Pakai oli transmisi untuk motor matik jangan kurang dari SAE 90 deh!


Kaget juga penulis dengar ada yang pakai oli 80W90 untuk transmisi motor matik. Menurut penulis ini terlalu encer.

Jadi kalau soal kekentalan, orang sering berpikir bahwa oli transmisi 80W90 itu lebih kental dari oli mesin 10W40. Padahal sebenarnya tidak. Ini karena standar kekentalan yang dipakai beda. Oli mesin pakai standar SAE J300. Oli transmisi pakai standar SAE J306.

Biasanya penulis pakai gambar macam berikut:

Tapi sepertinya masih kurang dimengerti. Mungkin lebih jelas kalau pakai angka. Dan berikut angkanya:
SAE J306 viscosity chart. Revised and updated, effective February 2019 SAE J306 viscosity table.

SAE
viscosity
grade
Maximum
temperature for
a
viscosity of 150,000 cP[1]
Kinematic viscosity
@100°C
Min[2] Max
70W -55°C 3.8
75W -40°C 3.8
80W -26°C 8.5
85W -12°C 11.0
65 3.8 <5.0
70 5.0 <6.5
75 6.5 <8.5
80 8.5 <11.0
85 11.0 <13.5
90 13.5 <18.5
110 18.5 <24.0
140 24 <32.5
190 32.5 <41.0
250 41.0

SAE Viscosity Grades Revised and Updated 2015

SAE
viscosity
grade
Low-temperature
cranking (CCS)
viscosity (cP)
max @temp °C [1]
Low-temperature
pumping
viscosity (cP)
max @temp °C [2]
Kinematic
viscosity
(cSt)
@100°C[3]
Kinematic
viscosit
(cSt)
@100°C[3]
High shear
rate (HTHS)
viscosity (cP)
@150°C[4]
ASTM D5293 ASTM D4684 Minimum Maximum Minimum
0W 6,200 @-35°C 60,000 @-40°C 3.8
5W 6,600 @-30°C 60,000 @-35°C 3.8
10W 7,000 @-25°C 60,000 @-30°C 4.1
15W 7,000 @-20°C 60,000 @-25°C 5.6
20W 9,500 @-15°C 60,000 @-20°C 5.6
25W 13,000 @-10°C 60,000 @-15°C 9.3
8 4.0 <6.1 1.70
12 5.0 <7.1 2.0
16 6.1 <8.2 2.3
20 5.6 <9.3 2.6
30 9.3 <12.5 2.9
40 12.5 <16.3 2.9 [5]
40 12.5 <16.3 3.7[6]
50 16.3 <21.9 3.7
60 21.9 <26.1 3.7

Kalau kita pakai angka cSt, misalnya minyak goreng itu 8 cSt, maka itu masuk SAE 20W atau SAE 16 atau SAE 20 untuk oli mesinnya. Masuk SAE 75W atau SAE 75 untuk oli transmisinya.

Untuk motor di Indonesia, penulis rekomendasi 10W40 kalau di pegunungan tinggalnya, 20W50 kalau di dekat pantai tinggalnya. Ingat ya, Mandalika yang termasuk paling selatan Indonesia saja bisa mencapai 43 derajat suhunya.

SAE xxW50 itu minim 16,3 cSt. Batas minimal SAE 90 sudah lebih kecil dari itu, 13,5 cSt.

Kalau kita pakai oli transmisi yang lebih encer dari SAE 90, misal 80W90, maka ini artinya kita pakai oli yang kekentalannya setara oli 10W30. Yang kalau menurut penulis terlalu encer untuk Indonesia.

Iklan

8 respons untuk ‘Pakai oli transmisi untuk motor matik jangan kurang dari SAE 90 deh!

  1. Tapi apakah ada oli transmisi dengan kekentalan yang sesuai ? Setau saya oli transmisi/gardan untuk matic di kemasan yang sesuai (dibawah 200ml) tidak ada yang kekentalannya diatas J306 xxW90.

    Suka

    • kalau untuk transmisi motor matik, memang cenderung dipaksa pakai encer semua. Nggak beda dengan pemaksaan oli mesin yang maks 10W40. Oli transmisi motor matik pakai standar J300. misal:
      SHELL Advance Scooter Gear Oil = 15W40

      Yang pakai standar J306, ipone, motul dan castrol memang sedianya 80W90

      Tapi oli transmisi manual GL5, ada yang SAE 140 juga, setara SAE 60.

      Suka

  2. Oot nih bang, motor saya beat 2017. Awalnya sih baik-baik saja. Cuman seminggu yg lalu habis dipake ke kampung yang jalannya bebatuan naik turun intinya parah deh jalannya. Nah besoknya waktu dipake pas gas awalan rpm rendah, kayak anjlok dikit gitu kayak yg digas tiba2. Padahal biasanya enggak. Intinya tiap motor kondisi berhenti, digas agak anjlok gitu. Tapi kalo udh cepet, gk ada kendala kayak gitu. Intinya masalah tersebut hanya muncul ketika awalan gas rpm rendah. Kira-kira apanya ya? Siapa tau abang-abang disini tau.

    Suka

  3. Saya jadi mikir pantesan Shell Advance AX meskipun performa bagus tapi gampang panas, terutama di kondisi macet dan suhu panas.

    Bisa jadi memang itu oli risetnya bukan di negara Indonesia yg iklimnya tropis. cocoknya buat iklim perbukitan/pegunungan yg cuacanya dingin atau sering turun hujan.

    Bisa ga om infokan atau buat postingan tentang list brand oli yg riset-nya khusus di Indonesia atau ya setidaknya sesama negara tropis gitu om, macem India, Brazil, Africa dsb.

    Suka

    • wah agak sulit untuk mengetahui itu. Oli yang buatan amerika pun, yang ada daerah panasnya, ada yang tidak menyediakan xxW50. Yang masih menganut kental itu pabrik motornya, HD dan polaris. Untuk brazil dan india pun rasanya sama seperti indonesia, dipaksa oli encer oleh pabrik jepang.

      Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.