Review Honda engine cleaner sebagai aditif bensin penambah performa, sayang pas bad match


Sebenarnya dari hasil uji 0-100 kpj dari Cleanoz menunjukkan bahwa pakai cleanoz hasilnya tidak seburuk pakai PRF Turbo. Dari feeling juga bisa dirasakan pakai Cleanoz terasa lebih baik. Ingat ya, hasil ini adalah bila dicoba di motor NMAX old penulis yang memang idealnya pakai bensin RON 92 dan penulis sudah pakai bensin RON 92.

Tapi tetap saja, karena penasaran banget, penulis pun putuskan untuk sekalian mencoba Honda engine cleaner made in Japan:

Tapi keputusan ini ternyata merupakan keputusan yang salah. Walau tetap masih bisa memberikan impresi pemakaian.

Penulis perlu cerita dari awal dulu. Awalnya penulis kecewa dengan turunnya performa setelah overdosis PRF Turbo sebanyak 25 tetes untuk 6,4 liter bensin. Untuk memperbaiki performa, penulis cemplungkan margarin sebanyak 2 ruas jari kelingking di saat bensin tinggal 3 bar. Rasanya sih overdosis. Tapi penulis tidak merasakan efek samping. Yang jelas performa mesin makin meningkat, yang terasa makin kuat di hari kedua, dengan waktu akselerasi 0-100 kpj = 17,4 detik.

Lalu ganti pakai bensin shell super sebanyak 5,5 liter dengan bensin tinggal 1 bar (ho oh, nggak akurat memang). Pilih shell super dengan alasan shell super adalah bensin yang kandungannya paling rendah.

Efek dari shell super rupanya lebih besar dari efek margarin karena terasa sentakan bawah ada peningkatan sedikit (atau karena sebelumnya efek dari PRF Turbo?). Motor jadi lebih sensitif di putaran bawah, lebih menyentak. Setelah jalan sekitar 5km, lalu diputuskan teteskan PRF Turbo sebanyak 7 tetes, sesuai rekomendasi.

Setelah pakai PRF turbo, sentakan di rpm bawah berkurang. Feeling sentakan lebih kuat di rpm menengah tapi sentakan terasa kurang di rpm atas. Sentakan terasa bertambah setelah berhenti atau lepas gas lama. Sentakan terasa makin berkurang bila motor dibuat geber geberan. Hal ini juga tercermin di catatan waktu 0-100 kpj:
Pertama = 17,86 detik
Kedua = 18,6 detik

Oleh karena itu penulis memutuskan untuk sekalian pakai Cleanoz. Entah apa overdosis, karena penulis pakai 50 tetes untuk bensin yang kira kira 6 liter. Feelingnya saat berangkat kerja tidak ada perubahan. Namun di saat pulang kerja terasa tarikan lebih mendingan daripada sebelumnya. Catatan 0-100 kp juga menunjukkan hal itu:
Pertama = 17,43 detik
Kedua = 17,1 detik
Ketiga = 17,7 detik

Waktu yang naik turun itu sepertinya adalah karena efek yang sama dengan PRF Turbo, dan makin kuat. Yaitu efek ketika dipakai santai tenaga seperti disimpan, jadi begitu disentak maka terasa tarikan ok. Kalau motor dipakai geber geberan, tarikan jadi terasa makin lama makin nggak enak. Waktu yang nomor 3 lebih buruk mungkin karena berhentinya lebih sebentar dari yang lain.

Lalu di rumah penulis tambahkan Honda engine cleaner. Awalnya sebanyak 2 tutup botol. Lalu di kantor penulis tambahkan 1 tutup botol lagi. Penulis asumsi dosisnya adalah satu tutup botol untuk 4 liter bensin. Disarankan bro Tan Anton pakai dosis dobel saat pertama.

Bau cairan lebih mirip bensin dan kalau nggak salah toluene seperti di pertamax plus. Sempat tumpah dan ketika tertinggal di bodi motor nggak bisa kering walau kena sinar matahari. Harusnya yang begini mengurangi kemampuan bakar. Seperti pelumas. Tangan yang kena pun jadi seperti dilumasi.

Dan memang impresi yang paling kerasa adalah mesin jadi makin licin, yang ditandai oleh berkurangnya engine brake. Penulis awalnya kurang merasakan efek penambahan tenaga. Yang kerasa adalah sentakan di rpm rendah jadi makin berkurang. Penulis sampai kepikiran, wah ini seperti jatuh dan masih tertimpa tangga juga. Yang PRF Turbo dan Cleanoz mengurangi tarikan atas, yang Honda Cleaner mengurangi sentakan bawah.

Waktu mau sampai kantor juga terasa ada beda. Bila pakai cleanoz itu tarikan jadi mantep ketika motor dipakai kalem, setelah ditambahi Honda Cleaner tarikan jadi nggak mantep ketika motor dipakai kalem.

Namun pulangnya itu sudah tidak terasa lagi, tapi efek cleanoznya yang mendominasi. Jadi kalau kalem sentakan mantap, kalau dipakai geber geber tarikan makin berkurang. Yang rpm rendah masih nggak enak. Tapi ini membuat feeling jadi mantap banget ketika akselerasi dari kecepatan 20-40 km/jam.

Hasi akselerasi 0-100 kpj sebagai berikut:
Pertama = 17,1 detik
Kedua = 17,1 detik
Ketiga = 17,4 detik

Secara keseluruhan hasilnya lebih baik. Tapi perlu jadi catatan juga untuk hasil terakhir, karena itu juga berhentinya sebentar. Jadi ngantri pas lampu lagi merah, sementara yang pertama dan kedua itu lampu barusan berubah hijau dan penulis sengaja berhenti menunggu lampu jadi merah sebelum mulai antri.

Memang waktu makin membaik, tapi dua kali kebetulan, saat nunggunya sebentar waktu jadi makin buruk itu perlu dicatat juga.

Untuk uji ini kebetulan tidak banyak kesempatan uji top speed. Namun sepertinya top speed jadi terkebiri entah karena PRF Turbo atau karena cleanoz. Ketika masih pertamax dan amsoil saja bisa 115 kpj, sekarang ini melebihi 111 kpj susah. Sebelumnya bisa mentok di 113 kpj lebih cepat walau kesempatan lebih sedikit dari masa ppkm ini.

Kalau dari hasil di atas, Honda cleaner memberikan peningkatan performa. Sayangnya penulis masih merasa motor kurang mantap. Jadi penulis rencana malam ini penulis kasih margarin saja, dan lihat apa yang terjadi besok. Kebetulan bensin tinggal 3 bar juga. Cuma sayang besok tidak bisa tes 0-100 kpj karena pulang kantor siang. Waktu di siang hari biasanya lebih lambat dari malam karena melawan angin.

Sebenarnya penulis pikir hasil ini untuk Honda cleaner kurang fair karena penulis kebetulan pakai bensin yang punya daya pembersih baik, bensin shell. Jadi penulis rencana coba lagi tapi dengan pakai bensin pertamax, dengan urutan pemakaian aditif yang dibalik. Honda cleaner dulu, lalu cleanoz, lalu prf turbo. Lihat nanti perubahannya bagaimana.

Iklan

4 respons untuk ‘Review Honda engine cleaner sebagai aditif bensin penambah performa, sayang pas bad match

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.