#JerezGP, kemenangan Miller, penyesalan Quartararo, pasrah dan kegembiraan Morbidelli, Marc merasa hancur


Akhirnya Jack Miller menang juga balapan setelah beberapa kali tidak beruntung.
Spanish MotoGP: Miller wins, Quartararo fades from first to 13th

Kemenangan ini bisa disebut sebagai keberuntungan karena kemenangan dicapai setelah Quartararo tidak bisa kencang lagi karena masalah yang disebut sebagai masalah arm pump:
Quartararo “lost” after Jerez MotoGP arm-pump problem

Arm pump ini disebut penyakit klasik rider MotoGP, karena banyak juga rider yang melakukan operasi ini. Penyakit timbul karena penggunaan otot tertentu di lengan secara terus menerus:

Arm Pump in MotoGP

In recent years some of the MotoGP riders who have had arm pump surgery include:
Dani Pedrosa
Casy Stoner
Stefan Bradl
Loris Baz
Cal Crutchlow (both arms)
Pol Espargaro
Jorge Lorenzo
Hector Barbara
Scott Redding

As was the case for Fabio Quartararo who underwent the hour procedure for arm pump on the 4th of June 2019 in Barcelona and was back for the Spanish GP (Catalunya) on the 16th of June, which is just a two week recovery.

Efeknya adalah lengan jadi mati rasa atau kesakitan:

Kita memiliki membran non-elastis yang membungkus otot kami yang disebut Fascia. Menempatkan permintaan pada otot meningkatkan aliran darah karena otot dapat meningkat hingga 20% volumenya dan fasia tidak elastis, otot menjadi kencang di dalam menyempitkan aliran darah.

Penyempitan ini menyebabkan rasa sakit yang hebat serta anggota tubuh yang bekerja kurang baik dan mungkin juga ada mati rasa atau kelemahan.

Akan ada rencana operasi namun belum dipastikan kapan. Quartararo sempat memimpin cukup jauh, di posisi 1,4 detik di depan, akhirnya harus melaju lebih lambat dan disalip kiri kanan yang akhirnya mmembuat ia finish di urutan ke-13.

Di balapan ini Morbidelli menunjukkan kemampuannya setelah sebelumnya mengeluh di anaktirikan. Di balapan ini ia gembira karena mekaniknya bisa memberikan setelan yang ideal sehingga ia bisa maksimal selama balapan, terutama di faktor pengereman. Dan memang terlihat pada waktu balapan Morbidelli beberapa kali bisa menang adu pengereman melawan Francesco Bagnaia.

Namun Morbidelli juga akhirnya mengaku pasrah terhadap perlakuan yang diterimanya karena ternyata ada banyak hal yang membuatnya harus mendapatkan motor yang versi lama:
Spanish MotoGP: Contracts, Covid; played role in 2019 spec bike for Morbidelli

Pembicaraan telah terjadi antara Morbidelli dan Yamaha tentang mengapa situasinya saat ini seperti itu, dengan kesimpulan bahwa Morbidelli telah ‘tidak beruntung’ dan bahwa keadaan luar telah mempengaruhi keputusan ini untuk tetap menggunakan motor 19 spek.

Yang jelas di balapan ini Ducati sangat senang karena pembalap utamanya bisa finish 1-2.

Yang perlu dipuji juga adalah Takaaki Nakagami yang tidak disangka bisa finish di urutan keempat. Masih belum nemu komentarnya dalam balapan ini. Sepertinya memang motor Honda versi lama lebih unggul daripada versi terbaru. Dan sudah bisa diperkirakan bahwa motor Honda di balapan ini tidak bisa berbuat banyak. Pol Espargaro dan Marc Marquez bisa dibilang statis posisinya. Dan uniknya urutan pembalap bisa pas pada saat finish, yaitu Marc, Pol, lalu Stefan. Sepertinya kita sulit melihat aksi salip Honda di tahun ini. Marcnya sendiri mengeluh badannya terasa hancur, leher terasa kaku setelah balapan, tapi lebih karena efek crash di FP3:
Marquez “destroyed” after Jerez MotoGP race

Sementara itu Alex crash di lap pertama.

Menyalip sepertinya hal yang sulit bagi Vinales, karena ia mengeluh situasi akan berbeda bila ia bisa start di urutan pertama. Posisinya juga terlihat statis dari awal sampai akhir. Naik posisi karena pembalap depan mengalami masalah.

Sementara itu di balapan ini Joan Mir pun posisinya termasuk statis. Sepertinya memang lintasan Jerez kurang cocok untuk Suzuki. Alex Rins kembali melakukan blunder dan crash, walau akhirnya bisa kembali ke balapan.

Rossi ceritanya agak aneh, karena ia kemudian finish di belakang Luca Marini.

Aleix Espargaro di balapan ini menunjukkan kehebatannya namun tetap tidak bisa mengatasi kelemahan motor Aprilia, yang di lintasan lurus kalah oleh Ducati dan di tikungan kalah oleh Yamaha dan Suzuki. Ia bahkan kalah dalam adu pengereman.

14 respons untuk ‘#JerezGP, kemenangan Miller, penyesalan Quartararo, pasrah dan kegembiraan Morbidelli, Marc merasa hancur

      • Gak juga sih…. Liat seberapa lincahnya Yamaha Quartararo dan Morbidelli….. Sebelumkena arm pump liat betapa lincah dan gampangnya motor Yamaha M1 Quartararo melibas Ducati Miller…. Kalau Yamaha M1 Morbidelli beloknya paling mulus dan terlihat jelas kalah jauh top speed nya dengan Ducati….. Kalau Morbidelli pake motor Yamaha M1 versi 2021, mungkin kisahnya bakalan beda. Heran juga lihat M1 nya Vinales buat nyalip aja susah…. Kok Quartataro berasa gampanv banget nyalip motor lain. Motor Yamaha M1 itu meman membingungkan.

        Suka

        • Iya memang di corner exit Ducati kelihatan masih lebih lambat. Morbicelli beberapa kali menggagalkan usaha menyalip dengan engine brakenya.

          Kalau Vinales sepertinya sudah dari mentalitas sulit menyalip. Sama karakternya dengan Alex Marquez.

          Suka

          • Yang ngeselin nih lagi-lagi Alex Rins melakukan kesalahan yang sama. Gak sabaran hingga akhirnya malah crash…. Padahal punya teknik membalap yang mumpuni. Beda dengan Joan Mir yang selalu bisa mengambil keputusan tepat, kalau udah gak bisa jangan dipaksakan.
            Suzuki entah kenapa selalu jelek kalau time attack saat kualifikasi. Kayaknya kepergian David Brivio sangat berpengaruh di tim Suzuki 2021.

            Suka

      • Saya juga heran dengan Vinales..
        Taro start melorot ke posisi 4, tapi ya cepat aja bisa nyusul ke depan lagi.

        Suka

  1. klo masih filippo preziosi yang menjabat saya ga yakin Ducati bakal selincah sekarang nikung nya..

    Suka

  2. Padahal taro lagi on fire eh malah kena arm pump. Yamaha ducati gantian juara, suzuki kadang naik podium. Repsol honda memprihatinkan. Sepertinya era markes dan rossi sudah berakhir

    Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.