Sudah waktunya Yamaha tidak pakai desain dari GK Design lagi? Blunder desain Vixion, NMAX, Aerox dan MX King


Selama ini yang lebih kita ketahui adalah motor Yamaha NMAX New itu didesain oleh Kazumasa Sasanami. Yang mungkin kurang perhatikan adalah ia tidak kerja di Yamaha, tapi ia kerja di GK Design:

Lho, kok desainer untuk motor Yamaha nggak kerja di Yamaha?

Sebenarnya aneh juga bahwa NMAX itu tidak didesain dari internal Yamaha, karena kata artikel tahun 2014 ini, Yamaha sudah punya tim desain internal sejak 2011:
Top Toyota designer heads to Yamaha, Dezi Nagaya calls the move a ‘transfer from Toyota’

Namun hingga tiga tahun lalu, Yamaha belum benar-benar memiliki tim desain internal. Sebagian besar desainnya di-outsource ke GK Design Group di Tokyo. Di bawah arahan CEO Yamaha Hiroyuki Yanagi, Yamaha Motor memperkuat upaya desainnya sendiri, dengan pemikir kuat seperti Nagaya yang sekarang menjalankan bengkel.

“GK Design telah bekerja untuk Yamaha dengan kontrak untuk waktu yang sangat lama,” tulis Nagaya dalam wawancara email. “Yamaha menganggap pentingnya desain sebagai inti dari keberadaan perusahaan, oleh karena itu mereka memutuskan untuk membuat in-house brain and development center.”

GK Desain itu disebut sudah bekerja sama dengan Yamaha, bahkan termasuk motor generasi awalnya, YA-1:

Penulis tidak tahu, apakah desainer NMAX old, Kenji Ootonbe itu orang GK Design juga atau tidak, sepertinya desainernya T-MAX. Tapi motor berikut yang pernah dipamerkan di Indonesia tahun 2010 ternyata adalah karya GK Design:

Juga model model berikut:

Yang lain juga ada R1, SR400, YZ450F, Super Tenere, dst…

Namun entah mengapa ya, sepertinya GK Design ini gagal untuk mengerti seleranya orang Indonesia mulai dari Vixion Advance. Model model yang baru dari Aerox, NMAX atau Mio sepertinya sudah menjauh dari yang ideal. Mungkin mereka pakai alasan pasar global. Tapi penulis sendiri nggak yakin yang di luar sana bakal lebih suka desain baru juga.

Yang jelas aliran baru sekarang sudah beda dari misalnya design Nouvo baru:

Apa ini alasan Yamaha Indonesia tidak melakukan pembaharuan model untuk MX King? (yang menurut penulis ada jeleknya juga)

Karena jelas penjualan Aerox turun drastis dan masyarakat masih suka beli NMAX lama:
NMAX justru jadi motor sangat terlaris Yamaha, Aerox kalah jauh! Old lebih laris dari yang new?

Harusnya Yamaha itu bikin survey ke konsumen, apa yang dianggap jelek di desain motor.

Iklan

8 respons untuk ‘Sudah waktunya Yamaha tidak pakai desain dari GK Design lagi? Blunder desain Vixion, NMAX, Aerox dan MX King

  1. Gak semua desain/riset lokal jaminan laku (scorpio, xride125, honda cs1, cbr250rr)
    Desain internasional bisa booming juga di lokal (mio old, nmax old, X-RIDE old)
    Desain india pun bisa laku juga (byson old, bahkan pulsar)
    Hujatan netijen pra-launching indikasi gagal? Gak juga (vixi sinchan, X-RIDE old, nmax old), ada juga yg berhasil sih hujatannya (new vixi) wkkk
    Semua diatas asumsi sy, gak liat data lebih

    Suka

  2. Cmn Honda yg menurut ane punya bahasa desainnya sendiri. Misalnya honda Wave 125 New mirip honda SH series, trus berlanjut ke PCX, Vario, sampai Beat deluxe yg sedikit ada kesamaan dibagian tarikan lampu sign depan

    Suka

  3. desain MX King current intinya jangan dirubah dengan Desain Y16ZR VVA, awalnya sih oke tapi begitu dari samping-depan-atas bagian dada depan beneran jelek, hilang kesan sportynya, beneran mirip bahasa desain Vario, terus juga desain body (dan jok) dibikin semi split seat juga kurang cocok IMO, terlalu “memotor sport-kan bebek) plus lampu belakang jelek R1 be-like.

    desain current itu sudah bagus, aman.

    tapi….yaahhhh kabarnya segala manajemen YIMM itu sekarang yg punya kuasa orang jepang langsung, orang indo cuma pegang jabatan doang, jadi jangan harap produk2 yamaha dimari nanti akan sesuai dg selera orang sini(modelnya) beda saat yamaha YMKI dulu yg begitu mengerti selera orang sini.

    Suka

    • Kemarin lihat lihat paten, yang buat orangnya beda beda. Kayaknya desain mana yag dipakai itu tergantung oleh orang yang pegang kendali / head designer. Jadi bukan dari pilih pilih. Bisa jadi dari Yamaha Jepangnya pun tidak punya kuasa dan harus nurut sama GK Design? politik sana nggak ngerti sih.

      Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.