatan berapapun (dengan aman) itu penting.

19 respons untuk ‘Saat saling berkompetisi di jalan umum mohon ingat juga kasih tempat lewat untuk yang lain’

  1. Saya tonton sampai 3 kali videonya agar bisa menyimpulkan sendiri.

    Menurut saya motovlog nya tak ada rasa mengalah, lalu ia sendiri pakai motor sport yg ia yakini bisa melaju kencang dan gampang menyalip kendaraan lain. Mosok motovlog udh ngebut nyuruh honda beat lewati aja,

    Suka

  2. saya pernah ngalamin ngikutin CBR1000RR pake beat, kekejar pas di lampu merah tapi yang saya heran suara nya kasar dari mesin mirip2 kayak rantai keteng kendor, dalam hati saya berpikir ini superbike jepang apa italia?? suara nya kasar begitu..

    Disukai oleh 1 orang

  3. Sy pernah kejebak rombongan HD di pekalongan macet² siang hari, sebagai mocil sy tau diri, makanya sy jalan sisi kiri terus, masalahnya mereka menguasai jalan, kanan kiri kanan kiri pdhal jalan macet bodi gede nyangkut² speed nanggung, sy mau nyalip di blok terus
    Sampe² sy dihardik 1 ridernya klo mau ikut rombongan belakang aja, sy balas omongan eh pake masker, kalah lg sama knalpot mereka

    Suka

    • Wah, pengalaman kita sama om. Ane kalo lg keluar kota sering ketemu rombongan moge yg kyk gt. Ngerasa cm dia yg boleh jalan. Malahan wkt jln2 ke gunung pernah d bloking pass d tengah2 tikungan tajam. Padahal kanan kirinya jurang. Pake gaya nikung ala2 motogepe segala padahal jlnnya penuh dgn turunan curam n tikungan tajam. Sebel lhtnya.!

      Suka

  4. Gw sebelum puasa kemaren pulang sebentar mengantar mertua ke kampung. Pas balik dr sana ada rombongon motor sport +250cc yg melawan arah dgn menyuruh gw minggir, ya mw minggir kemana wong jalan cuma muat 2mobil, klo gw ke kiri otomatis ya macet dibelakang krn pst cm sisa ruang sedikit. Gw bawa Almaz wkt itu, kasih bim aja terus2an. Mereka minggir juga akhirnya. Klo mw adu mocin vs mobpang + eropa ya boleh aja sih. Tinggal liat yg kelenger siapa.

    Back to topic. Ybs itu merasa punya moge jd sombong. Dan mayoritas pengguna mobil dan motor mahal itu gak perduli dgn sekitarnya alias egois, Ini sesuai dgn komentar nya Mbah Satar dimana dia pernah berkata, pengguna moge itu gak perduli dgn sekitarnya dan cenderung egois.

    Klo memang mereka melanggar lalin, klo bisa di tabrak ya tabrak aja. Wong mereka salah melanggar lalin. Kecuali HD krn HD kebanyakan org2 berpangkat dan kenalan pejabat.

    Suka

  5. Mantap ini analisa perilaku yang mendetail, bisa menelanjangi upaya manipulatif si vlogger yg framing penyampaian seolah2 dia yg benar, padahal motif di baliknya sgt tdk terpuji, Di jalan koq sengaja mempermainkan/ ‘melecehkan’ secara terselubung rider lain, cuma demi kepuasan batin egonya sendiri, menjijikan.

    Disukai oleh 1 orang

    • Ya namanya juga moge, kek mereka paling benar di jalan aja. Persis kejadian wkt gw mudik kemaren. Seperti kejadian Moge CBR1000 vs Datsun Go di Bali. Yg di salahkan yg Datsun GO, padahal secara UU si biker moge juga salah karena melebihi kecepatan di jalan tsb. Datsun GO salah karena posisi putar balik, jika biker Moge CBR1000 nya kondisi kecepatan std tidak mungkin terjadi tabrakan. Datsun rusak parah tp biker moge CBR1000 nya mati di tempat.

      Disukai oleh 1 orang

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.