Fakta seputar efektifitas vaksin, mengapa masih harus pakai masker setelah divaksin?


Penulis sebelumnya sudah janji mau bahas soal vaksin. Dan kebetulan ada yang tanya:

Yudi: kalo udah vaksin 2x tetep pake masker kenapa itu ? 2 lapis pula,di negara eropa malah bebas,boleh pake boleh ngga

Jawabannya sepertinya ada di efektifitas vaksin. Yang jelas dari pemerintah pun sudah mengakui bahwa vaksin tidak bisa 100% efektif mencegah penularan virus Corona:
Tanya Jawab

btw, mengapa sih kok jawaban diberi warna abu abu, bikin sulit dibaca, web adminnya asli ngawur

Biar lebih pasti, untuk informasi kritis penulis hanya akan menggunakan dua sumber informasi, yaitu:
– covid19.go.id, website resmi pemerintah Indonesia untuk soal kasus Covid 19
http://www.ncbi.nlm.nih.gov, website resmi lembaga kesehatan Amerika

Jenis vaksin untuk Covid-19:
The immunology of SARS-CoV-2 infections and vaccines

COVID-19 vaccines – are we there yet?

Di Indonesia sekarang ini dipergunakan vaksin:
Daftar 7 Vaksin COVID-19 yang Beredar di Indonesia

– Vaksin COVID-19 yang diproduksi PT Bio Farma
– Vaksin COVID-19 Oxford-AstraZeneca
– Vaksin COVID-19 China National Pharmaceutical Group Corporation (Sinopharm)
– Vaksin COVID-19 Moderna
– Vaksin COVID-19 Novavax
– Vaksin COVID-19 Pfizer-BioNTech
– Vaksin COVID-19 Sinovac

Sumber lain:

Jenis vaksin COVID-19 apa saja yang akan digunakan di Indonesia?
Jenis vaksin COVID-19 yang dapat digunakan di Indonesia adalah:
Sinovac
AstraZeneca
Sinopharm
Novavax
Moderna
Pfizer
Cansino
Sputnik V
Penggunaan vaksin tersebut hanya dapat dilakukan setelah mendapatkan izin edar atau Izin Penggunaan Pada Masa Darurat (Emergency Use of Authorization/EUA) dari BPOM.

Harga bisa dicek di link berikut:
Ini Perincian 9 Vaksin Covid-19 yang Beredar dan Harganya

Vaksin bio farma sepertinya adalah vaksin dari olahan Sinovac:
Kedatangan Vaksin Tahap ke-21 Percepatan dan Perluasan Vaksinasi Terus Dilakukan

Menurutnya, kedatangan ini menambah jumlah vaksin Sinovac dalam bentuk bahan baku menjadi 115.500.280. Yang setelah diolah Bio Farma menjadi 93 juta dosis vaksin jadi Sinovac

Sepertinya Kebanyakan vaksin nantinya adalah Sinovac. Apalagi karena vaksin “ampuh” butuh penyimpanan yang khusus:
Badan POM Terbitkan EUA* Vaksin COVID-19 Pfizer

Vaksin produksi Pfizer and BioNTech adalah jenis vaksin dengan platform mRNA yang wajib disimpan khusus dengan suhu ultra rendah (-90° sampai -60°C). Penggunaan vaksin COVID-19 Pfizer adalah untuk orang berusia >12 tahun dengan tingkat efikasi pada usia >16 tahun mencapai 95,5% dan pada usia 12-15 tahun sebesar 100%.

Badan POM terbitkan EUA Vaksin Moderna

Berdasarkan data uji klinik fase 3 pada tanggal 21 November 2020, efikasi Moderna untuk mencegah COVID-19 yang parah adalah sebesar 94,1% pada kelompok usia 18 hingga di bawah 65 tahun dan 86,4% pada kelompok usia 65 tahun ke atas. Hasil ini diperoleh melalui pengamatan mulai hari ke-14 setelah penyuntikan kedua.

Moderna merupakan vaksin mRNA yang memerlukan teknologi penyimpanan berbeda dari jenis vaksin dari platform inactivated virus yang sebelumnya telah memperoleh EUA. Vaksin ini perlu sarana penyimpanan pada suhu minus 20 derajat Celsius . Karena kebutuhan teknologi khusus tersebut, vaksin ini akan diserahkan ke Indonesia bersamaan dengan teknologi penyimpanan dan distribusinya

Efikasi yang lain disebut sebagai berikut:
Vaksin Teruji Mampu Beri Perlindungan Terhadap Varian Baru

Menurut Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru dr Reisa Kartikasari Broto Asmoro, data terbaru dari Public Health England (PHE) menyatakan dua dosis vaksin COVID-19 Astrazeneca 92% efektif mencegah rawat inap yang disebabkan varian delta dan tidak menunjukkan adanya kematian di antara mereka yang divaksinasi.

Studi yang dilakukan pada 13 januari sampai 18 maret 2021 lalu dan melibatkan lebih dari 128 ribu orang tersebut, menunjukkan vaksinasi menurunkan risiko perawatan dan kematian. “Berdasarkan analisis, ditemukan bahwa vaksinasi Sinovac dosis lengkap bisa menurunkan atau bisa mengurangi risiko COVID-19 sebanyak 94%,” kata dr Reisa.

Kedatangan Vaksin Tahap ke-22 Sebanyak 1,4 Juta Dosis Vaksin Tiba Siang ini

Vaksin Sinopharm ini merupakan vaksin dengan platform inactivated (berisi virus Corona yang dimatikan) dan sudah menerima Emergency Use Listing atau EUL dari WHO pada Mei 2021. Dan memperoleh persetujuan di 56 negara dengan efikasi sebesar 79 persen.

Itu semua sumbernya dari covid19.go.id. Kalau menurut sumber NIH, efektifitas (sering disebut efikasi) dari vaksin tergantun deari metodanya, perhatikan faktor imunogenisitas:
COVID-19: Insights into Potential Vaccines

Platform Vaksin Keuntungan Kerugian
Virus tidak aktif
  • Profil keamanan yang baik

  • Stabilitas yang lebih baik selama transportasi dan penyimpanan

  • Umur simpan lebih lama

  • Imunogenisitas lemah

  • Durasi perlindungan lebih pendek

  • Membutuhkan adjuvant

  • Diperlukan dosis besar

Subunit protein
  • Tidak menular

  • Lebih sedikit efek samping

  • Imunogenisitas terbatas

  • Memerlukan bahan pembantu

mRNA
  • Tidak menular

  • Tidak terintegrasi

  • Kelenturan tinggi untuk mengatur imunogenisitas

  • Imunogenisitas tinggi

  • Imunitas tahan lama

  • Stabilitas in-vivo

Vektor virus rekombinan
  • Antigen yang tidak diinginkan dapat dihilangkan

  • Ajuvan tidak diperlukan karena sinyal bahaya dari vektor

  • Efisiensi tinggi dalam merangsang respons imun

  • Imunitas pejamu yang sudah ada sebelumnya mengurangi kemanjuran

  • Mahal

Dicontohkan:

Pabrikan Vaksin Peron Perbedaan
Pfizer–BioNTech BNT162b2 mRNA
  • 95% kemanjuran

  • Tersedia untuk usia 16 tahun ke atas

  • Dosis berjarak tiga minggu terpisah

  • Perlindungan dalam 7 hingga 10 hari setelah dosis kedua

Modern mRNA-1273 mRNA
  • 94,1% kemanjuran

  • Tersedia untuk usia 18 tahun ke atas

  • Dosis berjarak empat minggu terpisah

  • Perlindungan dalam 14 hari setelah dosis pertama

AstraZeneca ChAdOx1 nCoV-19 (AZD1222) vektor virus
  • 70% kemanjuran

  • Tersedia untuk usia 18 tahun ke atas

  • Dosis berjarak empat hingga dua belas minggu

  • Perlindungan dalam 21 hari setelah dosis pertama

Sumber lain:
COVID-19 Vaccines: A Review of the Safety and Efficacy of Current Clinical Trials
Sinovac:

AstraZeneca:

Moderna:

Psizer:

COVID-19 pandemics Stage II – Energy and environmental impacts of vaccination

Vaksin Negara Tipe Tingkat efisiensi Interval yang disarankan antara Suhu penyimpanan
Pfizer dan AS & Jerman mRNA ~95,0% 21 hari 70.0 °C
Modern dan Amerika Serikat mRNA ~95,0% 21 hari 20.0 °C
Sinovac dan Cina Virus tidak aktif 79,9% 14 hari 2.0–8.0 °C f
Sinophar b Cina Virus tidak aktif 79,3% 14–28 hari 2.0–8.0 °C
Sputnik V c Federasi Rusia virus dua-vektor 91,6% 21 hari 18.0 °C (beku) atau 2.0–8.0 °C (liofilisasi) g
Oxford/AstraZeneca d (sekarang Vaxzevria e ) Inggris-Swedia virus ChAdOx1 79,0% 8–12 hari 2.0–8.0 °C
kovaxin Biotek Bharat. India Virus tidak aktif 81,0% jam 28 hari 2.0–8.0 °C
Johnson & Johnson adalah Janssen Biotech, Inc., PA USA vektor virus 68,0% Dosis tunggal 2.0–8.0 °C

Covid-19 Vaccines

Vaccine
Platform
Vaccine Name Manufacturer U.S. Status
Date
No.
Shots
Efficacy Likelihood
Score
Comments
BNT162b2
[mRNA]
Tozinameran
Comirnaty
Pfizer
BioNTech
EUA
Dec 2020
2
[21 d]
95% E Ultra-low cold chain
[-60o to -80o]
mRNA-1723
[mRNA]
CX-024414 Moderna EUA
Dec 2020
2
[28 d]
94% E Moderate cold chain [-15o to 25o]
Ad26.COV2.S
[adenoviral vector]
JNJ-78436735 Johnson & Johnson Janssen EUA
Feb 2021
1 66-72% D Thrombotic thrombocytopenia
ChAdOx1 nCoV-19
[adenoviral vector]
AZD1222
Vaxzevria
AstraZeneca
Oxford
Pending 2
[28-84 d]
55-76% D Thrombotic thrombocytopenia
NVX-CoV2373
[recom protein]
Covovax Novavax Pending 2
[21 d]
90% E 60% effective for B.1.351, Adjuvant
Gam-COVID-Vac
[adenoviral vectors]
Sputnik V Gamaleya
Russia
None 2
[21 d]
92% E rAd26-S, rAd5-S
Sinopharm
[inactivated virus]
Beijing
Wuhan
SInopharm
China
None 2 78-86% E Global distribution
Sinovac
[inactivated virus]
Corona Vac Sinovac
China
None 2 50-91% E Global distribution

Lainnya:
COVID-19 Vaccines: Current Understanding on Immunogenicity, Safety, and Further Considerations

Di data berikut, efikasi bisa turun atau berubah sesuai waktu sesudah vaksinasi:
Effectiveness of the Pfizer-BioNTech and Oxford-AstraZeneca vaccines on covid-19 related symptoms, hospital admissions, and mortality in older adults in England: test negative case-control study

Berikut ilustrasi lain:
The immunology of SARS-CoV-2 infections and vaccines

Di contoh berikut dijelaskan bahwa efikasi bisa beda jauh sekali setelah suntikan kedua:
Efektivitas Vaksin BNT162b2 Covid-19 Terhadap Varian B.1.1.7 dan B.1.351

Jenis Infeksi atau Penyakit Orang Positif PCR PCR-Orang Negatif Efektivitas (95% CI) *
Divaksinasi Tidak divaksinasi Divaksinasi Tidak divaksinasi
jumlah orang persen
Infeksi
PCR-dikonfirmasi infeksi dengan varian B.1.1.7
Setelah satu dosis 892 18.075 1241 17.726 29,5 (22,9–35,5)
14 hari setelah dosis kedua 50 16.354 465 15.939 89,5 (85,9–92,3)
PCR-dikonfirmasi infeksi dengan varian B.1.351
Setelah satu dosis 1329 20.177 1580 19.926 16,9 (10,4–23,0)
14 hari setelah dosis kedua 179 19.396 698 18.877 75,0 (70,5–78,9)
penyakit §
Penyakit parah, kritis, atau fatal yang disebabkan oleh varian B.1.1.7
Setelah satu dosis 30 468 61 437 54.1 (26,1–71,9)
14 hari setelah dosis kedua 0 401 20 381 100.0 (81.7–100.0)
Penyakit parah, kritis, atau fatal yang disebabkan oleh varian B.1.351
Setelah satu dosis 45 348 35 358 0,0 (0.0–19.0)
14 hari setelah dosis kedua 0 300 14 286 100,0 (73,7–100.0)
Penyakit parah, kritis, atau fatal yang disebabkan oleh SARS-CoV-2
Setelah satu dosis 139 1.966 220 1,885 39,4 (24,0–51,8)
14 hari setelah dosis kedua 3 1,692 109 1,586 97.4 (92,2–99,5)

Berikut juga sama:
Effectiveness of COVID-19 vaccines in preventing SARS-CoV-2 infection and hospitalisation, Navarre, Spain, January to April 2021

Kekebalan tidak terjadi langsung 100% tapi butuh waktu:

Data tersebut mengesankan bahwa harusnya setelah divaksinasi, orangnya harus mengisolasi diri. Tapi rasanya kalau di sini itu beda ya? habis vaksin langsung besoknya merasa sudah kebal total.

Yang menarik, walau efikasi vaksin mRNA lebih tinggi, efek samping juga lebih tinggi:
Efficacy and Safety of COVID-19 Vaccines: A Systematic Review and Meta-Analysis of Randomized Clinical Trials

Dari sisi keamanan, disebut model yang virus dinonaktifkan (sinovac) itu lebih aman, tapi yang mRNA (moderna) lebih efektif:
Target Product Profile Analysis of COVID-19 Vaccines in Phase III Clinical Trials and Beyond: An Early 2021 Perspective

Penulis tidak sertakan efikasi terhadap varian yang kabarnya bisa beda. Yang jelas dari sumber yang ada, vaksin Sinovac itu termasuk yang ada lolosnya. Ini rasanya yang bikin adanya keharusan untuk pakai masker walau sudah vaksin. Mungkin untuk mencegah orang yang merasa kebal setelah divaksin padahal masih butuh waktu untuk bisa efektif.

Yang perlu dipertanyakan juga adalah apa yang terjadi ketika orang yang sedang kena covid (dengan atau tanpa gejala) di vaksin. Padahal yang penulis tahu, orang mau divaksin itu nggak pakai diuji covid dulu. Dan juga, rapid test itu bisa meloloskan orang yang kena covid (rasio 50% gagal deteksi orang kena covid):
Mengenal false positif dan false negatif akurasi tes covid-19, besar juga kemungkinan salah deteksi

Lokasi vaksinasi terdekat bisa ditemukan lewat link berikut:
https://covid19.go.id/faskesvaksin

Sertifikasi bila sudah vaksin bisa didownload di link berikut:
https://pedulilindungi.id/

Cek hasil tes covid di sini:
https://bigbox.co.id/products/api-marketplace/api/query-form

29 respons untuk ‘Fakta seputar efektifitas vaksin, mengapa masih harus pakai masker setelah divaksin?

  1. Luar biasa Pak, infonya bnr2 sangat membantu orang lbh faham akan macam vaksin dan keterangan2nya, terima kasih 🙏

    Suka

  2. mengapa vaksin harus 2X…kenapa tidak satu kali ?

    bolehkan vaksin dengan berbeda merk ?

    bagaimana caranya ilmuwan mendapati virus kopid untuk di uji coba vaksin ?

    Suka

    • dosis ditentukan dari yang buat vaksinnya. kalau cuma sekali, daya imunitas kurang dari separuhnya. Dibolehkan pakai beda merek dan diistilahkan sebagai booster kalau tidak salah. seperti contohnya moderna dipakai booster yang sudah vaksin sinovac.

      Negara yang kena covid diwajibkan mengumpulkan sampel dan mengirim ke amerika. silahkan simak penjelasan bu siti fadillah.

      Suka

  3. pertanyaan ane sebagai orang awam orang kampung simple saja :

    apakah Vaksin tersebut terlepas apapun merek dan jenis, jika disuntikkan maka :
    1. sudah bebaskah dari kopit?
    2. apakah ada dampak negatif terhadap tubuh, seperti daya tahan menurun, mudah sakit, lemas, lesu, dsb (dialami teman kantor yg udah vaksin soalnya)

    kalo jawabannya tidak menggembirakan, maka ane pilih NO VAKSIN

    Suka

    • 1. semua vaksin meningkatkan kekebalan terhadap covid, tapi levelnya beda beda.
      2. iya ada, dan terdokumentasi.

      sekarang ini vaksin sudah jadi kewajiban. Bakal sulit menghindar. Biarpun vaksin nggak efektif, yang penting sudah tercatat divaksin. Jadi mungkin yang lebih tepat itu daripada berusaha menangkal covid, lebih baik cari cara untuk menangkal efek samping vaksin.

      Suka

  4. sudah vaksin tapi tetap memakai masker seperti tidak percaya diri & tidak menghormati pembuat vaksin

    minimal kita harus cuci tangan sebelum & sesudah beraktifitas

    Suka

      • Beda fungsi antara vaksin dan masker, kalo vaksin kan membuat kekebalan naik, kalo masker mencegah penyebaran.. orang divaksin lebih siap ketika ketempelan virus, jadinya mayoritas tidak bergejala berat ketika virusnya masuk.

        masker fungsinya adalah meminimalisasi penyebaran virusnya, jadi orang divaksin atau tidak, tetap bisa ketempelan virus, nah pada saat ketempelan inilah bisa menyebarkan virus, dan kita tidak bisa tau kapan ketempelannya .. ya mirip2 ketempelan jin

        Kenapa di eropa sudah tidak pake masker, menurut saya karena:
        1. Di negara tersebut rakyatnya hampir 100 persen sudah divaksin, jadinya kalo ketempelan viruspun dipercaya tidak akan bergejala berat, berbeda dengan disini, yang belum vaksin msih lebih banyak, jadi misal ketempelan virus tinggi kemungkinan KO.
        2. Negara tersebut sudah siap peralatan baik persediaan maupun kualitas jika terjadi lonjakan.. disini, melonjak sedikit saja IGD sudah harus antri.. padahal yang butuh ke IGD bukan hanya yang covid

        Suka

        • Entah ya, mungkin tergantung tipe vaksinnya juga. Karena bisa jadi kekebalannya itu tidak akan bikin orang jadi carrier. Virus tidak bisa berkembang biak ataupun bersarang di dalam tubuh. Tapi tentu nempel ke baju atau masker lain lagi ceritanya. Begitu masker atau baju dipakai sampai di rumah, yang di rumah jadi ketularan.

          Suka

          • Pemahaman vaksin mu beda pak, sepengetahuan ku, vaksin tidak bisa mencegah orang menjadi penyebar virus.
            seperti kasus flu, anak yang sudah divaksin flu bisa tetap flu cuma sembuhnya cepet dan ga parah, trus bisa tetep nulari bapak ibunya juga.

            kekebalan dalam arti imun, beda artinya sama kebalnya ilmu kebal, kalo ilmu kebal dibacok ga mempan, kalo imun itu artinya ketika virus masuk tubuh langsung cepat respon, artinya tetap ada fase orang ditempati virusnya, dan ada fase dimana virusnya berusaha berkembang biak, bukan terus tiba2 virusnya tertolak.

            Suka

          • Yup tentu saja mengurangi namun bukan menghilangkan, karena sistem kerja tubuh kita butuh waktu, jadi meskipun antibodi sudah terbentuk pasca vaksin, tetep saja melawan virus perlu waktu, nah dalam waktu itulah virus bisa menular..jadi masker utamanya adalah untuk melindungi yang belum vaksin dan orang yang punya kormobid..oiya skalian mengingatkan, sering cek tensi, bagi yang tinggi siapkan obat penurun tensi dan banyak makan bawang putih.. yang rendah jangan kebanyakan makan bawang putih

            Suka

    • Pakai masker jika publik blm 100% vaksin atau minimal 70% untuk Herd Immunity. Jika sudah maka masker sudah tidak diperlukan. Yg udh vaksin ttp bisa positif tp positif nya mrk bisa menularkan ke org lain. Ybs bisa sembuh tp org lain itu tidak. Maka smp saat 70% itu tiba, masker msh diperlukan.

      Suka

  5. Berita yg sy terima vaksin menyebabkan penggumpalan darah USA+euro+ UK korban vaksin lebih dr 2.2 jt

    Efek jangka panjangnya baru 2 negara yg jamin warganya Jepang & USA Soal behind the vaksin ini dibahas jg oleh Ihsanudin Noorsy

    Khusus sinovac ini disorot media luar negri Misalnya WION dr india :
    China telah mengekspor 729 juta dosis vaksin ke 43 negara, sebanyak 25 juta dosis di antaranya merupakan donasi.

    Di Mongolia, 52 persen populasinya telah divaksinasi, mayoritas dengan Sinovac. Namun pada Juni, kasus harian di Mongolia naik dua kali lipat dari bulan sebelumnya, menjadi di atas 2.000.

    Situasi serupa terjadi di Seychelles. Negara di timur laut Madagaskar itu telah memvaksinasi 64 persen populasinya. Namun kasus Covid-19 per kapitanya lebih tinggi dari India.

    Sementara Bahrain, 60 persen dari vaksin yang digunakan adalah Sinovac. Saat ini publik di Bahrain menuntut agar vaksin tersebut diganti

    Suka

  6. Sudah vaksin 2x dan alhamdulillah saat ini sedang isoman.
    Bagi yg percaya vaksin silahkan, yg ga percaya vaksin (n gov’t behind it all) juga saya ndak ngelarang. Buktinya saya yg sdh pegang sertifikat vaksin (entah apa fungsinya di masa depan) tetap kena covid juga.
    Terlepas dari itu semua, mungkin Allah menyuruh saya untuk sejenak beristirahat dari kegilaan dunia ini, sambil banyak2 istighfar mohon ampunan dan kesembuhan

    Disukai oleh 1 orang

    • Semoga lekas pulih.

      Iya setuju. Itulah yang perlu dipikirkan. Karena kebetulan justru teman kantor yang vaksin yang pada kena covid. Kebetulan sih vaksinnya di tempat yang sama (walau waktunya beda). Takutnya vaksinasi malah jadi lokasi penyebaran.

      Hari pertama petugasnya kena tulari peserta, lalu berikutnya peserta yang mau vaksin kena juga.

      Suka

  7. Saya gak ikut berbondong-bondong daftar vaksin kemarin di awal2. Setelah disuruh pengurus kampung barulah saya daftar. Tadi 21 juli dosis 1 sinovac. Besok 18 agustus yg kedua.
    Dulu pas diumumkan tetap prokes setelah vaksin saya jadi gak percaya kemampuannya.
    Jadi saya terima vaksin karena menghormati pengurus kampung. Jaga jarak, hindari kumpul2 sudah jadi kepribadian saya. Maaf 🙏

    Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.