Ketika rembesan water pump di PCX 160 sudah tidak hijau lagi, hati hatilah


Ada sedikit informasi tambahan soal kasus rembes di Honda PCX 160, yaitu untuk tidak meremehkan ketika rembesan sudah tidak lagi hijau:

Sebelumnya juga ada yang posting warnanya menghitam juga:

Penulis sebelumnya memperkirakan bahwa Honda melakukan perubahan desain pada water pump sehingga membuat tekanan terlalu berlebih bila dipakai ngebut dan merusak seal.
Masalah rembes PCX 160 itu sebenarnya karena apa sih? 3 dugaan dan solusi

Ada yang sepakat pendapat itu:

Untuk mengapa sampai warnanya yang rembes jadi hitam, ada yang mengutip video berikut:

Video tersebut menjelaskan bahwa di pompa radiator ada dua klep. Yang satu untuk mesin, yang satu untuk coolant. Bila seal rusak, maka bocoran akan keluar dari saluran pembuangan.

Jadi yang rembesan hijau selama ini terjadi itu karena seal coolant gagal berfungsi. Tentu bukan karena umur, lha wong yang di bawah 1000 km saja banyak yang kena. Kalau warnanya coklat (kok sudah coklat ya?) maka seal olinya juga bermasalah. Sepertinya penyakitnya merembet, gejala wal seal coolant rusak. Kalau dibiarin, maka seal oli juga rusak. Kalau sudah bocor olinya, bisa parah:

Ada yang menjelaskan berikut ini:

Jadi sepertinya, harus segera ditangani. Dan setelah ditangani juga jangan berharap betul betul sembuh, karena dari contoh di atas, justru setelah ditangani malah jadi makin parah.

Pernyataan resmi tentang solusi yang efektif dan tidak kambuhan dari AHM masih ditunggu. Karena sepertinya masing masing bengkel AHASS punya solusi sendiri sendiri yang belum tentu menyelesaikan masalah:

Atau memang dari AHM nya atau Honda Jepang pun nggak mampu kasih solusi?

Kalau iya, terpaksa nunggu blog blog besar rilis artikel.

16 respons untuk ‘Ketika rembesan water pump di PCX 160 sudah tidak hijau lagi, hati hatilah

  1. Daripada hanya katanya2, mending mas Sucahyoaji beli 1 unit PCX 160, terus praktekkan solusi2 alternatif seperti yang biasa mas lakukan, entah diganjal karet dsb. Ditunggu tips dan triknya langsung di PCX 160, jangan hanya bisa katanya2. Challenge ya

    Suka

    • maaf, kemahalen. Saya serahkan sama yang sudah putus asa dengan solusi AHASS saja. terserah mereka mau coba solusi saran saya atau tidak.

      Dan kasihan juga kebanyakan yang kena itu disuruh ke AHASS, dan di AHASS solusinya beda beda dan ada saja yang nggak sembuh atau malah makin parah. Butuh ada solusi yang pas.

      Suka

  2. Ini om hasil analisa saya dan dari pengalaman saya. Boleh dibuatin artikel tersendiri. He….3x. Pertama, sistem sirkulasi air di pcx 160 berbeda dengan sirkulasi air pada pcx 150, vario ,adv, dsb. Arah sirkulasi air dingin dari radiator begitu masuk ke mesin langsung berhadapan dengan area sekitar exhaus/knalpot. Baru bersirkulasi ke area blok silinder(bawah) dan kembali ke haed melalui bagian atas. Berbeda dengan pcx 150 yg sirkulasi air dingin menuju ke water jaket silinder. Karena mengunakan material yang sama dengan pcx 150 maka material tsb menerima panas air yang lebih. Kemarin saya pernah membaca dari artikel anda mengenai cairan coolant dan titik didih, maka saya simpulkan bawa pendapat anda benar om. Jadi kesimpulan saya rembesan pada waterpump tsb akibat suhu coolant yg mencapai titik didih(atau hampir mencapai titik didih) sehingga timbul tekanan uap yg lebih besar dr coolant tsb yg mampu menembus seal dan lama2 merusak seal itu sendiri. Langkah awal yg mungkin bisa kita lakukan jangan ganti waterpump, tapi kuras sistem pendingan nya dan ganti dengan coolant yg punya titik didih lebih tinggi(contoh prestone dengan konsentrasi 50:50). NB: coolant ahm adalah coolant seiken hijau yg punya titik didih 103-105°C. Menurut otomotif.com coolant prestone adalah yang memiliki titik didih tertingi sekitar 108-110°C untuk konsentrasi 33:67. Untuk membuktikan coba kumpulkan data dari penguna pcx didaerah2 yg berbeda dgn suhu lingkungan yang berbeda. Kl kita berada didaerah dingin waterpump pcx ndak rembes dan sudah pelajari dari pemakaian saya sehari2.
    Thanx, mungkin panjang ya om.

    Disukai oleh 1 orang

    • Tidak masalah, terima kasih sharingnya. Iya, setuju, perlu dicobakan. Saya baru kepikiran soal titik didih coolannya juga.

      Saya baru tahu alirannya justru ke sekitar knalpot dan tidak dari atas dulu. Iya, kalau air menguap karena panas, maka perlu ada pelepasan tekanan. Nanti saya coba baca baca dulu info lebih banyak.

      Suka

  3. 3, 4, 5 atau lebih masalah di Honda bukanlah sebuah masalah. Sedangkan 1 masalah di motor selain honda adalah aib

    Suka

  4. Diatas 60kph rawan bocor, jd nie motor diplot buat aki2 yg gak boleh ngebut tp cukup max 60kph sazaaa.

    Klo 60kph sazaaa sebaiknya pk mesin beat 110cc drpd 160cc 4 klep. Buang2 duid.

    Awooookkkkk

    Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.