Mau dyno NMAX tapi masih terkendala oli mesin… + alasan mengapa pilih mesin dyno BRT


Jadi sebenarnya sudah cukup lama penulis ingin melakukan dyno untuk motor NMAX. Nggak pakai lepas lepas pro capacitor lagi sih rencananya. Nggak kayak ketika dyno Spin dulu:
Hasil dyno dengan dan tanpa pro capacitor di Suzuki Spin 125, tenaga berubah maks 25%

Kali ini nggak bakalan di tempat yang sama dan rencana dynonya ke yang pakai mesin dyno BRT.

Pilih yang mesin dyno BRT karena katanya hasil dyno nggak pakai smoothing smothingan karena silindernya sudah di balance hingga 10 ribu rpm.

Tapi ya siapa yang tahu kalau sebelum keluar sudah dismoothing dulu. Contoh smoothing itu seperti ini:
Pengenalan Mesin Dyno Axis VX-12 & Running Test Mio Drag Bore Up 192 CC

Hasil smoothing bisa beda dari sebelum di smoothing (cek menit 15:00):

Kebetulan penulis juga merasa agak anti dengan mesin dyno axis atau dynojet, karena dibilang mirip kenyataan tap kok malah nggak sesuai:
Dyno PCX 160 di AJM kok cuma 110 kpj? Macam macam mesin dyno + kekurangan dyno lokal?

Dyno BRT yang dekat adalah di SurabayaPerformance alias LabMesinUnsuri, yang sekarang sepertinya sudah pindah posisi dari saat penulis cek awal awal:

Seperti biasa, cari lokasi di google map itu nggak akurat. Akhirnya ketemunya di sini:

dulu rupanya usaha pentok kuma kiko tapi sekarang jadi lokasi bengkelnya Surabaya Performance

Nomornya sudah sama:

Tadi sempat tanya, biaya dyno sama dengan tempat sebelumnya, 150 ribu. Tapi kalau mau pakai AFR perlu nambah 30 ribu. Kalau mau tuning ECU BRT biayanya 200 ribu.

Cuma masalahnya sekarang ini pakai oli yang termasuk jelek karena mengurangi performa. Aditif bikin performa turun. Tapi uniknya, aditif juga bikin oli licin kalau di kecepatan tinggi. Tadi saja sempat bisa jalan 115 kpj saat duduk tegak.

Dilema juga ya, tenaga turun tapi top speed bisa nambah karena dilicinkan oleh MoDTC. soal bikin aus coating ring piston, ya cuek karena pasti coating ring piston motor penulis sudah aus dari dulu dulu. Tapi jelas masih mending daripada ketika masih pakai oli skuter Shell Advance Ultra yang cuma bisa 108 kpj.

Cuma ya tetap, kalau tenaga nggak mantep begini malas dyno karena pinginnya bisa mewakili saat mesin lagi sip sipnya. Ya jelas nggak seterusnya motor bakal diberi oli yang bikin performa turun.

10 respons untuk ‘Mau dyno NMAX tapi masih terkendala oli mesin… + alasan mengapa pilih mesin dyno BRT

  1. Maaf Pak Penulis, gimana rasanya pakai amsoil dari awal tuang sampai sekarang? Apa worth to buy untuk harga yang tergolong tidak murah?

    Suka

    • Saya sih tidak puas. Memang olinya bisa bikin top speed meningkat, tapi akselerasi tidak enak. Katanya licin, tapi saat rpm rendah atau awal awal suara mesin kasar. Suara mesin baru halus setelah dipakai ngebut. Jadi licinnya karena aditifnya, bukan karena bahan olinya. Bahan olinya nggak licin. Kemampuan untuk melawan fuel dilution juga rendah, kalah jauh dari bimoli.

      Bikin turun akselerasi juga bikin jengkel. Sepertinya aditifnya termasuk banyak. Kalau dikombinasikan dengan pertamax, maka tenaga perlahan turun dalam seminggu. Butuh aditif permbersih atau pakai margarin kalau mau sip. Cocoknya pakai bensin shell atau BP.

      Nggak ingin pakai lagi sih.

      Suka

      • Berarti harga nggak selalu berbanding lurus dengan kualitas ya? Soalnya saya pernah coba oli yang “didewakan” di grup oli, tapi ternyata yang saya rasakan beda dari testimoni member disana. Padahal motor saya termasuk normal, harga olinya pun nggak bisa dibilang murah.

        Suka

  2. Dyno BRT jg ada fitur smooting jg , cuman sy biasanya lbh seneng grafik real atau klo di smooting cukup smooting +1 saja , tidak kehilangan karakter grafik aslinya…

    Suka

      • Sebenarnya fitur menarik dari dyno BRT adalah CVT analisis dimana bisa melihat “perilaku” cvt dimana terbukan dan tertutupnya pully primer dan pully sekunder bisa dilihat grafiknya dan dikompare dengan timer dan akselerasi sampai topspeed

        Cuman parameternya apa saja sy kurang tau

        Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.