Ducati pingin bikin motor lebih kencang dari Energica tapi lebih ringan? kemungkinannya 🤔


Menarik juga melihat klaim Ducati yang dibahas di tmcblog. Makin menarik ketika Ducatinya mengaku bahwa memang sekarang mereka masih tidak punya yang jadi:
Domenicali Ingin Buat MotoE Ducati Lebih Kencang dari Energica Ego Corsa

Tidak. Kami baru mulai masuk ke dalamnya. Itu benar; pendinginan adalah salah satu hal penting yang harus dipecahkan: solusi mana yang akan kami pilih adalah hal yang dengan senang hati akan kami jelaskan kepada Anda … tapi tahun depan (tertawa).

Padahal klaim mereka itu tinggi sekali, yaitu bisa membuat motor lebih cepat dari motornya Energica dan bisa lebih ringan. Padahal energica sekarang ini mengklaim punya motor listrik paling kencang:

Penulis merasa ngeri juga karena biasanya pengembangan motor listrik itu baru bisa matang setelah beberapa tahun. Mulai dari diperkenalkan prototipe sampai produk yang siap untuk konsumen nggak bisa cuma setahun. Siklusnya tidak seperti motor bensin yang bisa singkat, kemarin ketahuan ada spy shoot, tahu tahu besok sudah dirilis.

Tahap yang biasanya lama sepertinya dari sisi keamanan karena listrik itu rawan dengan overheat. Lihat saja contoh GESITS, btw ini berita tahun 2016:
Gesits Lolos Ujian 1.200 Km ‘Tour de Jawa Bali’

Kendala awal overheating motor waktu ke arah Cirebon. Tapi, dari Cirebon sampai Surabaya tanggal 10 November 2016, mesin normal. Kecepatan maksimal 100 km/jam tapi kita jaga antara 60-80 km/jam,” ungkap salah satu rider dari mahasiswa ITS, Yoga Uta di Wantilan DPRD, Bali, kemarin.

Perhatikan yang digaris tebal. Sepertinya top speed GESITS sekarang disetel segitu rupanya karena ada kendala overheat saat trial. btw, GESITS resmi dijual mulai 2019.

Jadi butuh waktu untuk membuat motornya bisa aman. Tapi Ducati hanya punya setahun saja untuk membangun motor listrik lebih kencang dari Energica. Padahal Energica sendiri butuh waktu bertahun tahun untuk bisa membuat motor sekencang sekarang dan termasuk bebas insiden, kecuali kebakaran waktu parkir.
Fire destroys electric race bikes

Kebakaran yang menghanguskan 18 sepeda motor listrik Energica untuk seri MotoE mendatang di lima ajang MotoGP tahun ini telah memicu kekhawatiran tentang kebakaran kendaraan listrik. Penyebab kebakaran Energica tampaknya adalah korsleting di salah satu unit pengisi daya mereka.

Faktor keamanan ini yang rasanya rawan kelolosan mengingat catatan sejarah recall Ducati. Ducati V4 kan pernah recal yang ada hubungannya kebakaran juga:
2018 Ducati Panigale V4 catches fire in Canada

Satu khusus 2018 Ducati Panigale V4 terbakar minggu lalu di Vancouver, Kanada. Penyebabnya tidak diketahui tetapi pengendara itu mengendarai secara normal di jalan-jalan kota ketika sepeda itu dilalap api.

Hot Ducati Panigale V4 recalled after fire

Juga soal oli bocor:
Kecelakaan Di Sentul, Ternyata Ducati Panigale V4 Kena Recall

Oli yang bocor ke ban belakang bisa menyebabkan hilang kontrol, sehingga meningkatkan resiko kecelakaan

Ingat bahwa Ducati bakal pakai sistem pendingin untuk akinya juga dan yang paling ideal adalah pendingin cairan.
Liquid cooling in electric vehicles: What to know to keep EVs on the go

Rasanya mustahil Ducati mengembangkan sendiri. Rasanya Ducati bakal bekerja sama dengan pihak luar untuk banyak bagian motornya. Termasuk untuk charging, yang sekarang ini sudah makin ekstrem, bisa 7,5 menit dengan aliran listrik yang gila gilaan:

Padahal listrik rumah penulis cuma 1,3 kw… Mungkin juga sulit mengharapkan bisa ada balapan MotoE di Mandalika dalam waktu dekat?

Tantangan dari Ducati yang lain adalah dari sisi performa. Tentu sulit bikin motor listrik lebih ringan yang mampu melahap lap yang sama dengan motornya Energica tapi lebih cepat. Perkembangan teknologi baterai bisa dibilang sangat pelan perubahannya. Mungkin ada teknologi yang melibatkan bodi kendaraan sebagai penyimpanan juga. Tapi MotoE adalah untuk balapan dan ukuran bodi nggak bisa disamakan dengan mobil balap, jadi kurang pas. Bakal sulit mengembangkan dari sisi baterai.

Yang rasanya mungkin itu adalah dengan menggunakan teknologi motor penggerak yang sama dengan Tesla. Motor penggerak Tesla itu berbeda dari yang dipergunakan oleh Energica. Energica Ego (260 kg) menggunakan tipe brushless:
Energica Ego

HSM (Hybrid Synchronous Motor) Liquid-Cooled 3-Phase – 300 V – 12,000 rpm with Adaptive Control Inverter

Sementara itu Tesla menggunakan tipe induction:
Induction Versus DC Brushless Motors

Disebutkan sistem brushless motor lebih sesuai untuk pemakaian harian, sementara sistem induction motor lebih sesuai untuk pemakaian performa tinggi:

My conclusion is that DC brushless drives will likely continue to dominate in the hybrid and coming plug-in hybrid markets, and that induction drives will likely maintain dominance for the high-performance pure electrics.

Motor listrik kencang lain, seperti Lightning LS-218 (224,5 kg), juga menggunakan tipe brushless:
LS-218

PM liquid cooled 150kw+ 10,500 rpm electric motor (200 hp and 168 ft·lbs of torque)

Sepertinya cara yang paling tepat untuk meningkatkan performa motor listriknya, Ducati perlu mempertimbangkan motor penggeraknya Tesla. Tapi dengan waktu pengembangan yang cuma 1 tahun, apa cukup?

Ada kendala lain juga, Elon Musk itu trauma naik motor sehingga bersumpah nggak akan buat motor listrik Tesla:
TESLA ATV: ELON MUSK SAYS CYBERQUAD IS COMING SOON BUT ELECTRIC MOTORBIKE NEVER WILL

Mungkin bakal rebranding / mengakuisisi Lightning.

Atau mungkin Zero? karena sebelumnya sempat beredar Ducati Zero:
Ducati amps up electric bike race

Ducati boss Claudio Domenicali rides a Hypermotard converted to electric power with a Zero FX powertrain and recently said the company is about to join the electric bike race.

Kalau zero rasanya sulit mengalahkan Energica.

6 respons untuk ‘Ducati pingin bikin motor lebih kencang dari Energica tapi lebih ringan? kemungkinannya 🤔

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.