Belasan solusi ekonomis mencegah brebet / boros ketika pakai pertalite harga baru


Tidak sedikit yang sekarang ini mengeluh motor jadi brebet atau sangat boros setelah menggunakan bensin pertalite dengan harga baru. Motor yang sebelumnya ok ok saja pakai pertalite kemudian jadi brebet dan boros. Ada beberapa analisa hal ini, kemungkinannya adalah kandungan energi dari pertalite berkurang, oktan juga berkurang, dan bensin jadi lebih mudah habis.

Entah foto siapa ini:

Untuk masalah lebih mudah habis, solusinya sudah penulis jelaskan di artikel sebelumnya:
6 aditif bensin yang bisa mengurangi penguapan bensin (asumsi pertalite mudah menguap)

Sayangnya muahal. Solusi lain tentunya menghindari pakai pertalite. Penulis rekomendasikan pakai bensin selain pertamina, karena toh pertamina juga impor. Tapi kadang mau tidak mau terpaksa pakai pertalite. Apa solusi murahnya?

Penulis tidak rekomendasi penggunaan aditif bensin aftermarket yang lain karena kebanyakan fungsinya adalah meningkatkan oktan bensin.

1.Solusi murah yang penulis anggap pantas dijadikan yang pertama (jujur karena murah) adalah dengan mencampurkan bensin dengan margarin atau minyak goreng. Margarin dan minyak goreng sebagai aditif.

Menurut penulis efek margarin lebih besar, namun agak ribet. Berikut caranya,pakai rasio 1:1000:

Pakai minyak goreng lebih gampang, pakai rasio 1:1000 – 1:200 . Sudah ada bro yang membuktikan efeknya:

Zain: ni pertalite kualitas tmbah buruk saya kira cm kbetulan atau hoax aja lho Pak..
Saya kn kbiasaan cmpur bimoli..
Nah bbrp hr kmrn saya lg males2an cmpur pertalite+bimoli..
Eh eh eh ternyata beneran beat karbu saya ngorok ngeden tarikan luemot puol
Vario karbu saya kuasar banget stasionernya macam mesin rusak

2.Cara berikutnya yang menurut penulis sangat ampuh adalah trik mengecilkan saluran menuju ke filter:
Saluran intake luar dikecilkan tapi akselerasi atas Nex2 seperti pakai turbo

Metode ini memang kadang tidak efektif. Tapi secara mayoritas efek modifikasi ini sangat besar. Tenaga jadi meningkat tajam, namun konsumsi bahan bakar jadi makin irit. Contohnya untuk nmax penulis, konsumsi bahan bakar meningkat dari 53 km/liter menjadi lebih dari 61 km/liter. Sekarang ketika pakai pertalite pun masih mudah mencapai 53 km/liter dalam kondisi lalu lintas yang lumayan macet. Akselerasi 0-100 kpj pun masih bisa di bawah 18 detik padahal pakai pertalite jelas sangat mengurangi performa nmax. Jadinya sekarang motor masih tidak kalah dibanding aerox, vario 160 atau pcx 160 walau mereka pakai knalpot racing.

SILK mengurangi efek negatif dari pertalite dengan membuat rasio pembakaran (AFR) lebih ideal untuk rpm rendah.

Mungkin ada yang pernah melihat pemutar udara di bagian TB / karbu:

Ini bisa juga dicoba, namun efek beda dari SILK. Silahkan dibandingkan.

3. Memang sih di semua motor penulis ada modif satu lagi yaitu pakai pro capacitor:
Menentukan ujung pro capacitor yang ditempel ke selang bensin pakai uji pembekuan

Pro capcitor harganya 100 ribu per buah. Untuk motor bisa 2 buah, satu di selang bensin, satu di kabel busi. Entah bagaimana cara kerjanya, tapi alat ini membuat bahan bakar jadi lebih besar energinya.

4. Bila ingin buat sendiri, bisa coba buat cemenite. barang yang ada di tengah es ini:
Cara membuat penambahan performa pakai cemenite bisa mendekati pro capacitor

Cara buatnya mudah, butuh kabel CAT 5E 3 meter dan semen secukupnya, sekitar 20 ribu. Yang penting jangan sampai salah dalam melilit, hasilnya akan bisa dirasakan. Tidak hanya meningkatkan kemampuan bakar, cemenite akan membantu meningkatkan oktan bensin juga. Kalau sakit insomnia, juga akan membantu. Namun sayangnya, cemenite ini punya efek membuat bensin lebih mudah menguap. Jadi kalau pakai, pasangnya di selang bensinnya saja kalau bisa.

5. Kalau merasa ribet buat cemenite, bisa pakai magnet. Magnet yang sudah teruji di penelitian adalah yang model bulat seperti punya speaker:
Pro kontra magnet sebagai penambah irit dan tenaga

Caranya adalah dengan melewatkan selang bensinnya di lubang magnet tersebut. Kutub utara mengarah ke throttle body / karbu. Cara ini kalah efektif dari cemenite, tapi lebih praktis.

6. Sebenarnya sih cara yang efektif adalah merubah timing pembakaran atau merubah AFR. Namun sayangnya ini kadang sulit dilakukan. Di motor karbu, merubah AFR mudah dilakukan. Merubah setelan pilot jet yang luar sudah bisa sangat membantu. Di motor injeksi lebih sulit. Kadang butuh remap, kadang butuh ganti ECU, walau ada beberapa yang mudah dirubah seperti di motor nmax old penulis.

7. Pendekatan lain adalah melalui busi. Coba pakai busi yang punya heat range yang lebih baik. Brebet di rpm rendah biasanya adalah ciri busi terlalu dingin, perlu coba busi lebih panas atau yang punya heat range lebih besar:
Penjelasan kode busi untuk Bosch, Denso dan NGK beserta tabel konversi bila ganti merek

Busi dengan ujung tajam memungkinkan bunga api lebih mudah terjadi:

Begitu pula busi dengan banyak elektrode:

Penulis sendiri berencana mau coba busi platinum yang harganya masih cukup murah

8. Ada juga rekomendasi untuk modifikasi busi, pakai sidegap. Walau ini hasilnya on dan off.
Dasar teori dari modifikasi busi dengan side gap

9. Selain itu ada juga metode ground strap:
Ground strap bisa merusak kabel busi, mending digantikan kapasitor

Yang ini penulis tidak rekomendasikan karena bakal sangat membebani kabel. kabel bisa bocor dan mengakibatkan efek samping. Kalau butuh bunga api besar, sekali saja pakai kapasitor:

Penulis tidak rekomendasikan pakai busi atau kabel busi tanpa hambatan bila masih menggunakan ECU / CDI standar.

10. Metoda yang bisa dicoba selanjutnya pakai HHO.
Teknologi HHO hydroxy, mengubah air menjadi bahan bakar, kaitan dengan penemuan mahasiswa Universitas Sumatera Utara

Tapi metode ini mahal

dan pemasangannya butuh yang berpengalaman. Efeknya juga lebih terasa kalau di mobil. Jangan sembarang pakai yang murah macam TRQ:

11. Yang lebih murah adalah menggunakan HCS:
Fuel vaporizer & water vaporizer untuk menambah tenaga

Metode ini menggunakan bensin/thinner yang dirubah jadi uap. Namun masih cukup mahal, ratusan ribu rupiah:

12. Yang lebih murah lagi adalah dengan menggunakan water bubbler:
Meningkatkan efisiensi mesin dengan water injection bisa murah dan meriah

Uap air akan membantu pendinginan mesin dan menurunkan kebutuhan oktan dari mesin. penulis sendiri kepikiran untuk mencoba penghasil uap:

13. Ozonizer bisa dicoba untuk membantu pro ses pembakaran:

14. Metode lain yang bisa dicoba adalah memasang tabung induksi. Baik di saluran intake:

15. Atau di knalpot:

Metode induksi ini tentu membutuhkan eksperimen untuk bisa menemukan ukuran tabung induksi yang pas.

16. Yang cukup membantu juga adalah menggunakan oli mesin yang minim aditif sehingga tidak membuat banyak kerak di ruang bakar. Tentunya dengan bahan oli yang baik.

Untuk sementara oli yang penulis bisa rekomendasikan adalah:
– Mesran SAE 40
– Repsol 20W50 JASO MA
– Bardahl 20W50 JASO MA
– Silkolene JASO MA
– WIN 20W50
– Fastron 15W50
– Mesran Super 1 liter

Lebih baik lagi bila dicampurkan minyak goreng dengan rasio awal 10%. merek filma, bimoli klasik atau sabrina. Penulis sendiri menggunakan minyak jagung merek KCO. Canola oil juga bisa direkomendasikan. Minyak goreng akan sangat membantu kebersihan ruang bakar.

21 respons untuk ‘Belasan solusi ekonomis mencegah brebet / boros ketika pakai pertalite harga baru

  1. Makasih advice nya Pak Cahyo.. Fyi saya beberapa hari ini sedang mencoba mix bbm Shell super (92) 2ltr + pertalite 1ltr + frying fat 3ml di tangki Xeon GT. Hasil sementara agak lumayan bisa menghemat konsumsi bbm dengan riding style yg = sebelumnya (rata rata 60-70 km/jam kalo di ring road). Konsumsi 1ltr bisa dapet 45-47 km dengan kondisi lalin kombinasi macet perkotaan & lancar jalur ring road (angka segitu bagi saya lumayanlah krn AFR memang sengaja ga stell irit / CO tidak 0). Oli mesin masih Meditran S.

    Suka

  2. Ada info lg Pak..
    Ini barusan iseng2 saya menyaring minyak jelantah bekas istri masak (merk fitri) warna udh coklat..
    Saya campurin sketar 100cc pd 1ltr pertalite pd vario karbu saya..
    Trnyata kok lbh enakan jelantah ini ya Pak? Asap putih lbh tipis ktika d gas mndadak..
    Karbu saya iritkan maksimal ktinggian pelampung turun 3mm bukaan angin 4 putaran lubang nozzle main jet saya besarin pke jarum pentul sebisanya

    Suka

    • Hati hati terlalu banyak mencampur minyak goreng ke bensin di motor karbu bikin busi basah minyak goreng dan busi cepat mati lebih baik di campur di motor injeksi saja. Lebih aman pakai minyak kayu putih aman di busi dan tenaga bertambah.

      Suka

  3. mengenai potong elektroda busi standat uda lama saya terapin dari jaman 2 unit motor lama yg uda di jual gan,…supra x dan vartec 125 dlu pakai itu cara sampai ganti haluan yamaha vega zr dan soul gt juga masi pakai itu busi di potong dikit,alhasil percikan lebih besar muda di sambar kompresi,mau di diamin berhari ga masalah sekali trap/stater langsung greng… di tambah ubahan di box filter kusus nya di matic parah abis irit nya,mantap dah pokok nya..

    Suka

      • mengenai usia busi ndak ada perubahan sama sekali awet lah 4thn masi moncer mudah stater engkol kaki…belum pernah nama nya nemu busi mati mogok di tengah jalan pakai cara metode potong ini,yg ada motor2 jadul contoh klan vega sebut saja vega r new dan vega zr yg konon paling bnyak di keluhkan jika motor di diemin berhari2,begitu mau di pake ngajak senam kaki,saya ndak pernah ngalamin gan…aman sentosa sekali engkol di pagi hari langsung greng,…

        buat di matic soul gt pun sama blum pernah nemuin kendala mogok busi tewas basah oli/kehabisan oli nya..yg kata nya ini motor terkenal vampir oli nya ternyata tidak buat saya semenjak pakai oli mineral.

        yg pasti pakai cara potong ini ada tenaga nya walau kecil sekali,yg jelas busi di dalam ruang bakar lebih mudah di sambar kompresi,motor mudah di nyalakan mengenai kerak jg tergantung mesin nya sehat apa tidak nya di motor saya aman2 saja juragan,kendala ngelitik jg tidak ada,…

        kerak di ruang bakar tergantung liner jg piston dan ring nya masi jos tidak nya menahan terpaan dan menyapu oli nya,soal ngelitik mari di cek kamfrat nya,platuk klep nya beserta noken nya apa sehat apa dah kemakan..

        buat menjeda usia pakai di usahakan jaga usia pergantian oli,sering2 lah cek filter udara,filter oli..jaga kebersihan tb minim ya tergantung medan nya ya kalau saya 5bln sekali bersih2 tb,apalagi sekarang bensin nya burik gan,jaga kualias oli dan sirkulasi udara biar tidak menemukan yg nama nya mogok,ngebul,ngelitik di mesin…

        Suka

      • untuk oli saya paling lama 60hari ganti,baik motor yg sering di pakai pulang dan pergi kerja(zr rider) atau motor yg diam di rumah(soul gt). saya ganti tiap sudah 60hari..dan tiap 5bln sekali saya bongkar dan cek sendiri kebersihan baik di tb dan yg karbu..

        alhamdulilah biar zr dah keluaran 2009 masi mau 107kpj mentok on spido..dan yg soul gt 2013 pun demikian 110kpj masi bisa naik.
        masih layak buat ngasepin motor yg daun muda yg suka mletre ini lo motor baru,….kedua unit yamaha saya ndak kalah2 soal kecepatan dan akselerasi saya tergolong xtrim,slikang slikung di kepadatan jalan yg penuh mobil dan pemotor salip sana potong sini,di kala nemu longgar nyelonong ambil bagian terdepan..kata keluarga saya di juluki kowe leg spedahan banter medeni angel di tutke mburi,coro mog bonceng kaku rasane arep setor rogo. 😛

        kalau di motor dinas yg di kantor(revo fit fi 2015) tiap 15hari ganti oli soal nya jam terbang tergolong tinggi.dan 2bln sekali cek servis ringan. standat ting max 97kpj mentok kalau di liat on spido..

        Suka

        • Sip ok.

          saya sendiri biasanya mengalami kesulitan start motor hanya kalau ada masalah AFR / rasio bahan bakar. Biasanya disetel angin sudah cukup.

          Sip iya, pakai oli mineral malah lebih aman. Oli sintetik itu malah oli mineral bahan murahan.

          Untuk kerak, biasanya tergantung oli dan bensin yang dipergunakan. Yang bikin kotor oli, yang tugas bersihkan bensin.

          mantap selalu bongkar tb/karbu. Biasanya saya cuma monitor oli saja. berdasarkan yang kedengar dari mesin.

          mantap sampai sekarang masih normal top speednya. tanda motor terawat 🙂 . toh top speed biasanya terkendala rasio gigi.

          Suka

          • bisa di coba juragan triknya potong elektroda nya,busi standat cukupan lah,.potong dgn tang potong alat pertukangan biar hasilnya mengerucut lancip,.! maka akan beda hasil percikan bunga api nya dr sebelum nya.

            dulu 2017 silam oversis zr ke os50 piston kvy,alasan pakai kvy kata mas saya yg jg kebetulan pemilik bengkel menuturkan pakai piston ini lebih baik dr bawaan zr,untuk kampas kopling di pilih punya karisma atas bawahnya dapat,dan untuk oli saya di haramkan pakai sintetik krn piston baru liner baru di anjurkan oli mineral karna bisa meratakan bentuk piston dgn liner..kata nya begitu dan seterus nya untuk oli saya percayakan kpd castrol go juragan smpai skrg..

            saya lupa juragan betul jg salah satu yg bikin kerak jg bensin,selain bensin yg kotor jg di barengi filter kotor yg membuat memicu nya cepat terjadi kerak miturut saya si gan..

            itung2 belajar gan di terapin di kendaraan sndri jg sanak kawan,sodara..kadang jg bila saya tidak paham tanya sama mas saya,walau ia skrg tdk aktif bengkel lebih aktif di shorom motor alhamdulilah masi mau di ajak konsultasi.

            mengenai motor kantor sudah di jatah gan untuk servis jg oli,kenapa top nya ndak kuat 100kpj,krn tiap servis di suruh ke ahas dan oli nya pun pake oli kualitas air,mpx..jadi kadang2 ada aja usai servis yg brebet lah,apalah dan yg bikin geleng2 beh tarif nya amit2 tapi ta apalah manut aja toh pakai uang dr kantor..

            Suka

            • wah berarti butuh trik juga potongnya ya. Sayangnya busi yang mudah dilepas punya nex2 sepertinya sulit dibegitukan. jarak ke elektrode dekat. susah mau mendekatkan yang lain.

              untuk oli memang oli lama itu cenderung lebih bagus, apalagi untuk inreyen karena banyak zddpnya. oli sinetik sekarang itu rata rata tidak bagus.

              sip bila ada tempat konsultasi.

              repot juga bila dipaksa harus ahass. kalau bisa memilih, baiknya pakai mpx3 saja. olinya lebih kental.jangan yang mpx1 atau spx1.

              Suka

          • em,jika busi standat nya sulit di modifikasi bisa coba naik tingkat ke busi platinum,ngk seris.!
            sbgai contoh soul gt saya busi standat cr6hsa saya tingkatkan ke cr7hsa untuk busi tertinggi saya pakai cr7hgp platinum..pakai iridium seris percuma gan itu busi kelas race,oversis standat kagak guna pakai busi iridium krn apa panas busi belum tergapai di paksa jalan yg membuat busi iridium cepat coid,..busi seri iridium cocok nya buat mesin bore up kelas race,kalau di pakai bwt motor harian yg ada malah busi nya cepat mati..jika mau naik tingkat cukup ambil seri platinum saja gan,…

            iya gan soal oli sintetik saya rasa oli ini kesat di tangan tdk seperti oli pada umum nya,entah kenapa oli seperti ini orang sering bilang bagus dan fanatik.apa krna awam pengetahuan bahwa kalo oli kesat gitu buruk buat mesin,contoh sebuah gir transmisi dimana di lumeri oli kesat dan beradu antar gir yg ada oli jenis ini tdk melapisi hanya cepat mengalir,yg ada hanya benturan tiap beradu.

            untuk revo saya manut saja gan,toh jg dr kantor..atasan sndri jg terlalu beranggapan wah kusus nya buat ahas jg fan dgn mpx.
            kalo saya pribadi mah kapok trakir servis vartec 125 dlu 2014 silam ganti cones buset dah tarifnya 260ribu waktu itu,padahal cones brapa sih kalau skrg ahm cones kisaran 76ribu,la di taun 2014 brapa gan,wah parah bnget..sejak saat itu saya terakhir kali nya ke ahas servis motor sndri,kapok dah gan..

            Suka

            • sip iya, rencana pakai busi platinum. iya, kalau iridium terlalu kemahalan kalau butuhnya cuma ujung tajam.

              rasanya istilah sintetik itu terlalu diselewengkan baik dari sales atau pabriknya. jadinya sintetik tapi tidak sesuai predikat sintetiknya.

              wah mahal banget ya. iya. saya kapoknya lihat ongkos servis. bisa 200 ribuan gara gara ganti filter dan busi juga carbon clean. padahal asli nggak butuh.

              Suka

  4. Siang..pak,mau tanya sy suka campur bensin antara pertamax dgn shell super, apakah aman? Sy pake spacy 2018, baru 22.000 KM selama ini pake motul le scooter 30w atau motul gpmatic 40w.. cocoknya yg 30 atau 40, pak? Trims

    Suka

    • menurut saya tidak masalah. silahkan. baik juga seperti itu.

      Kalau untuk oli, perlu dicoba, kalau misal siang suara mesin kasar, maka harus lebih kental. Daripada motul lebih rekomendasi fastron.

      Suka

  5. wah brati bener gan oli kususnya buat matic itu versi terendah brati label sintetik namun payah..

    keterlaluan ahas itu gan,filter skrg ori 56rb,busi denso u20epr9 16rb,(buat mbit). yg aneh nya lagi cliner buat apa slogan buat bersih2 saluran injektor yg ada malah mebuat macet kalau salah pemakaian nya+ di geber2 pula,yg ada malah piston kena kliner oli nya pada minggir bikin baret bisa2…intinya jika mau bersih2 tb ya di bongkar di lepas yg bener,bukan di blayer2,…jika ruang bakar mau bersih jg sama di bongkar ambil di kerok kerak nya,di skir ulang klep nya..khusus buat matic yamaha trutama sensor maqs nya gampang sensi,gan.haram di semprot dr lobang filter..

    dan pada akhirnya kebanyakan para mekanik ahas semua itu biasa nya magang di bengkel2 umum dulu sebelum di tempatkan di bengkel resmi,dan kbnyakan smua tidak benar2 mahir terus terang aja gan saya sering dapati begitu biasa nya dan tiap magang cuma 6/7 bulan saja itupun kerja nya hanya helper di bengkel umum agar dapat lisensi layak dr pemilik bengkel agar bisa di tempatkan di bengkel resmi,yg berkedok resmi tapi mekanik blajaran smua.ironis memang…

    Suka

    • sip iya. kualitas tidak sesuai labelnya. dipakai sesuai buku manual bakal merusak mesin

      iya, soal pembersihan karbon, padahal honda sudah punya carbon cleaner sendiri tapi malah nggak dipakai.

      iya, untuk matik yamaha rawan rusak sensornya

      iya, mekaniknya kadang serampangan, karena memang nggak ada keharusan mekanik harus terdidik dulu kalau di honda, seenaknya saja. Baru lulus stm langsung dibolehkan kerja.

      Suka

      • pada intinya matic injeksi haram di semprot di iringi blayeran..saya brani jamin umur mesin bakalan cepat temui kerusakan trutama di sil klep nya baru merambak ke piston nya.

        iya trutama di yamaha maqs nya rawan jebol bila kena kontak dgn kliner,paling parah nya kerusakan nya di tandai lepas gas mati,tak kadang juga waktu di gas mati,mirip2 dgn isc kerusakan nya..

        brarti kita sependapat mengenai oli jenis dan keburukan oli tersebut,sebisa mungkin hindari serpis di bngkel resmi buat motor kesayangan..lebih baik di percayakan kpd bengkel umum,yg kita jg akrap baik pemilik dan mekanik nya,biar tidak 2x kerja di saat motor misal mintak turun mesin besar2ran..selebihnya jika ringan2 sprti ganti vbelt,kampas,cones,laher depan dan kebersihan kita wajib bisa serpis sendiri..itung2 blajar jg bisa maksimal ta luput pula jg dr kata irit,bukan pelit…hehehe :V

        Suka

        • Sip iya, sil klep rawan kena. Iya, ISC bisa rewel.

          Iya, bengkel resmi sekarang tidak dijamin kemampuannya. iya memang labih baik belajar sendiri untuk merawat motor daripada kena malpraktek

          Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.