Hasil dyno motor 2 tak injeksi KTM dirilis Young Machine hasilnya hampir dua kali lipat tenaga R25 cuma beda dikit dengan yang belum injeksi


Majalah Young Machine beberapa jam yang lalu posting hasil dyno dari motor 2 tak KTM yang sudah pakai injeksi.

Menarik karena tenaga tidak beda jauh dengan yang sebelum pakai injeksi. Berikut gambarnya: Baca lebih lanjut

GZ150 dan Intruder 250LC motor choppernya Suzuki yang siap jadi saingan Honda Rebel atau Yamaha V-Star


Penulis baru tahu bahwa Suzuki punya juga motor chopper yang siap dijual seperti Honda Rebel ataupun Yamaha V-Star 250.

Yang mirip Yamaha V-Star 250 adalah Suzuki Intruder 250LC:

Yang paling menarik adalah Suzuki GZ150, karena selain mirip Honda Rebel 250 Baca lebih lanjut

Foto bocoran spyshoot Ducati 4 silinder, nggak kelihat bedanya


Berikut katanya adalah bocoran dari versi masal dari Ducati 4 silinder.
First Images of the Ducati V4 Superbike Appear

Sekilas nggak kelihatan bedanya.

Sebelumnya ada teaser:
Teaser video mengindikasikan versi terakhir Ducati V-Twin untuk digantikan dengan mesin lebih bertenaga Ducati V4 bakal dipakai di WSBK juga

Dulu pernah jadi saingan Ducati sekarang Laverda berusaha bangkit kembali lewat model retro


Penulis baru tahu bahwa ada motor yang dulu dianggap saingan berat Ducati. Bukan MV Agusta tapi Laverda.

Morebikes memberitakan bahwa bekas pegawai pabrik motor Laverda sedang berencana akan menghidupkan kembali merek motor Laverda dengan membuat motor retro. Beritanya berikut ini:
Laverda unveils new prototype. Is the iconic Italian brand set to make a comeback?

After an 11 year absence, Laverda has just unveiled its new prototype called the SFC / 4. While it’s only a prototype at this stage, the SFC / 4 sportbike did a couple of laps of the Sydney Motorsport Park during the Sydney International Festival of Speed – as part of celebrations of the history of Italian GP motorcycle racing. The bike has been built by Piero Laverda and a collection of former factory employees, using a tubular truss frame and an air-cooled two-cylinder 688cc engine

Dikatakan bahwa setelah 11 tahun absen, Laverda baru saja menunjukkan prototipe yang namanya SFC /4. Walau masih prototipe, motor sport SFC /4 dicobakan melakukan beberapa lap di Sydney Motorsport Park pada acara Sydney International Festival of Speed, salah satu acara perayaan sejarah motor Itali di motogp. Motor dibuat oleh Piero Laverda dan beberapa bekas pegawai pabrik Laverda, menggunakan rangka tubular truss dan mesin dua silinder 688cc berpendingin udara.

Unik juga karena memilih model retro karena sebenarnya Laverda punya model yang lebih keren seperti contohnya berikut ini:
Laverda SFC 1000 MY2004

Motor Laverda lain bisa dilihat di link berikut:
Autoevolution

An entire Laverda museum is up for sale!

 

Sejarah Laverda diceritakan berikut ini:

Whatever happened to Laverda?

In the 1970s, if Ducati were the two-wheeled Ferrari, Laverda were the two-wheeled Lamborghini. By the early 1980s the whole European industry was reeling from Japanese competition causing many firms to disappear. Laverda attempted to keep pace but even its stylish, fully-faired RGS sports tourer was, under the skin, obsolete and overpriced.

In 2000 Aprilia bought both Moto Guzzi and Laverda. Aprilia revitalised Guzzi and unveiled a new Laverda SFC prototype. Sadly, as it was based heavily on an Aprilia RSV1000 it didn’t generate much interest.

Dikatakan bahwa di 1970, bila Ducati itu Ferrarinya motor, maka Laverda adalah Lamborghininya motor. Di awal 1980 industri motor Eropa mengalami kompetisi dari produk Jepang dan banyak perusahaan yang menghilang. Laverda berusaha untuk tetap kompetitif tapi model full fairing RGS Sport yang keren dianggap kuno dan terlalu mahal.

Di tahun 2000 Aprilia membeli Moto Guzzi dan Laverda. Aprilia merevitalisasi Guzzo dan mengumumkan prototipe LAverda SFC yang baru. Namun karena itu pakai dasar Aprilia RSV1000, motor tersebut tidak banyak mendapatkan peminat

Laverda, From Wikipedia, the free encyclopedia

The Laverda brand was absorbed by Piaggio when, in 2004, Piaggio absorbed Aprilia. Piaggio has elected to quietly close all activities related to the Laverda brand and has publicly stated that they would be willing to sell the rights to the brand if an investor should appear. As of 2015, Laverda.com no longer redirects to Aprilia’s website.

Laverda diakuisisi oleh Piaggio di 2004 saat Piaggio mengakusisi Aprilia. Piaggio memilih untuk menghentikan semua aktifitas merek Laverda dan mengumumkan bahwa mereka bersedia menjual hak untuk merek bila ada investor yang tertarik. Di 2015 laverda.com tidak lagi mengarahk ke website Aprilia.

 

Mungkin Piaggio lebih memilih untuk mengembangkan Aprilia. Di artikel sebelumnya juga sudah pernah dibahas bahwa Aprilia pakai software buatan Piagio untuk fitur monitor motor lewat hp:
Aprilia aMP bisa mengukur lap, display speedometer, program ECU pakai iPhone atau Android

 

Beberapa video motor Laverda, motor ini cenderung ngebas suaranya:

Versi V6: