Minyak goreng di oli mesin itu bukan sebagai pengganti ZDDP ataupun Molybdenum


Kalau cari cari penelitian penggunaan minyak nabati sebagai campuran oli mesin, di suatu saat akan menjumpai informasi dimana kalau minyak goreng makin banyak, maka aus jadi makin banyak. Seperti misalnya di penelitian berikut:
Investigation into Tribological Performance of Vegetable Oils as Biolubricants at Severe Contact Conditions

Itu memang betul. Ada beberapa penelitian lain yang menyebutkan hal yang sama. Tapi perlu diingat juga bahwa penggunaan minyak goreng di oli mesin itu tujuannya bukan untuk menggantikan fungsi aditif anti aus ataupun aditif extreme pressure.

Perlu diketahui kapan aditif anti aus itu bekerja. Aditif anti aus itu bekerja ketika terjadi gesekan langsung antara logam dengan logam tanpa ada oli di antaranya. Sementara itu yang jadi keunggulan dari minyak nabati adalah menambah film strength, yang artinya membuat oli jadi lebih kuat membantali permukaan logam yang saling bergesekan. Jangan sampai terjadi logam ketemu langsung dengan logam tanpa ada oli di antaranya.

Sifat ini kalau di dunia akademis disebut sebagai sifat friction modifier. sifat yang digambarkan sebagai berikut oleh majalah industri pelumas eropa, Lube Tech di nomor 62:

Perhatikan bahwa yang kiri itu kalau logam sudah bergesekan langsung, sementara yang kanan itu kalau lapisan olinya bisa tebal:

Penjelasannya sebagai berikut:

Terjemahan bisa dibaca di artikel sebelumnya:
Ini pernyataan majalah industri pelumas tentang kelebihan oli mesran dan minyak goreng

Perhatikan bahwa kalau di dunia sales, kata friction modifier bisa punya arti lain, yang mengacu pada aditif EP juga.

Walau yang unsaturated itu juga punya kelemahan seperti misalnya lebih mudah teroksidasi. Sifat ini juga sama dengan unsur aromatik di oli mesin yang juga bikin mudah teroksidasi. Unsur aromatik paling banyak terdapat di oli grup 1. Grup 2 lebih sedikit, di grup 3 dan 4 nggak ada.

Tapi justru unsur aromatik ini yang membuat daya pelarutan (solvency) dan film strength (lubricity) oli jadi baik. Jadi oli grup 2, 3 dan 4 itu kemampuan baik solvency atua film strengthnya kurang.

Lubricity itu sifat bahan oli yang berkaitan dengan solvency juga:

Karena minyak goreng tidak bisa menggantikan fungsi ZDDP ataupun molybdenum, maka minyak goreng lebih cocok jadi aditif.

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.