Ketika janji pakai oli encer Honda tidak sesuai dengan kenyataan


Motor Honda termasuk yang mengawali penggunaan oli encer (10W-30) pada motornya. Apa sih alasannya? Ternyata untuk performa:

Angka yang di sebelah kiri itu menarik karena itu seperti top speed. Bila dengan gas pol yang sama motor bisa lebih kencang maka memang motor lebih efisien. Lebih irit karena gasan yang sama kecepatan bisa lebih tinggi. Performa juga jelas lebih tinggi, lha wong top speed lebih gede.

Honda pinginnya seluruh dunia pakai oli encer semua:

Tapi penulis melihat ada kesalahan logika pada klaim Honda tersebut. Menurut penulis bolehlah menyarankan pakai oli encer. Tapi mbokya jangan disama ratakan seluruh dunia pakai oli kekentalan 10W30 semua. Nggak usah deh pakai penelitian, tapi langsung dikendarai saja bakal terasa bedanya antara mengendarai di puncak gunung yang dingin dengan kalau di pinggiran pantai. Mengapa kok sama ratakan ?

Karena jelas bahwa bila oli terlalu encer, maka dipakai kencang pun nggak enak. Penulis sendiri sampai pernah merasakan perbedaan top speed yang cukup banyak di Honda Beat penulis. Pakai AHM MPX2 10W30 top speed paling 95 kpj di spedo, itu pun dengan rasa ngeri mesin mau rontok. Pakai Valvoline 10W40 top speed jadi enteng saja lebih dari 100 kpj di spedo. Mesin halus, nggak ada rasa ngerinya. Mau geber terusan pun aman.

Kesalahan logika yang kedua adalah bila oli sudah dipakai lama. Rasanya uji itu cuma dilakukan saat olinya masih fresh. Kalau diuji setelah oli nggak fresh bisa jadi hasilnya beda.

Apalagi Honda itu rekomendasi ganti oli tiap 6 ribu km:

Padahal oli yang direkomendasikan Honda itu setelah 2 ribu km sudah jauh berkurang kekentalannya, sudah jadi 0W-20:
Dari hasil penelitian, banyak oli terbukti di 2000 km pun sudah tidak layak pakai

Belum lagi resiko gir gupil. Katanya oli harus punya angka HTHS minimal:

Berapa angka HTHS oli Honda? Maaf nggak nemu. Tapi curiga juga pernah dengan ada yang kena masalah gir gupil ketika pakai oli bawaan motor.

Silahkan barangkali ada yang mau testimoni motornya bisa punya top speed lebih kencang pakai AHM Oil MPX2 dibanding misalnya mesran super. Syaratnya jangan saat baru ganti oli, tapi ketika misalnya sesudah 1000 km atau 2000 km. Kita pakai acuan periode ganti oli sesuai buku manual. Omongan mekanik bengkel tidak bisa dianggap mewakili Honda.

8 respons untuk ‘Ketika janji pakai oli encer Honda tidak sesuai dengan kenyataan

  1. Para produsen sudah memikirkan produk life cyclenya juga, kalau motor terlalu awet nanti sepi yang ke bengkel, makanya direkomendasikan oli encer dan per 6000 Km juga gantinya.

    Lagian bengkel Honda jaringan sudah dimana-mana. Seharusnya konsumen ga terlalu pusing cari bengkelnya.

    Suka

  2. Saya baru pakai Oli Mobil super moto Matic 10w30 dan 10w40 di Xeon GT, ya enakan yang 10w40 tapi karena ini Yamaha, ya cuma contoh aja.

    Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.