Akhirnya IWB mengakui juga PCX 160 bisa kalah akselerasi dari NMAX dan suspensi termasuk keras, sayang …


Penulis baru tahu bahwa IWB telah melakukan review ulang antara NMAX new vs PCX 160. Kali ini ketika motor dipakai untuk touring ke puncak.

Review dibagi menjadi dua video:
Pertama:

Kedua:

Di video tersebut bisa dilihat bagaimana PCX 160 ketinggalan akselerasi dari NMAX new pada saat tanjakan, di video pertama menit ke 11:00 bisa dilihat. Ada banyak penjelasan, tapi intinya di kecepatan 70 tenaga nggak ada. NMAX disebut unggul di akselerasi menengah dan tinggi. Ini tentu beda dari penjelasan sebelumnya bahwa kalau untuk drag, mau dari kondisi apapun maka PCX 160 yang menang. NMAX disebut cuma unggul di top speed.

Untuk soal akselerasi saat tanjakan, penulis berpikir mungkin timing dari PCX 160 terlalu maju? Sehingga kalau beban besar jadi nggak bisa akselerasi.

Kemudian untuk suspensi, akhirnya ada penjelasan bahwa dari sisi suspensi, PCX 160 lebih keras dari versi sebelumnya. Kalau tidak salah sebelumnya IWB menyebut semua faktor ditingkatkan.

Untuk kerasnya suspensi yang bikin menyentak kuat di lubang atau polisi tidur ini, IWB menyalahkan velg yang ukurannya lebih kecil. Penulis sih kurang setuju karena diameter ban berubah sedikit, seperti penulis bahas sebelumnya:
Mengomentari (nggak setuju) artikel tmcblog soal cara Honda bikin PCX 160 bertenaga tapi irit

Penulis lebih menyalahkan engine stopper untuk masalah ini:
Terbukti, ganjal stopper bikin PCX 160 makin nyaman dan tidak jedak jeduk!

Dari posisi duduk IWB juga menyebut keterbatasan ruang pantat, seperti impresi penulis terhadap PCX.

Di review kali ini, IWB tidak menjelaskan PCX 160 sebagai motor yang mak ces tapi kencang. Wajar sih, karena memang suara mesin sudah sama sama groaknya dengan motor penulis. Bisa dilihat di video kedua menit 3:00.

Yang lain tidak berbeda seperti misalnya dari sisi handling. Dan soal getaran. Getaran NMAX New dibilang sudah jauh lebih baik dari NMAX Old. Tapi getaran PCX 160 setingkat di atasnya. IWB tidak merasakan kesemutan.

Tapi masalahnya, penulis naik NMAX old sekarang juga tidak pernah merasakan tangan kesemutan. Bodi sekarang sudah tidak getar parah seperti dulu ketika digeber saat sandar tengah. Bedanya adalah sekarang penulis sudah tidak pakai oli Yamalube lagi.

Yang menarik juga adalah IWB sempat sangat ketakutan ketika melaju di kecepatan sekitara 50 km/jam di tikungan jalan basah. Alasannya adalah ban standar. Unik juga karena pengalaman hampir sama penulis rasakan saat naik NMAX old di jalan basah. Rupanya untuk PCX 160 ini, ban belakangnya nggak pakai garis tengah:

IWB juga memuji ABS, disebut bikin nggak selip. Tapi juga ketika tikungan jalan turunan menyarankan untuk hati hati biar nggak selip. Mungkin ada hubungannya dengan tidak adanya ABS di belakang.

Entah apakah motor IWB bisa mewakili motor konsumen atau tidak karena umum motor masih di bawah 700 km. Sayangnya IWB tidak membahas masalah masalah yang umum muncul di grup PCX 160. Jadi tidak disinggung soal motor yang nggak ready / inden lama sekali, rembes, getar sampai bikin tangan kesemutan, lampu goyang goyang, bodi nggak terpasang sempurna, dst.

Jadi bisa dibilang review kali ini kurang mencerminkan review dari pandangan pemilik motor. Lebih ke penggunanya.

24 respons untuk ‘Akhirnya IWB mengakui juga PCX 160 bisa kalah akselerasi dari NMAX dan suspensi termasuk keras, sayang …

  1. kalau diadu dari diam, hasilnya memang bisa berbeda, dan kalau treknya terbatas NMax agak sulit ngejar karena PCX sudah ngacir duluan, saat Nmax mendekat, treknya habis hehe.

    tapi kalau sudah dari kecepatan cruising (misal 60-70km/jam) terus digas bareng, 4 katup dan tenaga tengah atas NMax gakan boong.. langsung josss…

    dan setuju getaran New Nmax sudah jauh lebih baik dari yang lama, adakah kemungkinan lembut (kurang agresif) nya tarikan awal di banding old nmax berpengaruh pada kehalusan? Mungkin…

    Disukai oleh 2 orang

  2. Klo ban gw setuju krn Vario 150 aja ban std dijalan basah kek licin. Klo geter2 itu bawaan orok apalg ingusan, emang kena penyakit kopet radiator.

    Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.