Setelah oli Federal itu ExxonMobil, masih menghindari oli federal / AHM SPX kah?


Sebelumnya sudah ada berita bahwa oli Federal diakuisisi oleh Exxon:
Akuisisi Federal Oil, ExxonMobil Pindahkan Produksi Pelumas dari Singapura ke Indonesia

Awalnya penulis berpikir bahwa ini hanya akan merubah oli merek Mobil 1 saja, tapi ternyata yang oli Federalnya pun ikut:

Apakah ini bakal merubah kebiasaan? Barangkali jadi ingin coba pakai oli Federal lagi? Atau AHM SPX lagi?

Yang penulis pikir itu adalah kalau pabriknya pindah, maka bahan produksi juga bakal ganti. Cari yang tersedia lokal secara ekonomis walau memang masih harus memenuhi standar mereka.

Dan penulis pikir, sumber terbesar itu dari pertamina atau dari pabrik yang dikontrak pertamina. Dan bila seperti itu, maka dari bahan bisa jadi tidak akan berubah kalau untuk merek Federal. Yang berubah mungkin untuk merek Mobil.

Yang penulis belum tahu itu dijual berapakah oli Mobil 1 yang buatan lokal?

Impresi penulis terhadap oli Federal sendiri termasuk cukup bagus. SPX2 cukup lumayan walau tetap terasa kurang layak. Bukan soal kualitas, karena dari kualitas jelas lebih baik dari yang buatan merek Jepang Idemitsu. Yang nggak layak itu kekentalannya. Karena penulis pakai motornya di daerah yang panasnya jauh lebih tinggi dari Jepang. Tentu nggak bisa pakai standar kekentalan yang dipaksakan oleh Honda.

Kalau misal Federal atau mobil mengeluarkan oli matik yang xxW50, asli pingin coba. Tapi tentu penulis bakal lebih melirik yang versi untuk mobil. Karena tahu sendiri, oli untuk matik itu kan dikasih yang paling jelek oleh pabrikan. Oli paling kere dari jajaran oli yang ditawarkan pabrikan.

14 respons untuk ‘Setelah oli Federal itu ExxonMobil, masih menghindari oli federal / AHM SPX kah?

  1. sy jdi penasaran ketika mobil 1 diproduksi lokal,
    mengingat oli Mobil 1 bukan sembarang oli krn sdh terkenal di dunia internasional. Mobil 1 jga sdh lama dipkai di balapan F1 & Nascar 😁

    impresi sy selama ini sebagai pengguna oli exxonmobil sangat puas & bagus👍
    apalagi jk ditambahi bimoli / sunco 10-15% 😁

    *oli bagus jk dipadukan dgn migor, semakin mantap… 👍😂

    Suka

    • Maaf oot

      to Pras dj09

      Bro, kayaknya pernah cerita punya beat baru ?
      apa beat baru itu juga pake oli exxonmobil?
      Mohon sharing pengalamannya Bro, gimana impressinya saat beat baru dipake untuk jalan menanjak?

      Suka

      • sy waktu awal pkai beat baru 2021, ketika odo 200km. sy sdh tidak tahan suara kasarnya. ditambah akselerasi sedikit terhambat & top speed sulit diraih, hanya mentok di 90kpj an

        lalu trus sy ganti oli dgn oli exxonmobil “mobil super 10w40 sn plus” & gardan diganti dgn shell spirax MTF 80w90

        hasilnya
        -mesin sedikit lebih halus & panas mesin tdk separah pkai oli bawaan 👌
        -akselerasi tidak berat
        -topspeed bsa 100kpj lebih (msh bsa di gaspoll tp gak berani 😂), hbs kencang suara mesin msh halus
        -suara klotakan khas beat baru, sedikit berkurang (tdk separah pkai oli bawaan)
        -utk nanjak belum mencoba krn motor sering dipkai di jalan datar2

        lalu pas sy ganti oli lgi, oli mesin sy oplos sunco 10an %, mesin jdi lebih bagus lgi 👍

        Suka

        • Saat di jalan datar apakah terasa delay momentum ?

          Dulu saat awal2 baru, masi pake oli bawaan, suara memang kasar, skrng pake fastron ungu+bimoli 20%, rasio yg sama utk gardannya juga. Jadi halus, getaran juga berkurang banyak. Gaspol bisa 104 kpj, bahkan mungkin lebih. Akselerasi mantap bgt, tapi hanya saat di jalan datar, Sempet disetting ulang ECU nya (kata mekanik sih begitu). Pake satu pro capacitor, juga rollernya uda kombinasi.
          Tp sy masi belum nemu solusi utk mengatasi delay momentum utk di jalan menanjak. Jangankan menanjak curam, miring sedikit saja tetep susah utk menyalip, jadi bahaya.

          Saat ini masih belum memuaskan klo untuk menanjak, masi lebih bagus beat lama klo untuk menanjak.
          Berharap sharing lagi klo ada peningkatan.

          Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.