Penjualan motor di Indonesia jadi yang terbanyak se ASEAN, tapi kemampuan beli kalah jauh dengan Vietnam


Ada berita bahwa Indonesia itu penjualannya terbanyak se ASEAN:
Penjualan Motor Indonesia Paling Banyak di ASEAN

Menurut data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) yang mengutip sumber ASEAN Automotive Federation (AAF) dan Federation of Asian Motorcycle Industries (FAMI), Indonesia menyumbang 47 persen penjualan sepeda motor di kawasan Asia Tenggara.

Tapi ada yang nggak dijelaskan sama media lokal walau data disebut lengkap, yaitu Baca lebih lanjut

Iklan

Rivola berharap direktur teknis MotoGP mengaku salah soal deflector Ducati, nggak berharap status juara Dovi dilepas kok


Pernyataan Massimo Rivola menjadi jawaban dari ketakutan bahwa kedatangan orang F1 ke MotoGP bakal membuat status juara jadi nggak jelas macam yang terjadi di F1. Sebelumnya dari tmcblog menjelaskan seperti ini:
[opini] Spirit F1 Hadir di MotoGP dan Kami tidak suka

gambar nggak ada hubungan sama isi artikel, tapi untuk menunjukkan ada yang niat banget pakai begituan

Apa yang akan terjadi setiap balapan ada protes ? Maka Hasil setiap Balapan MotoGP akan bersifat sementara ( provisional) , artinya pemenang tidak akan diketahui sampai satu atau dua pekan kemudian. Dan ini sepertinya bukan situasi yang menguntungkan untuk pihak manapun di MotoGP.

Ini bukan dinamika yang menarik buat Pembalap, Pabrikan, Penonton, Fans atau bahkan Promotor Balapnya sekalipun. Saya sendiri cukup kaget melihat bagaimana CEO Dorna Carmelo Ezpeleta memberikan Lampu Hijau ketika pabrikan-pabrikan yang memprotes di Qatar memberitahunya beberapa hari sebelum tindakan yang akan mereka ambil.

Yang ditakutkan adalah status juara jadi nggak jelas. Namun CEO dari Aprilia, Massimo Rivola, orang bekasnya F1, yang disindir sama tmcblog, mengatakan bahwa Baca lebih lanjut

Banyak yang salah dalam melakukan pemasangan fuel adjuster Iquteche? Tidak memperhitungkan respon ECU aslinya


Membaca review dari piggyback fuel adjuster Iquteche membuat penulis jadi kepikiran, apakah yang pasang Iquteche itu pada salah paham ya? Karena kok nggak dapat hasil positif selain untuk memperbaiki masalha knalpot nembak atau mbrebet:
Pasang Piggyback Iquteche Di Yamaha Vixion

Agak susah sih karena afr rich belum tentu tenaga bertambah, afr lean belum tentu lebih irit.

Review Piggyback Iquteche di Apache 200

saya berharap akan mendapatkan proses penyettingan seperti pada karburator tapi saya salah menduga karena piggyback ini hanya memasukkan jumlah bbm yang lebih banyak tapi pencampuran bbm dan udara tetap diatur oleh ecu serta sisa pembakaran mesin yang lebih boros tetap di deteksi oleh sensor lambda di knalpot dan membuat hasil akhir penyettingan menggunakan piggyback ini tetaplah tidak terlalu signifikan membuat asupan bbm ke mesin jadi meningkat. disettingan paling borospun mesin hanya terbatuk-batuk saja tapi dilihat dari busi yang tidak terlalu menghitam menandakan ECU masih tetap memaksa membatasi asupan bbm yang masuk ke mesin. tapi berita baiknya terkadang knalpot yang menembak sudah jarang terdengar lagi, jadi mungkin alat seharga 500 ribu ini berhasil mencegah knalpot motor menembak-nembak hehehe….

Apa yang salah?

Pertama kita bahas dulu apa itu fuel adjuster Iquteche dan cara kerjanya. Iquteche itu Baca lebih lanjut

Uang 1,2 Trilyun dipakai untuk bangun ring road yang jarang dipakai, hanya demi MotoGP Indonesia


Lihat berita berikut, penulis cuma bisa takjub:
Dukung MotoGP Mandalika, PUPR Siapkan Dana Rp 1,2 Triliun Bangun Ringroad

Hadi Sucahyono, Kepala BPIW (Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah) Kementerian PUPR mengatakan, pembangunan jalan itu untuk mempermudah akses dari bandara menuju sirkuit tanpa harus melintasi pemukiman warga.

Berarti jalan sebenarnya sudah ada, namun mungkin biar kelihatan mewah bakal dibuatkan jalan khusus. Tapi tahu sendiri kan jalan di Indonesia? Mungkin Baca lebih lanjut

6 alasan mengapa kupasmotor mendukung protes “deflector” Ducati walau MotoGP dan tmcblog tidak


Oleh Ducati, alat berikut ini disebut deflector:

Ducati klaim bahwa alat tersebut fungsinya cuma untuk mendinginkan ban. Yang lain tidak setuju, dan 4 tim pabrikan pun memprotes keputusan MotoGP membolehkan hal itu. Dari MotoGP sendiri memihak ke Ducati, seperti sempat ditunjukkan pada halaman utamanya:

Manuel Pecino dari tmcblog juga tidak setuju adanya protes:
[opini] Spirit F1 Hadir di MotoGP dan Kami tidak suka

Di F1, Komplain di antara team mengenai pelanggaran Regulasi Teknis adalah hal yang sudah biasa. Membayangkan situasi yang sama terjadi di MotoGP adalah hal yang mudah dan Itu bisa banget menjadi Dinamika yang tidak semua bagus buat Olahraga ini, tidak bagus Buat kita, dan Tidak Bagus Buat tontonan

Penulis sendiri mendukung protes terhadap Ducati. Berikut alasannya: Baca lebih lanjut

Hubungan antara center of gravity dengan lean angle dan G-force


Sebelumnya bro zzz berkomentar di artikel berikut bahwa center of gravity (akan disingkat jadi COG) yang rendah membuat motor harus makin miring beloknya.
Teori lokal tidak sesuai dengan fakta, makin miring nggak mesti makin kencang

Ini membuat penulis bingung. Mengapa bisa seperti itu. Penjelasan bro zzz juga bikin penulis jadi makin bingung. Namun sepertinya penulis menemukan penjelasannya.

Motor dengan COG rendah harus menikung lebih tajam itu terjadi karena bentuk ban yang melebar:
How do you know you lean to the max?

Lebih mudah dimengerti bila kita pisah satu satu. Sudut dari kemiringan itu diukur dari titik kontak ban dengan aspal dan titik COG: Baca lebih lanjut

Kehadiran Yamaha MT-15 bikin marah konsumen India, nama dipelesetkan jadi EMPTY-15


Motor Yamaha MT-15 kan barusan hadir di India. Namun ternyata reaksi mereka negatif. Ada yang marah marah segala:
Yamaha MT15 being called Empty 15 by unhappy fans due

Model Yamaha MT-15 versi India begini:

Kesannya beda dengan versi yang dijual di Indonesia: Baca lebih lanjut