Oli mesin terbaik untuk motor matik adalah yang JASO MB? Menurut pabrikan oli sih enggak


Ini melihat dari sisi lain soal oli untuk motor matik. Ini bahasan penting karena mayoritas motor di Indonesia adalah motor matik. Nggak sedikit yang berpendapat bahwa oli yang terbaik (atau satu satunya) untuk motor matik adalah oli mesin khusus motor matik atau skuter:

Sebelumnya penulis sudah tunjukkan bahwa ada kok pabrikan yang buat oli skuter pakai JASO MA:
Tamparan untuk para maniak Jaso MB, oli Motul untuk matik yang “bagus” justru Jaso MA!

Sampai sekarang pun masih ada. Dan nggak cuma motul saja:

JALOS mengeluarkan standar JASO itu alasannya dua. Yang pertama karena oli mobil itu terlalu encer dipakai untuk motor (menurut JALOS ya). Yang kedua adalah karena oli mobil jadi bikin selip kopling.

Kita nggak usah bahas mereka yang pakai oli 0W16 untuk motor matik mereka. Kita fokus saja pada topik. Apa benar oli JASO MB itu adalah oli mesin yang terbaik untuk motor matik?

Dari sisi pabrikannya sih jelas cuek. Bila kita lihat daftar JASO (itu terbaru di bulan artikel ini dibuat) kita bisa lihat ada merek Champion, Liqui Moly dan Motul. Beberapa merupakan merek oli yang dianggap bagus oleh banyak rider. Tapi terbukti mereka berani rilis itu.

Apa kalau pakai oli yang nggak punya sertifikasi JASO MB bakal bikin motor matiknya rusak?

Terus terang penulis tidak menemukan apapun yang ada di motor matik yang lebih sensitif daripada di mobil. Yang lebih ringkih memang buuanyak. Tapi rasanya tidak ada pantangan berarti untuk tidak pakai oli mobil. Nggak ada pantangan kayak motor laki yang ada resiko selip kopling.

Soal olinya keenceran bagaimana? Kan JASO ngeyel oli mobil itu keenceran?

Sebenarnya sih nggak masalah. Karena toh oli mobil itu ada yang kekentalannya masuk akal kalau dipakai jadi oli motor. Mau cari yang SAE belakang 50 ada. Malah yang belakang 60 pun ada.

Pabrikan sendiri mengambil sikap bahwa pemilik motor matik itu adalah orang yang nggak butuh oli paling bagus. Dipikir carinya oli yang paling murah meriah. Oleh karena itu, walau sebenarnya motor matik itu bisa pakai oli mobil, mereka kasih campuran paling jelek mereka khusus spesial bagi pemilik motor matik yang ingin yang (maunya) terbaik bagi motor matik mereka.

Pabrik oli: Loe mau oli mesin yang terbaik untuk motor matik loe? Nih gue kasih resep paling jelek gue untuk loe semua!!!
pemilik motor matik: Siiipppp!!!

Dan kerelaan rider matik ini pun tercermin pada produk produk yang ditawarkan oleh pabrikan. Seperti misalnya produk Enduro, untuk matik dikasih yang murahan:
11 Tahun Pelumas Enduro Temani Pemudik Indonesia

Paket dijual dengan harga super hemat yakni Rp. 45,000 (Enduro Matic) dan Rp.50,000 (Enduro Racing)

Produk Yamalube:

yang terbaik untuk matik harganya kurang dari separuh yang terbaik untuk motor sport:

Produk motul malah 3 kalinya:

Merek Shell? sama saja, oli skuter paling murahan:

Bahkan merek amsoil pun lebih mahal yang terbaik untuk mobil:

Melihat perbedaan harga tersebut, penulis asli nggak kebayang apa yang dihilangkan dari olinya motor matik. Karena jelas oli skuter itu jadi produk paling murahnya.

Versi video:

Intinya sih, pilih mana, yang JASO MB atau yang terbaik beneran untuk motornya?

Biasanya orang penganut “oli ini ya pakainya standar ini” itu biasanya juga adalah penganut “ada harga ada kualitas”. Tapi rupanya khusus untuk memilih oli terbaik bagi motor matik mereka, rupanya lebih pilih “yang penting JASO MB” walau itu merupakan pilihan yang terjelek yang diberikan pabrikan. Kalau pakai oli mobil takut rusak mungkin.

Tapi barangkali ada yang punya ide mengapa oli “terbaiknya” motor matik bisa lebih murah, silahkan pendapatnya.

9 respons untuk ‘Oli mesin terbaik untuk motor matik adalah yang JASO MB? Menurut pabrikan oli sih enggak

  1. Minta link videonya prof, Sy mau menghujat. Walaupun hp rusak tidak menghentikan kami para kaum coba baru rasakan, bukan rasakan gak berani coba 😕😕😕

    Suka

  2. Dari pertama baca ulasannya (Mohon maaf sebelumnya). Penulis sepertinya terlalu banyak asumsi pribadi yang belum tentu benar 100%. Hal ini bisa dilihat dan didengar dari tulisan, vlog yang menceritakan kondisi motornya yang menurut saya (Sekali lagi mohon maaf) sudah ga karuan.

    Bisa dilihat dan didengar setiap bikin vlog isinya sebagian besar komplain dan ketidakpuasan yang terjadi. Menurut saya mungkin sudah saatnya penulis pindah ke motor listrik yang mungkin tidak serumit mesin bensin dalam segi hal perawatan.

    Saran pribadi untuk pembaca yang lain, artikel ini mungkin bisa dijadikan panutan untuk tidak selalu mencoba seperti yang penulis disini lakukan karena akibatnya sudah tentu jelas terlihat sendiri.

    Suka

    • iya, memang banyak asumsi pribadi. Namun belum tentu juga pendapat dari “suhu” atau “ahli” juga 100% benar 🙂. Dan sayang sekali bahwa kalau soal oli ini, banyak sekali yang omongan dari “suhu” atau “ahli” nya itu bahkan menyimpang dari referensi dari industri oli atau akademisi oli.

      Saya tidak paham dengan kata “sudah tentu jelas terlihat sendiri.” Karena yang saya tahu yang bilang negatif kalau soal oli itu biasanya sama sekali tidak pernah coba sendiri.

      Dan saya tidak paham dengan kondisi motor “sudah ga karuan”. di bagian mananya ya?

      Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.