Akhirnya, setelah crash parah, sekelas Marc Marquez pun jadi nggak pede lagi naik motor Honda!


Marc itu terkenal sebagai pembalap Honda yang paling tahan banting dan rasanya nggak pernah mengkritisi tidak reliablenya motor Honda. Tapi ini berubah setelah ECU bobroknya MotoGP kembali membuat Marc crash:
Every angle and reaction from Marc Marquez’s “lucky escape”

Penulis sebut ECU bobrok karena nggak cuma Honda yang kesulitan melakukan setingan ECU. Pabrikan lain juga sama (sepertinya kecuali Ducati). Tapi seperti Marc bilang, cuma Honda saja yang bikin pembalapnya mengalami crash atau bahkan high side karena setingan ECU yang nggak konsisten.

Penulis sudah sering bahas ini sebelumnya:
Terlalu sering di crashkan motornya, Crutchlow niat pensiun karena sakit semua
Marquez jadi korban engine brake Honda yang angin anginan
Nggak nyangka ya, Alex Marquez itu jadi urutan kedua yang paling sering jatuh di MotoGP

Namun rasanya baru sekarang Marc itu ngomong nggak pede naik motor Honda.
Lucky escape for Marc Marquez, ‘only Honda riders have these highsides’

“We need to improve. To be more safe. Not for the future, but for the next race,” he said. “If not, it’s impossible to take the confidence and be fast again. If we want to ride on the limit with the bike we can’t have these kind of crashes. These crashes take from you a lot of confidence because you don’t know when you will crash again in that style.”

Hal yang sering diungkapkan Lorenzo sebagai alasan tidak bisa cepat di motor Honda:
Lorenzo nggak terima dituduh penakut oleh Puig, sudah mencoba dan hasilnya crash

Marc juga memberi wejangan berikut ini ke Lorenzo:
Marquez: eh Lorenzo, loe harus crash 20 kali dulu baru nanti bisa kayak gue

Tapi ternyata jaman sudah berubah. Marc yang dulu tahan bantingpun jadi bertekuk lutut terhadap ngerinya motor Honda.

Di detik ke 40 di wawancara di link di atas Marc bilang bahwa ia saat itu sebenarnya nggak neko neko, nggak nge push, nggak berlebihan. Namun rupanya si TC (traction control) tidak bekerja normal. Padahal sekarang ini pengendara MotoGP itu bergantung pada TC. Saat itu habis shift dan butuh TC, tapi nggak fungsi. Dan ia pun crash.

Marc mengaku jadi tidak pede mengendarai motor Honda karena jatuhnya bukan karena ia melakukan kesalahan, bukan karena ngerem terlalu banyak, bukan karena terlalu miring. Setelah crash itu ia mencoba membandingkan data dan ternyata ia justru lebih tidak miring dari sebelumnya.

Jatuh yang terjadi padahal rider sudah mengendarai dengan baik disebutnya akan membuat kehilangan banyak kepercayaan diri, bikin sangat nggak pede naik motornya. Menghilangkan kepercayaan pada saat mengendarai motor mendekati limit.

Saat itu ia mencontohkan crash:
– dirinya di Jerez 2020
– dirinya di sirkuit sekarang
– Jorge di Portimao
– Alex juga di Portimao

Bagian ini kesannya jadi lain ketika dikutip tmcblog:
[ Tech Talk ] Marc Marquez Meminta HRC Selidiki Parameter Traction Control RC213V

Mengingat selama ini Honda gagal mengatasi masalah, menurut penulis Honda bakal kesulitan mengatasi. Entah apakah nanti Honda akan minta ECU MotoGP diganti yang lebih reliable.

Implikasi dari pernyataan Marc tersebut adalah, selama ia tidak bisa pede, maka nasib Marc bisa seperti Lorenzo! Sering dijatuhkan motor membuatnya ketakutan dan muncul halangan mental yang bisa membuatnya tidak pernah kencang lagi.

Sayangnya, ini kembali mengindikasikan bahwa tidak reliablenya Honda lah yang bikin pembalapnya tidak bisa kencang. Selain dari pengembangan yang salah arah.

btw, yang berikut kesannya jadi beda banget ya? Penulis tidak menemukan kutipan kata kata confidence yang disebut Marc berkali kali?
“Highside” di Assen, Marc Marquez temukan kelemahan lain RC213V !! waahhh

Karena di wawancara Marc bilang:

this means we must improve in that area because if not it is impossible to take the confidence and to push again
Ini artinya Honda harus memperbaiki di bidang itu karena bila tidak maka akan MUSTAHIL untuk bisa pede dan untuk memaksa kencang lagi.

Untuk soal rangka, Marc bilangnya:

it’s not bad, ok, some potential there
Nggak jelek, ada potensinya

Tapi kok disebut:

Tentang sasis, aku sangat senang dengan pekerjaan yang dilakukan HRC. Mungkin inilah pertama kalinya aku merasakan arah yang jelas untuk masa depan. Aku merasakan perbedaan positif. Ya….aku langsung senang ketika mencobanya. Aku bisa melakukan gaya berkendara yang berbeda dan cara yang berbeda untuk memahami berbagai hal.… Secara keseluruhan, aku menyukainya.

Beda dengan yang diomongkan Marc. Silahkan cek sendiri di websitenya MotoGP di atas.

8 respons untuk ‘Akhirnya, setelah crash parah, sekelas Marc Marquez pun jadi nggak pede lagi naik motor Honda!

  1. Lorenzo dan Crucrot bukan pembalap kemaren sore. Klo kata mereka motornya jelek ya jelek.

    Crutcrot pk satelit bisa maen di 3 besar wkt di Yamaha.

    Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.