Cleanoz, produk atau cara marketing? Cleanoz beneran membersihkan ataukah nambal atukah mengurangi kandungan energi?


Saat mencoba mencari video perbandingan antara aditif bensin cleanoz dan spark (nggak nemu), penulis kebetulan nemu video berikut:

Selain dari judul video yang jelas bikin orang salah paham, risih juga karena dijelaskan bahwa mbrebet atau saluran macet saat pertama pertama pakai itu bukan salah cleanoz (cleanoz jadi penyumbat) tapi karena cleanoz membuat kotoran rontok.

Penulis beberapa kali coba produk carbon clean dari AHM dan Yamalube nggak pernah mengalami mbrebet seperti itu. Penulis juga nggak pernah dengar kewajiban mbrebet ketika pakai produk carbon clean lain yang sama sama dicampur bensin.

Penulis coba cari penjelasan lagi soal ini, tapi penulis jadi risih dengan keterangan berikut:

Dan berikut:

Kok begitu?

Asli lihat yang seperti itu penulis jadi ragu terhadap testimoni testimoni yang beredar di youtube atau fb. Itu jadi pengguna baru jadi agen atau jadi agen dulu baru jadi pengguna. Karena kalau mendemokannya pakai metode seperti yang dilakukan oleh Arli Kurnia di bawah ini, dijamin deh orang bakal tertarik coba.

Di video Arli Kurnia, Cleanoz disebut bukan penghemat BBM tapi membuat bersih bahan bakar. Hal ini juga dicantumkan di brosurnya Cleanoz:

Dari hasil skip skip, penulis lihat ada cuplikan dari video berikut, memperlihatkan kemampuan bakar bensin dengan yang sudah dicampuri cleanoz:

Melihat demonstrasi tersebut, orang jadi berpikir bahwa dengan pakai cleanoz maka ruang bakar menjadi lebih bersih. Padahal dari yang penulis tahu, yang bikin piston kotor itu bukan cuma dari bensin, tapi dari olinya juga, terutama dari aditifnya. Untuk anggota grup oli yang berniat mengetawakan pendapat ini, perlu diketahui Prof Richard Widman juga berpendapat sama:

Kita cenderung menganggap “aditif” sebagai produk sederhana seperti garam atau merica.

Pada kenyataannya mereka sangat kompleks. Beberapa paket aditif yang digunakan mengandung moly, boron, atau zat lain dan senyawa non-polar. Baik moly dan boron, misalnya adalah anti oksidan yang baik. Muatan moly yang tinggi baik untuk anti aus, tetapi juga menambah kadar abu total, katup pengotoran, dan endapan pembentuk. Kadar abu sulfat total perlu dibatasi dengan membatasi jumlah aditif organik-logam untuk membatasi endapan .

Mengapa faktor oli ini tidak diperhitungkan? Jadi maaf, penulis anggap demonstrasi seperti itu menipu pembeli. Nggak beda ketika eco racing mendemokan air yang dituang aditif nano oil:

Dari sisi bensinnya juga begitu. Beberapa demo menunjukkan bahwa piston jadi bersih berkat pakai cleanoz:

Perlu diketahui bahwa kerak pembakaran karena pembakaran itu terjadi bukan karena kemampuan pembersihan bensinnya saja:
NGK – Spark Plug Basics

Pengotoran karbon terjadi ketika ujung pembakaran busi tidak mencapai suhu pembersihan sendiri sekitar 450 °C (842 °F).

PENYEBAB KARBON FOULING:
Mengemudi kecepatan rendah terus menerus dan/atau perjalanan singkat
Rentang panas busi terlalu dingin
Campuran udara-bahan bakar terlalu kaya
Mengurangi kompresi dan penggunaan oli karena ring piston/dinding silinder yang aus
Waktu pengapian yang terlalu lambat
Kerusakan sistem pengapian

Jadi zat yang bisa membuat kandungan energi bahan bakar berkurang (yang otomatis membuat rasio bensin udara makin kering) juga bisa mengurangi kerak karbon bila aslinya campuran bahan bakar terlalu kaya. Zat yang bisa membuat ruang bakar makin panas juga bisa membuat kerak berkurang bila aslinya suhu kerja mesin terlalu dingin. Zat yang bisa menambal sela juga bisa membuat kerak berkurang. Kebiasaan yang berubah karena coba coba aditif juga bisa membuat ruang bakar makin bersih.

Tentu juga bisa combo, meningkatkan oktan dan mengurangi kandungan energi. Ini efektif untuk motor yang oktan bensinnya kurang dan bensinnya terlalu kebanyakan.

Penulis sebagai seorang yang sudah coba sendiri cleanoz, perlu mengatakan bahwa penulis tidak mendapatkan hasil seperti klaim berikut, yang katanya minim 20% lebih irit:

Sama saja. Angka tetap di kisaran 36 km/liter. Kemampuan pembersihan juga tidak dirasakan. Malah serasa makin kotor. Pakai bensin shell super itu bikin mesin terasa lebih keluar tenaganya. Cirinya tonjokan ledakan mesin di rpm rendah terasa meningkat. Tapi setelah 7 tetes PRF turbo tonjokan berkurang. Setelah 50 tetes Cleanoz tonjokan jadi makin berkurang lagi. Sampai akhirnya pakai Honda cleaner, hilang sudah tonjokannya.

Dari sisi performa juga bisa dibilang jadi naik turun. Respon mesin di rpm rendah jelas jadi nggak terasa lagi. Tapi kalau motor habis berhenti agak lama dalam kondisi mesin menyala, maka tarikan bisa sangat mantap selama beberapa waktu. Tapi begitu diterusin ngegas lagi, tarikan jadi nggak enak.

Apakah ketika motor jalan dalam kondisi idle maka lapisan PRF Turbo ataupun Cleanoz kemudian membentuk lapisan tambahan di ring piston sehingga menambah kompresi? Tapi lalu di kecepatan tinggi rontok dan kemudian rontokan jadi penghalang performa?

Penulis jadi kepikiran, apa aditif macam cleanoz dan PRF turbo ini membentuk lapisan tambahan di ring piston semacam dengan yang diklaimkan eco racing ya? Terutama saat eco racing masih dalam bentuk cair.

Ini juga jadi bikin ingat soal endapan yang terbentuk ketika eco racing diteteskan:

Bandingkan dengan kasus yang di atas, pakai cleanoz jadi mbrebet atau buntu. Keluhan mbrebet dan buntu ini sempat muncul di pengguna eco racing juga:

Apa itu ya kelemahan minyak atsiri? Mudah membuntu injektor?

Entahlah. Penulis jadi merasa beruntung karena jadi sangat jengkel tenaga NMAX jadi nggak enak dan akhirnya pakai margarin. Terus terang penulis jadi takut bia PRF Turbo atau cleanoz bisa membuat saluran bahan bakar buntu. Dari Cleanoz sudah mengakui dari PRF masih kurang lama beredarnya. Maaf, Honda engine cleanernya kayaknya kurang mampu mengatasi efek samping minyak atsiri.

btw, penulis sudah cobain eco racing juga. Di motor injeksi nggak berani coba tapi:

ada kesamaan antara cara pemasaran cleanoz dengan eco racing. Efek bisa dibilang beda tapi perlu diingat bahwa penulis nggak pernah coba eco racing versi cair. btw juga, eco racing juga sering pamer testimoni mesin lebih bersih:

Iklan

3 respons untuk ‘Cleanoz, produk atau cara marketing? Cleanoz beneran membersihkan ataukah nambal atukah mengurangi kandungan energi?

  1. Pegalaman dulu pernah pake additif bensin seperti ini merk norrival, ke motor viar vix r (cbr old kw) dari motor umur beberapa bulan sampai usia hampir 3 tahunan dan km 30rb kurang. bensin kadang premium kadang pertamax, oli prima xp. Krn mau nambah tenaga akhirnya di bore up, dan pas dibuka mesin cukup bersih kata mekanik yg bongkar

    Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.