Mekanik AHASS tidak dapat bayaran ketika menangani rembes? Wah jangan beli PCX 160


Cukup kaget juga penulis ketika tahu bahwa level lepas tangan Honda itu termasuk parah juga bila kabar ini benar. Nggak hanya menganggap rembes itu normal, nggak hanya menyerahkan tanggung jawab pembenahan rembes ke bengkel resmi, tapi juga sampai mekaniknya pun nggak dibayar ketika menangani rembes???
https://www.facebook.com/groups/3768925359869852/permalink/4494637413965306/

Wah, kalau begini, wajar dong bila dari mekaniknya jadi malas menangani?

Tidak ada itikat dari Honda untuk bikin solusi yang tuntas (karena dibilang normal, dan sampai mekaniknya pun bilang rembes nggak bisa selesai setelah ganti WP). Dan kesannya lepas tangan, karena bahkan biaya pembenahan pun Honda tidak mau menanggung.

Walau mungkin memang konsumen bisa ganti gratis (selama garansi berlaku), tapi apa gunanya kalau tidak menyelesaikan masalah, apalagi karena juga ini bikin mekanik bengkelnya tidak dapat bayaran.

Maaf, kalau sampai begini, maka penulis sangat sarankan untuk tidak beli Honda PCX 160. Tidak hanya bikin rugi pemilik, bahkan mekaniknya pun tidak dapat bayaran saat menangani kasus rembes.

Iya memang betul bahwa tidak semua PCX 160 kena rembes. Tapi ini jadi seperti gambling atau judi. Memang tiap orang beda beda, tapi penulis sarankan untuk tidak judi.

21 respons untuk ‘Mekanik AHASS tidak dapat bayaran ketika menangani rembes? Wah jangan beli PCX 160

  1. Bila memang curhatan si mekanik seperti itu, kita bisa menyimpulkan tentang pilihan “solusinya”:
    – cari bengkel lain walau harus bayar
    – biarkan saja dan tanggung sendiri akibatnya
    – ganti saja motornya

    Suka

  2. Sy malah penasaran sama calon pembeli serius motor itu terus baca blog ini
    Batal beli? Apa lanjut beli pasrah percaya ½ percaya, apa malah semangat beli krn ingin membuktikan berita ini hoax?

    Disukai oleh 1 orang

  3. Memang kapitalis ya seperti itu.Ibarat kata kalau mekanik mau dibayar pakai ucapan terima kasih ya beneran bakal begitu. Maksudnya hampir semua perusahaan sekarang tren nya seperti itu

    Suka

    • Namanya perusahaan cari untung alias profit oriented, hanya ada 2 cara : yg pertama dari laba, yg kedua kalau tdk bisa dapat laba besar ya biaya (cost) harus ditekan (habis2an). Salah satunya adalah biaya tenaga kerja (gaji, tunjangan, bonus, lembur, dll).

      Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.