Minyak goreng awalnya bukan untuk menggoreng lho, tapi untuk jadi bahan sabun, lilin dan pelumas


Mereka yang memprotes penggunaan minyak goreng sebagai aditif oli mesin sering blang bahwa minyak goreng dibuat untuk goreng, seperti contohnya seperti ini:

Ada juga yang bilang bahwa minyak goreng yang sekarang ini dipakai itu sudah ada semenjak jaman Majapahit:

Padahal sebenarnya tidak begitu.

Tapi sebelumnya, perlu disepakati dulu bahwa minyak goreng yang dipakai untuk campuran oli mesin itu adalah RBD Palm Olein alias dari bahan minyak kelapa sawit. Kalau ada yang pakai dari coconut oil, maka itu menyimpang dan tidak direkomendasikan.

Faktanya, minyak kelapa sawit itu bukan produk asli Indonesia, tapi didatangkan ke Indonesia pada jaman kolonialisme Belanda:
A short history of palm oil in Indonesia: A ‘success story’

Sejarahnya orang Indonesia itu aslinya menggoreng pakai Coconut oil, termasuk di tahun 1960 an juga:
Sejarah Minyak Goreng, Pergeseran dari Kelapa Kopra ke Kelapa Sawit

Sebagaimana dikutip dari buku Kehidupan Petani Panderes Gula Kelapa di Pangandaran, dulunya masyarakat Indonesia menggunakan minyak kelapa sebagai pilihan minyak goreng.

Bahkan sekitar tahun 1960-an, buah kelapa (Cocos nucifera) merupakan salah satu komoditas yang dibutuhkan di tanah air mengikuti kebutuhan minyak goreng kelapa yang sangatlah tinggi.

Orang Indonesia baru mulai mempergunakan minyak kelapa sawit semenjak pemerintah mulai merekomendasikan penggunaannya di tahun 1979:

Hingga pada suatu titik, masyarakat pun akhirnya menemukan fakta bahwa bahan baku yang lebih efisien digunakan sebagai minyak goreng adalah kelapa sawit dan bukan kelapa. Mengutip Harian Kompas, 16 Juni 1979, pemerintah ketika itu mulai mengandalkan penyediaan minyak kelapa sawit dibanding minyak kelapa untuk minyak goreng. Salah satu faktor munculnya kebijakan tersebut adalah karena minyak kelapa di pasaran internasional melonjak tinggi sehingga tidak ekonomis jika mengimpor minyak kelapa untuk mencukupi kebutuhan minyak goreng domestik.

Jadi minyak kelapa sawit itu baru dipakai untuk menggoreng baru akhir akhir ini saja, di beberapa dekade yang lalu. Minyak kelapa sawit di jaman dulu justru lebih dikenal sebagai bahan pembuat lilin, sabun dan pelumas:
Palm oil history

An illustrated history of industrial palm oil

Jadi kalau kita ngomong soal sejarah, maka minyak kelapa sawit itu aslinya dibuat untuk bahan sabun, lilin dan pelumas. Bisa jadi orang mulai pakai minyak kelapa sawit untuk menggoreng itu sama ceritanya dengan yang sekarang orang mulai pakai minyak kelapa sawit untuk jadi aditifnya oli mesin.

Jadi bantahan mereka mentah.

Masa ya nggak tahu bahwa sekarang harga minyak goreng itu mahal karena banyak yang diekspor. Dan masa nggak dengar ada kabar diekspor jadi biodiesel juga? Mengapa nggak bilang minyak goreng itu cocoknya dijadikan biodediesel?
Tantangan dan Prospek Hilirisasi Sawit Nasional

Secara umum, hilirisasi minyak sawit yang sedang berlangsung di Indonesia saat ini dapat dikelompokkan atas tiga jalur hilirisasi yakni jalur hilirisasi oleofood complex, oleochemical complex, dan biofuel complex.
1. Jalur hilirisasi oleopangan (oleofood complex), yaitu industri-industri yang mengolah produk industri refinery untuk menghasilkan produk antara oleopangan (intermediate oleofood) sampai pada produk jadi oleopangan (oleofood product). Berbagai produk hilir oleopangan yang telah dihasilkan di Indonesia antara lain minyak goreng sawit, margarin, vitamin A, vitamin E, shortening, ice cream, creamer, cocoa butter/ specialty-fat dan lain-lain;
2. Jalur hilhirisasi oleokimia (oleochemical complex), yaitu industri-industri yang mengolah produk industri refinery untuk menghasilkan produk-produk antara oleokimia/oleokimia dasar sampai pada produk jadi seperti produk biosurfactant (misalnya ragam produk deterjen, sabun, shampoo), biolubricant (misalnya biopelumas), dan biomaterial (misalnya bioplastik); dan
3. Jalur hilirisasi biofuel (biofuel complex), yaitu industri-industri yang mengolah produk industri refinery untuk menghasilkan produk-produk antara biofuel sampai pada produk jadi biofuel, seperti biodiesel, biogas, bio-premium, dan bioavtur.

Jelas bahwa minyak goreng (kelapa sawit) itu sebenarnya dibuat tidak untuk menggoreng saja.

Iklan

7 respons untuk ‘Minyak goreng awalnya bukan untuk menggoreng lho, tapi untuk jadi bahan sabun, lilin dan pelumas

  1. Bagaimana ya cara cek online oli yg bersertifikasi SNI ?
    Juga mungkin buatin artikel donk tentang kriteria pengujian API, JASO. Terutama standar negara kita yg tercinta, SNI.
    Penasaran dgn point2 apa saja yg diperlukan agar bisa lulus uji.

    Suka

  2. Lama lama curiga pembuatan oli mesin dasarnya minyak goreng……kita ngga boleh mencampur sendiri tapi harus beli dulu olinya 🤭🤭🤭

    Suka

  3. […] Soal minyak goreng sebagai flush atau pelumas dijawab tegas mitos. Namun sayang ia sama sekali tidak memberikan dasar ilmiah atau fakta fisika soal ini. Dia cuma bilang minyak goreng didesain untuk menggoreng. Padahal kalau kita telusuri sejarah, minyak goreng yang kita pakai sekarang, minyak sawit, pernah jadi pelumas industri: Minyak goreng awalnya bukan untuk menggoreng lho, tapi untuk jadi bahan sabun, lilin dan pelumas […]

    Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.