Mengetahui waktu ganti busi berdasar hambatannya dan rekomendasi kode / tipe diluar standar


Berikut ada beberapa rekomendasi yang penulis ambil dari rekomendasi di youtube dan fb:

subursabar
masih bisa naik/turun satu angka sih heatrange dari std pabrikan nya.
pilih heat range panas: kalau afr nya rich, agar suhu optimal cepat tercapai, self cleaning. atau ingin torsi rpm bawah lbh bertenaga.
pilih busi lbh dingin kalau : semakin tinggi kompresi, semakin tinggi putaran mesin yg digunakan,agar ga ada pre ignition.

Kupas Otomotif
kalau dari kodenya sudah cocok, tapi menurut saya lebih sip pakai ngk platinum, toh sudah sama sama copper core dan ngk sudah platinum. Iridium itu sebenarnya lebih untuk keawetan busi, padahal sebenarnya busi nickel pun bisa tahan 25 ribu km bahkan lebih kalau standar. Yang platinum pun sudah awet. Ujung yang lancip versi platinum dan iridium membuat bunga api lebih mudah lewat. Membantu kalau rpm dingin atau start.

subursabar
@Kupas Otomotif iya betul, buat kendaraan harian apalagi yg cuma main rpm maksimal 10rb lbh cocok platinum karena lbh murah daripada iridium. sama sama ada gas pocket nya untuk pembakaran yg lbh optimal karena elektroda nya kecil. iridium bagusnya dipakai kalau udah upgrade pengapian (koil,dwell,timing) mengimbangi kenaikan kompresi dan afr.

subursabar
@Kupas Otomotif yg udah mulai agak lemah ring piston nya bisa pindah heatrange lbh panas 1 tingkat jadi cpr7.

Ayah Afit
@Fuchh ga ngaruh om mau didalkot or lukot..
Karena kompresi tinggi memang dari lahirnya motor..

subursabar
@Ayah Afit luar kota kan biasanya jalan lebih lengang, bisa kejar rpm tinggi lbh konsisten. nah disitu iridium lbh berperan karena lbh tahan panas. semakin panas, logam kan semakin lunak dan mudah memuai/berubah bentuk. elektroda positif,elektroda ground bisa berubah bentuk kalau ga tahan panas. pernah nemuin gap celah busi suka ngerapetin,ngelonggarin kan pas buka busi?

Rekomendasi bro Aksan Aria, busi dengan hambatan lebih dari 4 kilo ohn sudah tidak layak pakai. Busi baru punya hambatan 1-2 kilo ohm.

Aksan Aria
Dadang —-Tahap 3
Cek sistem produksi power
1. VVTi pastikan filter dan aktuator bersih
2. Timing gear controller VVTi tidak rattle
3. Setiap busi layak pakai, max resistance 4 Kilo ohm.
4. Test hasil kompresi per silinder, catatan ada 2.
4.1 tes kompresi langsung.
4.2 tes kompresi dg persilinder lobang busi dimasuki oli/migor 5-10 cc.

Aksan Aria
M Davibarupun, keluar dari bungkus kalo tahanan sdh 3 kilo lbh hmpr tak layak pakai. Sdh kepakai 50 rb biar elektroda tinggal separo… Asal tahanan dibawah 2Kilo ohm, Msh bikin motor tanpa hambatan. Dan dalam performa penuh.

Ini rekomendasi bro Aksan Aria juga soal tipe busi dengan performa:

Tangan Besi
Kalo sama2 baru, iridium, platinum, copper alias tandar, mlh powernya di rpm tinggi msh lbh baik copper om. Boleh tes didyno. Karena hambatan saja dari busi dan cop akumulasinya sdh 8Kilo ohm.

Iridium ngaruh klo kompresi diatas 12:1. Lbh smooth output hpnya. Tp untuk total hp sama. Biasanya yg terasa ngaruh klo ganti iridium di busi standar yg sdh berumur dan tak pernah stel gap. Kalo mau gain hp. Setidaknya hanya 0.1-0.2 hp itu busi kaki tiga. Tapi cop busi wajib standar.

Busi sama2 baru entah motor atau mobil. Gainnya hmpr tidak ada. Mlh rasio mg naik dari 10 ke 20% di dyno naik 1.2-1.8 hp di motor 155cc. Macam xsr, nmax, nva vva. Monggo didyno klo mau konfirmasi.

Kupas Otomotif
terima kasih infonya. Yang dicoba itu merek apakah? Heat range yang dicoba sama semua dari merek yang sama? Untuk merek NGK nggak lihat ada keterangan copper core atau semacamnya. malah isinya alumina core.

Tangan Besi
@Kupas Otomotif NGK dan ND om. Range panas sama.
Motor NGK kode 6. ND kode 20. Mobil NGK kode 9, ND 6.

Kalo semua sebenarnya sama corenya yaitu tembaga. Cmn tip nya saja yg beda. Teknisnya Copper itu istilah busi standar alias murah. Yg sbnrnya adalah nikel. Kalo ada yg core sampe terminal lokasi cop terbuat dr alumunium itu busi yg inferior. Dibuat lbh cepat uzur, karena mmg Al– lbh murah dari — Cu.

Btw skrg pada canggih. Drpd pake busi core alumunium. Berlaku —–Khusus busi standar/copper yg KW saja manufactur sdh pake mesin presisi. Antara KW dan ori nyaris tak beda masa pakai. Karena teknologi busi itu sbnrnya teknologi kuno jaman jebot. Pakistan/ india saja buat busi skala besar untuk bahan busi kw.

Tangan Besi • 4 days ago
@Kupas Otomotif iya om. Karena busi jika tahanam sdh 4.5 K keatas, msh lancar. Tp bbm sisa jika di rpm atas.

Karena busi standar harga murah 15rb an.. boleh dites h2h busi yg om mau beli. Trus yg msg org lain. Tanpa beri tahu yg mana di pasang.

Ralat, busi NGK copper core ternyata:
Alasan Gunakan Bahan Tembaga Pada Inti Elektroda di Semua Busi

Product Specialist NGK Busi Indonesia, dirinya menyebutkan bahwa tembaga merupakan bahan terbaik untuk mengalirkan tegangan listrik dengan cepat. “Tembaga mempunyai sifat bahan yang mampu mengalirkan listrik dengan cepat. Untuk jelasnya bisa dilihat di tabel periodik bahan logam,” sebut Diko Oktaviano.

Tembaga memiliki electric conductivity atau konduktivitas elektrik sangat tinggi. Konduktivitas elektrik adalah ukuran dari kemampuan bahan mengantarkan arus listrik. Tembaga memiliki ukuran 59 Ms/m. Berbeda dengan iridium yang hanya 21 Ms/m. Bahkan sangat jauh dengan bahan nikel yang mendapatkan angka 14 Ms/m. Semakin tinggi angka ini akan semakin bagus dan semakin cepat arus listrik dihantarkan.

“Tetapi tembaga bukan yang terbaik, yang paling bagus adalah perak. Bahan perak memiliki ukuran mencapai 62 Ms/m,” tambahnya. Namun, bahan perak murni terkendala harga

Busi tipe silver yang penulis tahu adalah busi Brisk tipe AR12Y. Untuk heat range yang pas bisa pakai tabel konversi berikut:

Tapi kadang tidak ada opsinya:

Tanpa hambatan bukan berarti lebih baik:

aku siapa ya?
Saya pernah pakai busi tidak ada hambatan tapi ada hambatan di cop busi hambatan 5k ohm motor saya aman² selama 1 tahun lebih, tapi saya pernah eksperimen coba cabut resistor di cop busi sama busi non resistor malah stasioner gak normal, bisa disimpulkan injeksi minimal ada 1 media hambatan antara cop atau busi sehingga aman² saja (boleh cop busi 0 ohm dengan busi 5k ohm atau cop 5k ohm dan busi 0 ohm)

Untuk cari kode busi yang pas untuk motornya bisa pergunakan link berikut:
https://www.ngkbusi.com/partfinder

Perhatikan bahwa banyak busi yang dijual di pasaran itu sebenarnya tidak universal:

Iklan

6 respons untuk ‘Mengetahui waktu ganti busi berdasar hambatannya dan rekomendasi kode / tipe diluar standar

  1. susah sih bedain busi karena emang mirip banget rasanya. saya pakai gsx r 150. mesin n knalpot full standard. antara pakai ngk g power dan ngk iridium cpr 9. rasanya tarikan awal enakan g power. tarikan di atas 10500rpm kayanya enakan iridium. tapi tenaga n top speed sama aja. mentok di 139km per jam di panjang lintasan yg sama. saya ga bener2 yakin jg. apa ada rekomendasi busi lebih baik dsri ngk untuk gsx r 150 full standard?

    Suka

Bagaimana menurut bro?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.