Ketika rider Yamaha menyarankan yang lain untuk mematikan fitur “keren”


Sebelumnya penulis sudah sering membahas bagaimana konsumen motor matik Honda saling menyarankan untuk mematikan fungsi CBS (termasuk penulis) karena bakal mencelakakan di beberapa tipe. Kali ini menarik karena terjadi di motor Yamaha. Dianjurkan melepas CCU:
https://www.facebook.com/groups/2435105133386949/posts/3326186577612129/

Di postingan yang sama, juga ada komentar menganjurkan mematikan SSS:

Lucu juga ketika sebuah fitur yang sering jadi unggulan pemasaran justru dianjurkan untuk dimatikan.

Fitur SSS sebenarnya ditujukan untuk meningkatkan efisiensi. Walau memang modif SILK atau eco riding akan jauh lebih efektif. Cuma kalau membuat aki cepat tekor memang baiknya dimatikan.

CCU itu berguna untuk mengaktifkan fitur connected yang sekarang disebut booming. Jadi parah ketika efek samping jauh lebih terasa daripada manfaatnya. CCU ini disebut biang aki tekor, walau ada yang bilang juga versi baru tidak bikin aki tekor (apa fungsi tertentu dihilangkan?).

Kacau kalau modelnya seperti ini.

2 respons untuk ‘Ketika rider Yamaha menyarankan yang lain untuk mematikan fitur “keren”

  1. Pak Cahyo.. mumpung lagi bahas fitur motor, ini saya sekedar berbagi pengalaman aja, kebetulan motor kita mirip secara sama2 menggunakan ISC Idle Speed Control. Awalnya iseng coba membuat ISC manual sendiri di Xeon GT125 & sukses (sementara) 🙂

    1 bulan kemudian… dibalikkan ke standar (pasang ISC lagi) & agak heran..
    A. Sudah di bersihkan kotoran di area TB & saluran ISC
    B. Di reset dengan metode manual ; menggunakan resistor pada socket ISC, kunci kontak on off 3x maupun pakai mini scanner yamaha diagnostic tool
    C. Modif pakai ganjal plunger (pipa sedotan 3, 4.5 lalu 5mm) tetap ga ngaruh.
    Hasilnya tetap tak mau, tetep langsamnya ngaco, pagi / suhu dingin sulit distarter. Langsam bisa normal jika mesin sudah panas & terjadi backfire jika deselerasi.

    Menjelang 4 minggu berjalan.. nampaknya ada progress, langsam normalnya lebih cepat didapat (ga nunggu mesin panas & gejala backfire berkurang signifikan)
    Apakah bisa disimpulkan si ECU lambat adaptasi / lambat bekerja ya Pak..?

    Suka

    • wah iya, isc yamahaitu kalau sudah bermasalah bakal terus bermasalah. apakah ISC sudah ganti baru?

      Tapi ada juga teman yang habis 900 ribu nggak selesai. Masalah selesai setelah ganti oli. Aneh juga karena jauh dari ISC.

      Mungkin bisa coba pakai oli mesran SAE 40?

      Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.