Mengapa mengecilkan saluran intake luar efeknya beda dari intake dalam? Tenaga meningkat vs tenaga turun


Berikut percobaan analisa mengapa mengecilkan saluran intake luar hasilnya beda dari saluran intake dalam. Ada yang bilang penulis salah menggunakan istilah karena ada beberapa orang yang menyangka bahwa intake luar itu adalah yang di setelahnya filter. Yang penulis maksud adalah yang berikut ini:

Maaf bila ada yang salah sangka, karena penulis mungkin terlalu terpatok pada pemahaman orang luar, dimana intakenya mobil ya belalainya: Baca lebih lanjut

Mengkritik cara uji oli dan minyak goreng, tapi rekomendasi ganti oli pabrikan di 2000 km?


Ternyata masih ada saja ya yang memprotes cara uji penulis yang langsung dipakai. Juga soal pemakaian minyak goreng:

Padahal dia sendiri ketika memberikan rekomendasi ganti oli, tidak memperhatikan kondisi ketika oli di drain, dan sama sekali tidak menyalahkan oli mesin bila terjadi kerusakan pada piston: Baca lebih lanjut

Nggak cuma oli mesin saja, oli suspensi depan pun butuh perhatian kalau mau stabil dan nyaman


Sering bahas soal oli, penulis malu juga karena sama sekali nggak kepikiran bahwa suspensi depan bisa jadi tempat mal praktek oli juga. Sebelumnya penulis sempat berpikir bahwa oli suspensi depan itu bisa awet sekali, karena motor Suzuki Spin tidak pernah sama sekali ganti oli suspensi depan.


Tapi jadi berubah pendapat setelah merasakan perubahan drastis dari suspensi depan Suzuki Nex2 yang mendadak jadi nggak stabil, jadi liar responnya terhadap perubahan permukaan jalan. Efek sampingnya adalah tangan jadi capai juga. Apalagi itu berbarengan dengan suspensi belakang yang juga jadi rusak, makin bikin kenyamanan menurun drastis.

Oleh karena itu penulis memutuskan untuk Baca lebih lanjut

DBS 722 suspensi ideal untuk yang mau irit, bisa diganti oli sendiri!


Jadi seperti penulis ceritakan sebelumnya, akhirnya suspensi DBS 722 rusak juga, jadi rembes:
Review suspensi belakang DBS 766 replika YSS Evo untuk Beat/Mio/Nex2, agak kecewa

Namun penulis menyesal juga sudah beli suspensi lagi, karena ternyata suspensi DBS 722 ini mudah diservis sendiri. Untuk buka pernya pun nggak perlu pakai alat (cara lebih jelas bisa dilihat di video di bawah artikel):

Dan untuk mengeluarkan olinya pun gampang, nggak perlu alat yang dipakai oleh tukang shock. Cuma butuh kunci inggris. Penulis awalnya berpikir bahwa untuk mengeluarkan oli, penulis harus membuka bagian berikut: Baca lebih lanjut

Ciri oli Mesran SAE 40 asli


Sekarang ini sudah cukup banyak yang jadi tergiur untuk mencoba oli Mesran SAE 40. Cuma yang jadi masalah adalah, oli ini cukup sulit didapat, nggak semua SPBU jual. Dan banyak palsunya kalau beli tempat lain.

Sudah ada beberapa orang yang beli online dan offline dapat yang palsu. Berikut ini beberapa ciri dari oli asli Mesran SAE 40 yang bisa diketahui tanpa lihat isinya. Dari pertamina sendiri memberikan penduan sebagai berikut:

Khusus untuk mesran SAE 40, yang penulis pergunakan sebagai panduan adalah segel pada tutupnya. Di yang asli, segel pasti rapih dan Baca lebih lanjut

Lagi lagi ya, jangan lihat tenaga puncak dynonya, Yamaha E01 bisa jadi lebih kencang dari Vario 125!


Grafik torsi tenaga dari Yamaha E01 sudah disharing ke publik:
Begini Grafik Power dan Torsi Yamaha E01

8,1 kw itu adalah 11 hp. Mungkin banyak yang menganggap angka ini kecil, setara motor 125 cc, seperti contohnya Vario 125:
Spesifikasi, Keunggulan, Dan Harga Honda VARIO 125 ESP

Tipe Mesin: 4-Langkah, SOHC, eSP, Pendinginan Cairan
Volume Langkah: 124,8 cc
Diameter X Langkah: 52,4 x 57,9 mm
Tipe Tranmisi Otomatis: V – Matic
Daya Maksimum: 8,2 kW (11,1 PS) / 8.500 rpm
Torsi Maksimum: 10,8 Nm (1,1 kgf.m) / 5.000 rpm

Angka terlihat hampir sama. Dan banyak yang menganggap memang sama. Tapi penulis punya pendapat lain. Ada hal yang dimiliki oleh Yamaha E01 yang tidak dipunyai oleh Vario 125 bila melihat grafik dyno.

Apa itu? Perhatikan berapa lama tenaga Yamaha E01 ada di atas 7 kw:

Coba bandingkan dengan dyno berikut (diskala):
Honda Vario 125 Ganti TPS 4S1M, Tenaga Tetap tapi Lebih Responsif?

UP GRADE NEW VARIO 150 PGM FI 2015 (14 – 14.5 HP)

Penulis skala untuk menunjukkan bahwa tenaga puncak kalau di contoh Honda Vario 125 hanya di raih sebentar. Disebut tenaga 8,2 kw di atas kertas tidak berarti motor terusan mengeluarkan tenaga 8,2 kw. Tenaga 8,2 kw cuma terjadi di rpm tertentu saja.

Kalau merasa sulit mengikuti, kita pergunakan contoh di 7000 rpm saja. Tenaga Vario jelas lebih lebih kecil kalau kita melihat data dyno. Punya Yamaha E01 lebih besar. Ini belum memperhitungkan bahwa Vario pakai CVT, sementara yang Yamaha E01 sepertinya langsung ke roda.

Kalau diadu sama Vario 125, maka kemungkinan yang terjadi adalah saat awal langsung ketinggal (ini belum memperhitungkan penyakit gredek). Di 40-60 kpj sempat bisa mengikuti. Selepas 60 kpj langsung ketinggal jauh.

Ini tentu perkiraan. Karena mesin dyno beda. Tapi kalau ada yang bisa coba, silahkan share data aslinya. Tapi yang jelas, bila melihat hasil hasil dyno di atas, menurut penulis Yamaha E01 bakal lebih kencang dari Vario 125.

btw, dyno motor nmax penulis seperti ini:

Aneh, saluran intake luar dikecilkan butuh inreyen juga? Olinya Eneos Molybdenum


Jadi penulis iseng iseng jual barang jadi untuk mengecilkan saluran intake luarnya untuk nmax dan nex2 (barangnya sama), di lapak sucahyoac di shopee. Cuma baru 2 yang beli tapi maksud penulis sih lebih untuk membuat orang lebih tertarik. Karena contohnya cemenite, orang lebih suka beli daripada buat sendiri. Cemenite justru lebih cepat populer setelah penulis jual.

Tapi ada testimoni yang aneh dari pembeli, yang motornya Suzuki Nex2, yaitu sebelum 20 km/jam tarikan tidak enak, seperti ada yang menahan:

Sempat bingung juga dan si pembeli Baca lebih lanjut

Sampai sekarang masih tidak ada video demo real life pengereman ala JDDC/RDL di youtube


Jadi penulis ingin bahas ini lagi adalah untuk mengingatkan agar lebih berhati hati dengan ajaran dari sekolah safety riding yang kadang adalah ilmu yang justru membahayakan. Contohnya adalah ajaran dari JDDC (Jakarta Defensive Driving Consultant) dan RDL (Rifat Driving Labs) soal pengereman mendadak, yaitu dengan mengocok ngocok rem depan bila kecepatan kendaraan di atas 80 kpj:
Begini Teknik Pengereman Seperti Pakai ABS

ATURAN MAIN PENGGUNAAN REM DEPAN DAN BELAKANG PADA SEPEDA MOTOR Baca lebih lanjut

Kampas rem ori (apalagi PCX 160) muahal. Kengerian kampas rem. Yang 20 ribuan puas banget


Penulis kaget juga melihat mahalnya harga dari kampas rem Honda PCX 160. Yang kalau lihat di billingnya, 112 ribu per buah:
https://www.facebook.com/groups/148036310110443/?multi_permalinks=403125021268236&hoisted_section_header_type=recently_seen

Nggak nyangka semahal itu. Seingat penulis untuk NMAX ditawari harga 50 ribu (di lapak orinya katanya 60 ribu). Cuma pertama Baca lebih lanjut