Kegagalan Honda di WSBK justru karena ECU dan rangka yang meniru MotoGP? berkurangnya kemampuan Honda


Sekarang ini prestasi Honda di WSBK sama tidak baiknya dengan di MotoGP:

Bro chopper menanyakan berikut ini:

okelah di motogp honda babak belur akibat ecu seragam, tapi kenapa di wsbk yang pake ecu buatan honda sendiri masih babak belur? apa karakter inline yang ramah ga berlaku buat honda sekarang..

Ini membuat penulis jadi ingin membahas bagaimana nasib Honda di WSBK sekarang ini. Apa masih mengalami kendala seperti di MotoGP?

Ternyata iya. Dari sisi elektronik sepertinya apa yang pernah dicapai di MotoGP sama sekali tidak bermanfaat untuk WSBK. Hal ini terbukti dari pernyataan berikut:
“I wanted to help in MotoGP, but HRC wants to win in SBK”

Kami tidak melakukan banyak tes, tetapi kami memperbaiki beberapa hal seperti elektronik, distribusi berat, dan geometri. Lebih rumit untuk membuat perubahan besar seperti di MotoGP, tetapi kami memperbaiki beberapa hal yang tidak berhasil tahun lalu. Terutama dalam hal elektronik, kami mencoba menemukan keseimbangan yang lebih baik saat mengerem, berbelok, dan keluar dari tikungan.

btw, abaikan judul artikel tersebut karena Alvaro Bautista saja gagal dalam menguasai CBR1000RR-RR-R apalagi mau coba coba RC-213V.

Padahal klaimnya ECU RC213V-S itu sama dengan yang di MotoGP:

Kesulitan menerapkan ECU tersebut di CBR1000RR-RR-R itu apa karena itu bukan hasil karya teknisi Honda sendiri tapi dari teknisi Eropa yang dikontrak di MotoGP? Sehingga dari pabriknya sendiri sampai sekarang masih gagal mengimplementasikan dengan baik.

Dan walau sudah dicoba diperbaiki, sistem elektronik masih tidak reliable, tidak jauh beda dari ECU Magneti Marelli yang di MotoGP:
Bautista deprived of a possible podium, Haslam a solid eighth in race 1

Álvaro Bautista 19: Saya memiliki peluang bagus untuk bertahan di sana dan berjuang sampai akhir, tetapi sayangnya, tiga atau empat lap dari akhir, saya mulai mengalami beberapa masalah gear. Setiap putaran menjadi sedikit lebih buruk dan kemudian tepat di akhir saya jatuh di tikungan dua. Ketika kami menganalisis data, kami melihat ada masalah elektronik dengan sensor, jadi di tengah tikungan saya dalam kekuatan penuh dan kehilangan ban belakang.

Team HRC unable to make the most of opportunities at Motorland Aragón

Álvaro Bautista 19 : Kemudian, menjelang pertengahan balapan saya mulai mengalami masalah kelistrikan yang sama seperti kemarin dan terus berjuang untuk mengganti gigi. Saya harus mengelola situasi, mengendarai dengan sangat hati-hati untuk menghindari risiko apa pun.

Leon Haslam 91 : Salah satu masalahnya adalah kami seharusnya menggunakan perantara, tapi kami juga sedikit kesulitan dengan pengiriman throttle.

Pembalap Honda di WSBK pun mengalami crash dengan penyebab yang misterius seperti halnya yang terjadi di MotoGP. Pembalap Honda di WSBK sepertinya juga harus sering crash seperti di MotoGP.

Untuk tahun lalu penulis pernah kutip berikut ini:
Bautista: Honda needs new parts to escape slump

Masalah yang kami miliki adalah kami kehilangan grip depan dan tikungan. Kami sedikit meningkat di pagi hari [di area ini] tetapi kami kehilangan banyak hal pada pengereman dan akselerasi. Pada akhirnya, kami menemukan lebih banyak masalah daripada solusi.

Tahun ini ternyata sama saja:
WorldSBK 2021 Round 02, Team HRC work on set-up to exploit the CBR1000RR-R FIREBLADE’s speed at Estoril

Leon Haslam: Tapi kemudian saya jatuh tanpa alasan yang jelas; Saya baru saja kehilangan bagian depan melalui tikungan 3 saat full lean. Motornya tidak terlalu rusak, dan tim melakukannya dengan baik untuk memperbaikinya dengan cepat, tetapi sayangnya saya kemudian mengalami kecelakaan lagi. Di sore hari kami kembali ke set-up yang lebih standar, tetapi sesi ini seperti pengulangan pagi hari. Perasaan bagus, kecepatan bagus tapi saya jatuh di tikungan pertama lap kedua tanpa pratanda.

Bautista deprived of a possible podium, Haslam a solid eighth in race 1

Leon Haslam 91: “Sejujurnya, balapan itu cukup sulit, karena saya sedikit kesulitan dengan traksi depan, yang berarti saya tidak merasa benar-benar bisa mendorong.

Rasanya masih bakal cukup lama sebelum Honda bisa membuat ECU yang matang untuk motor CBR1000RR-RR-R. Padahal motor sudah dibalapkan cukup lama. Inipun dengan tim yang sebelumnya membuat ECU yang disebut sangat ampuh di MotoGP. Apalagi kalau cuma ujinya harus kejar tayang ya?

Terus terang penulis jadi makin meragukan kemampuan teknis dari pabrikan Honda. Dan ini tidak cuma di motor balap saja, tapi juga di motor harian. Bila di MotoGP sudah ditunjukkan bahwa Honda gagal dalam membuat motor yang bisa konsisten. Gagal dalam membuat motor yang bisa memberikan rasa pede untuk ridernya. Rider selalu dihantui rasa was was bakal jatuh tanpa tahu apa penyebabnya. Padahal rider sudah lepas gas, tapi motor justru malah ngegas (sepertinya ini juga terjadi pada crash penyebab Marc absen sangat lama). Honda gagal memperbaiki handling.

Untuk motor harian juga sudah beberapa kali terjadi “solusi” dari Honda gagal. Rangka mudah patah di CB diberi plat tambahan, eh ternyata masih bisa patah juga:

Honda ADV katanya sudah anti gredek, eh ternyata masih gredek juga:

Honda PCX 160 katanya sudah anti gredek, eh malah muncul masalah kopling macet:

Katanya PCX 160 sudah bebas getar, eh nyatanya masih ada yang mengeluh getar:

Belum lagi soal suspensi. Rasanya sampai Marc pensiun dari MotoGP, suspensi nyentak dari PCX nggak bakalan sukses dibenahi Honda (Yamaha juga sih).

Dengan catatan sejarah seperti itu terus terang penulis pesimis masa depan Honda di MotoGP atau motor harian. Apalagi dari sejarah klaim berlebihan dari PCX 160 barusan. Dibilang tenaga mantap, NMAX bakal mampus, motor bakal sangat nyaman, eh ternyata setelah sampai di konsumen beda banget.

Pembeli motor gede Honda sebaiknya tunggu sampai yang di arena balap Honda mampu bikin sistem ECU lebih reliable. Kecuali kalau memang belinya yang versi karbu atau selain throttle by wire. Untuk pembeli motor kelas masyarakat, harus lebih ekstra perhatian ke motor. Nggak bisa lagi mengandalkan servis berkala dan garansi pabrikan. Harus tahu ilmu mekanik sendiri.

17 respons untuk ‘Kegagalan Honda di WSBK justru karena ECU dan rangka yang meniru MotoGP? berkurangnya kemampuan Honda

  1. awas ada yg gak terima dg isi artikel dan lalu menyindir, sarkastic language tingkat tinggi😅

    soalnya ini yg dibahas kelemahan H

    Suka

  2. Bicara 150cc an, Honda dari 2012 sudah menghabiskan 3 mesin baru (k45, near square sama pcx160 ini) + sasis baru (jadi 4 mesin kalo mesin vario series dihitung)
    Yamaha dan suzuki mirip, yamaha 1 mesin turunan mx yg berkembang jadi 155vva, sasis bawaan vixion dari 2007,
    Suzuki semua mesin ex satria, bahkan turunan fxr, sasis dari satria sampe sekarang
    Kalo dilebarkan lagi, mesin baru metik kecil yamaha (mio125) juga agak zonk, dibanding Honda atau suzuki yg stok lama
    Kayaknya yg semua barang baru bermasalah ya (yg lama jg masalah sih, cuma ga se damage yg baru)
    Note, ngomongin mesin cvt nya jg termasuk 1 paket

    Suka

  3. Kalau ada istilah performanya 11-12
    Ini prestasinya 11-12, dulu yang bikin istilah siapa ya?
    Tapi ini cuma sementara lah.. 😁

    Suka

  4. Baca paragraf atas masih oke ngeh bahas detail wsbk

    Makin turun makin turun merembet ke produk2nya AHM

    Ahehehehehehe

    Suka

  5. Bukannya teknologi MotoGP kabarnya lebih canggih dan lebih rumit? Apalagi Honda sudah menerjunkan dewa MotoGPnya yaitu HRC, apalagi elektronik rcv katanya paling canggih yang pernah dibuat?????

    Suka

  6. Waduh, ngk di WorldSBK, MotoGP, motor balap atau motor harian semua 11 12 ya. Honda betul2 hrs cepat berbenah ini. Semoga saja.

    Disukai oleh 1 orang

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.