Penghambat hadirnya motor listrik, masyarakat akan minat bila harganya…


Artikel sebelumnya membahas bagaimana penulis menganggap media pun masih tidak minat dengan kehadiran motor listrik. Nah pertanyaannya adalah mengapa?

Tentu ini merupakan cerminan dari masyarakat. Apa kurang pilihan? Tidak juga, pilihan ada cukup banyak, dengan kisaran harga yang bervariasi:
Ingin Punya Motor Listrik Murah dan Bagus, Ini Pilihannya
8 Motor Listrik Terbaik 2021, Mana Pilihanmu?

Namun dengan pilihan yang banyak tersebut masyarakat disuguhi dengan pilihan antara yang mahal dan yang lemah. Sayangnya hingga sekarang ini harga motor listrik yang performanya mendekati motor bensin paling lemah pun harganya masih seperti beli motor sport. Ini membuat masyarakat enggan membeli motor listrik.

Dari sisi kepraktisan dll, masyarakat sebenarnya sudah cukup paham apa kelemahan dan kelebihan dari motor listrik. Ada yang sudah ikhlas dengan segala kelemahan dari motor listrik, termasuk dari sisi reliabilitas, dari sisi performa, aftersales, harga jual kembali, biaya ganti baterai, dst. Tapi menurut penulis yang jadi penghalang utama terutama adalah harga vs performa.

Lho, tapi mengapa kalau di Eropa, Cina, India atau Taiwan tidak terdengar masalah ini? Kalau di Cina ada juga sih yang terpaksa. Motor bensin dilarang di beberapa daerah tertentu, sehingga orang harus beli motor listrik. Tapi untuk negara lainnya, yang terutama jadi pendorong merebaknya motor listrik di sana adalah subsidi. Subsidi ini nilainya amat besar.

Contohnya di India, subsidi per kwh baterainya bisa mencapai 1,9 juta. Dengan subsidi tertinggi bisa mencapai 5,6 juta. Dengan beberapa daerah membebaskan pajak jalan.
STATE-WISE EV SUBSIDIES IN INDIA: A HANDY LIST OF INCENTIVES AND BENEFITS FOR ELECTRIC VEHICLES IN EACH STATE

Di negara bagian California Amerika insentif kendaraan listrik bisa dapat diskon mencapai 85 juta rupiah:
Rev up the green machines. California offering incentives to buy electric motorcycles

Insentif, yang digariskan oleh Dewan Sumber Daya Udara California, dapat menambah penghematan hingga ribuan dolar, termasuk kredit pajak federal 10% hingga $2.500, hadiah bahan bakar bersih hingga $1.500, potongan harga kendaraan bersih hingga $750, dan potongan harga hingga $1.000 untuk mereka yang tinggal di Lembah San Joaquin.

Di Yukon Canada, diskon bisa mencapai 24,5 juta rupiah:
Apply for a rebate for a new electric motorcycle

25% of the cost of a new electric motorcycle up to a maximum $2,000

Di Eropa diskon bisa mencapai 60,7 juta:
Incentives electric motorcycles 2022, how much can you save?

Semua orang yang membeli kendaraan yang sesuai dengan insentif dan pada saat yang sama membuang kendaraan lama (kategori L – Euro 0, 1, 2 atau 3), akan menerima kontribusi 40% dari harga hingga maksimum 4,000 euro . Jika tidak ada scrapping, bonus akan turun hingga 30% dari harga pembelian hingga maksimum 3.000 euro.

Di Taiwan diskon realnya saja bisa sampai 27 juta:

Penulis juga sebelumnya sudah bahas harga pemakaian sistem baterai tukar itu hampir setara harga bensinnya:
Mungkin PCX Electric memang lebih irit dari motor bensin, tapi kalau pakai langganan refil macam di Taiwan pasti jadi mahal

Dengan diskon seperti itu jelas dong masyarakat tertarik. Apalagi sistem tukar baterai itu membuat konsumen bebas biaya beli baterai. Cuma tinggal perawatan motornya saja.

Di Indonesia sudah ada, tapi sayangnya hanya untuk motor merek tertentu saja, 7650 rupiah untuk 38.25 km:
Swap Baterai Motor Listrik di SPBKLU Ezyfast Rp 10.000

Dari kisaran tersebut, bila dikalikan artinya harga sewa baterai motor listrik berada dikisaran antara Rp 8.000 hingga Rp 10.000, untuk pemakaian 40-50 km. Sedangkan ketika ditanya untuk jenis baterainya, Nico menjelaskan sejauh ini kompatibel untuk motor listrik keluaran Viar, Selis, dan Kymco.

Biaya swap, 7650 rupiah untuk 38.25 hingga 47,8 :
TEKNOLOGI TUKAR BATERAI

Untuk motor gesits, pertamina green energy station lebih murah. 7650 rupiah untuk 51 km:
Diresmikan Jokowi, Begini Cara Tukar Baterai Motor Listrik di SPBU Pertamina

Pengendara Gojek tersebut mengungkapkan, satu baterai dapat membawa motor hingga 50-60 km, menjadi total sekira 120 km apabila kedua baterai dalam kondisi penuh. “Karena histori orderan saya bisa sampai 150-200, sehari saya bisa 2-3 kali ganti (baterai),” ujar driver Gojek tersebut kepada Jokowi.

“Kalau (dulu) perhari beli BBM seharga Rp 40-45 ribu, dengan ini saya bayar Rp 30 ribu perhari untuk sewa motor listrik, hemat Rp 15 ribu per hari. Belum lagi servis perawatan sudah ditanggung dengan Gojek,” jelas driver Gojek yang sudah menggunakan motor listrik selama dua bulan tersebut.

Tapi berlaku hanya untuk gojek:

Sistem penggunaan baterai dan motor listrik yang diterapkan merupakan sistem sewa. Mitra Gojek cukup datang ke SPBU Pertamina yang memiliki mesin penukaran baterai. Adapun biaya sewa baterai sudah ditanggung Gojek.

Biaya sewa disebut ditanggung gojek, tapi si bang gojekernya kok bilang lebih murah ya? Harusnya bilang nggak usah bayar?

PCX electric lebih murah, tapi tidak dijual bebas, dan harga motornya luar biasa:
Enggak Nyangka, Biaya Tukar Baterai Honda PCX Electric di AHASS Cuma Goceng

“Kalau mau ganti dua baterai Honda PCX Electric di AHASS biayanya hanya Rp 5 ribu. Dengan kondisi baterai penuh motor bisa digunakan hingga jarak 69 km,” papar Endro.

Penulis sekarang pakai pertalite. Konsumsi bahan bakar bisa lebih dari 50 km/liter kalau motor dikendarai ala motor listrik (setelah modif SILK). Maaf tapi pakai NMAX lebih irit dari pakai motor listrik dengan metode tukar baterai yang untuk umum.

Kembali ke harga motornya. Penulis tidak pernah dengar berapa potongan harga pada motor motor listrik yang dijual di Indonesia. Tapi bila kita bandingkan dengan India. Harga motor listrik TVS Cube dan Bajaj Chetak adalah 19 dan 26 juta:
Bajaj Chetak vs TVS iQube Electric Scooter Sales May 2021

TVS iQube is currently priced at Rs 1.01 lakh whereas prices for Bajaj Chetak start from Rs 1.4 lakhs onward (all prices ex-showroom)

Maaf, tapi rasanya tidak bisa mendapatkan motor listrik yang kualitasnya setara Bajaj Chetak dengan harga 26 juta rupiah di Indonesia. iQube itu setara GESITS kalau dari sisi spesifikasi. Yang lebih kencang pun harganya jadi terjangkau karena ada subsidi:

Diskon juga menjangkau motor impor juga, REvolt RV400 dijual dengan harga 17 juta rupiah:
Revolt Electric Motorcycle Price Benefit Rs 58k – Rajasthan EV Policy 2021

Kalau menurut orang Indianya sendiri, motor listrik itu booming di India karena dua alasan, harga bensin dan adanya insentif:
Bajaj Chetak, TVS iQube Electric Scooter Sales Post Record Growth

Top two reasons which has boosted EV demand in recent months – is the increase in petrol price and increase in subsidy thanks to FAME scheme and state govt incentives.

Di Indonesia sudah ada aturan soal subsidi motor listrik dan mestinya sudah diterapkan.

21 respons untuk ‘Penghambat hadirnya motor listrik, masyarakat akan minat bila harganya…

  1. Padahal pak lebih murah 90% biaya transportasi nya,.lebih hening, lebih minim getaran, minim perawatan, jauhhhh lebih gampang buat mesin listrik dp mesin bbm dengan katup2, pembakaran busi, dll..

    Suka

    • Kepraktisan kurang untuk saat ini. Bayangkan kita mudik pakai motor listrik di tengah jalan batrei habis. Jalan pedesaan pula. Auto bakarrrrr. Coba motor konvensional dorong paling sekilo dah ketemu pertamini dah dapat bensin eceran .😁

      Suka

    • Soal lebih murah rasanya relatif, karena kalau dihitung biaya baterai, jatuhnya jadi tidak beda jauh. Iya sih lebih mudah buat motor listrik, tapi ini juga yang jadi kendala karena pemain lama jadi nggak punya keunggulan sama sekali.

      Suka

  2. tanpa kita sadari EV mobil motor yg beredar sekarang mirip TVS XL100 yaitu langsung ke roda/single speed jadi masih kurang efisien.
    jika dynamonya kecil akselerasi atau topspeednya lemot, jika dynamonya besar akselerasinya kuat, meski bisa 12rb rpm (tipe AC) topspeed bisa tinggi, tp butuh battery besar menempuh jarak tertentu.

    Suka

  3. Motor bakar ngambil energi dari bahan bakar fosil
    Motor listrik Ngambil energi dari PLN nah PLN ngambil energi dari …(bahan bakar fosil) Mana yg lebih efisien ?

    Suka

  4. Yah kalau harga masuk akal aku juga pasti udah beli, sekarang belum dulu ah, harga mahal, STNK ribet, dll,
    Aku yakin pasti ada konspirasi, pemerintah tidak 100 persen mendukung terbukti tidak banyak subsidi, mungkin pabrikan motor konvensional dan pengusaha minyak bumi juga tidak mendukung, pasti ada lobi dll lah, seperti dulu proyek mobil nasional juga ga jalan…

    Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.