Kualitas Royal Enfield himalayan yang parah bikin ragu soal klaim 650 twin komponennya pakai yang terbaik


Asalnya penulis ingin membahas soal recall Triumph Sprint. Tapi setelah melihat masalah masalah yang terjadi pada motor Royal Enfield Himalayan, kabel Triumph yang terkelupas, konslet dan bikin mesin mati itu jadi terlihat sepele, keciiil.

Sebelumnya penulis sudah membahas berikut ini:
Royal Enfield Himalayan baru disebut bebas masalah tapi mengakui yang sebelumnya bermasalah, konsumen jadi bahan percobaan

Jadi Himalayan baru kualitasnya sudah ditingkatkan. Motor Royal Enfield 650 Twin yang baru pun katanya pakai komponen yang jauh berkualitas.
‘From day one, the 650 twins have the highest spec required anywhere in the world.’

Tapi ragu juga melihat masalah masalah di Himalayan lama berikut, karena nggak cuma dari masalah kualitas komponen saja. Di awal awal masalah yang terdeteksi Baca lebih lanjut

Iklan

Kecanggihan dari Yamaha MOTOROiD bisa berdiri sendiri dari posisi bersandar


Sebelumnya penulis nggak bergitu mengerti dengan mengapa kok bentuknya MOTOROiD aneh seperti itu. Namun melihat penjelasan cara kerjanya penulis akhirnya baru paham.

MOTOROiD diperkenalkan di Tokyo Motorshow 2017 di 25 Oktober lalu. Tapi baru beberapa hari yang lalu penulis nemu penjelasan cara kerjanya. Ternyata bagian badan dari MOTOROiD itu bisa Baca lebih lanjut

Apa penyebab sludge pada oli mesin dan cara menghindarinya


Penulis tertarik juga menyelidiki penyebab dari sludge atau lumpur oli. Lumpur oli ini bisa ada hubungannya dengan oli yang dipakai, salah pakai oli bisa menyebabkan sludge:
Begini Jadinya Kalau Motor Minum Oli Gardan Bukan Oli Mesin Agustus 19, 2015

Bisa karena bahan bakarnya:
Bio solar itu bisa merusak mesin karena kandungan bio nya cepat terurai dan merusak oli mesin

Atau karena mencampur oli yang nggak kompatibel:
Royal Purple Sludge Buildup

Tapi sebenarnya sludge juga bisa terjadi bukan karena faktor faktor tersebut. Sludge juga bisa terjadi karena Baca lebih lanjut

Penjelasan mengapa saat di tikungan jangan pakai rem depan tapi pakai rem belakang


Bila sebelumnya penulis membahas soal bahayanya mendahulukan rem depan saat mengerem di jalan lurus, kali ini penulis membahas bahayanya menggunakan rem depan saat di tikungan. Bila di jalan lurus penulis menyarankan untuk menggunakan rem depan sesudah rem belakang, maka di tikungan pemakaian rem depan bisa jadi perlu dihindari.

Mengerem saat di tikungan maksudnya waktu lagi menikung tahu tahu butuh ngerem. Beda dengan trail braking yang sebelum tikungan sudah ngerem. Menurut penulis ngerem depan saat lagi menikung berbahaya.

Berikut beberapa alasannya: Baca lebih lanjut